Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Otomojok
  • Konter
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Otomojok
  • Konter
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Otomojok
  • Konter
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

4 Profesi yang Aman dari Hujatan Netizen yang Seharusnya Digeluti Faldo Maldini Ketimbang Menjadi Politisi

Agus Mulyadi oleh Agus Mulyadi
15 Agustus 2021
A A
faldo maldini
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Sebagai sesama anak muda, nggak tega rasanya melihat Faldo Maldini dirujak oleh netizen sebegitu rupa.

Komentar aktivis yang kini menjadi Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara Faldo Maldini terhadap pesan-pesan terkait pandemi yang dituangkan oleh warga dalam bentuk mural menuai komentar yang pedas dari netizen.

“Kalau lapar beli makan, bukan beli cat,” begitu salah satu komentar Faldo menanggapi salah satu mural bertuliskan “Tuhan, Aku Lapar” di Tangerang yang kini sudah dihapus.

Komentar yang porsi kepedasannya lebih besar hadir saat Faldo menuliskan komentar tentang mural di akun Twitter miliknya.

“Jadi, mural itu, ga salah. Kalau ada ijinnya. Kalau tidak, berarti melawan hukum, berarti sewenang-wenang.” Begitu tulis Faldo.

Momen komentar tersebut kemudian menjadi semakin menarik untuk diperbincangkan seiring dengan banyaknya peristiwa penghapusan mural-mural yang dianggap “menyerang” pemerintah.

Faldo pun langsung kebanjiran hujatan karena dirinya dianggap tidak mengusung semangat menyuarakan kritik, hal yang dulu sangat ia perjuangkan saat masih menjadi aktivis mahasiswa.

Ejekan terhadap dirinya yang kini dianggap lunak terhadap pemerintah serta manuvernya sebagai politisi yang dikenal oportunis (sempat berencana gabung PKS, lalu bergabung dengan PAN, hingga akhirnya berpindah ke PSI) pun semakin banyak dibicarakan.

Itu masih belum termasuk dengan olok-olokan terhadapnya yang dianggap sebagai politisi gagal karena memang gagal terpilih menjadi anggota legislatif dalam Pileg 2019 serta gagal melaju lebih jauh dalam Pilgub Sumatera Barat 2020.

Sebagai sesama anak muda, saya sebenarnya trenyuh juga dengan Mas Faldo yang digeruduk banyak sekali netizen. Anak sekecil itu berkelahi dengan waktu, eh netizen. Tak tega rasanya melihat ia dirujak begitu rupa oleh netizen-netizen yang karetnya tiga karena saking pedasnya itu.

Atas dasar ketidaktegaan saya itulah, saya mencoba memberikan masukan kepada Mas Faldo Maldini, agar suatu saat, berkenan untuk banting setir dari dunia politik dan menekuni pekerjaan-pekerjaan lain yang lebih aman dari amukan netizen.

Nah, berikut ini adalah beberapa profesi menarik yang semoga bisa dipertimbangkan oleh Mas Faldo Maldini.

Bisnis percetakan dan baliho

Ini tentu saja bisnis yang bagus, utamanya bagi Mas Faldo yang memang amat sangat punya passion di bidang politik. Yah, setidaknya bisnis ini bisa sedikit mengobati rasa kangen Mas Faldo pada dunia politik kalau sudah banting setir nanti.

Sebagai anak muda yang pernah kalah dalam dua kali pemilu, Mas Faldo tentu punya pengalaman yang bagus dalam urusan cetak-mencetak atribut kampanye, dari mulai stiker, kaos, sampai baliho. Ini tentu saja modal yang sangat bagus.

Iklan

Yang paling penting, bisnis ini selaras dengan jiwa Mas Faldo, sebab bisnis ini tidak mensyaratkan kesetiaan dan loyalitas pada partai tertentu. Di mana uang berputar, di situ baliho tercetak.

Bisnis penyewaan lapangan futsal

Namanya saja Maldini, maka sudah seharusnya penyandangnya juga harus punya usaha setidaknya yang ada hubungannya dengan sepak bola. Nah, khusus untuk Mas Faldo Maldini, bisnis penyewaan lapangan futsal adalah bisnis yang sangat potensial.

“Maldini Sejahtera Futsal” tentu adalah brand tempat penyewaan lapangan futsal yang keren dan bagus. Nama Maldini yang identik dengan Paolo Maldini si bek legendaris itu tidak hanya disukai dan dihormati oleh fans AC Milan, namun juga oleh fans klub lain. Hal yang menjadikan pasar bisnis ini tidak sebatas pasa fans AC Milan saja.

Selain itu, bisnis futsal ini sekali lagi juga selaras dengan sikap Mas Faldo. Dalam futsal, seseorang yang sekarang jadi kawan kita satu tim, maka sepuluh menit kemudian, bisa saja langsung jadi lawan kita.

Begitulah, kehidupan di lapangan futsal tak ubahnya seperti kehidupan politik, sekarang lawan, besok kawan. Bertarung sekeras apa pun di lapangan, saling jegal sebrutal apa pun di lapangan, kalau sudah keluar dari jaring, niscaya bakal langsung nongkrong lagi, minum-minum lagi, gojekan lagi.

Jasa pindahan kos

Pindah kos itu gampang, yang susah itu membersihkan kenangannya. Begitu kaya Sujiwo Tejo. Hal tersebut sedikit banyak memang diamini oleh banyak orang. Banyak sekali mahasiswa yang enggan pindah kos walau tarif sewanya semakin mahal. Mereka enggan pindah hanya karena terbentur faktor kenangan ini.

Ada banyak kenangan di kamar kos yang tidak bisa dihapus begitu saja, sehingga tarif mahal atau ketidaknyamanan akibat sikap tetangga kos pun tak menjadi masalah yang berarti.

Nah, sebagai seseorang yang bisa dengan mudah pindah dari satu partai ke partai yang lain, Mas Faldo tentu bisa memberikan jasa pindahan kos lengkap dengan nasihat dan tips tentang bagaimana melupakan kenangan di tempat yang lama untuk menyongsong kehidupan baru di tempat yang baru.

Jasa pindahan kos “Yang Lalu Biarlah Berlalu” saya pikir bisa menjadi nama yang menarik.

Buka warung nasi uduk

Kalau yang ini saya nggak tahu alasan filosofisnya sih. Saya cuma ngerasa Mas Faldo cocok aja, soalnya di daerah perbatasan Magelang-Jogja itu, sudah ada warung “Pecel Lele Nesta”, jadi pas kali ya kalau ada saingan bernama warung “Nasi Uduk Maldini”. Biar nanti sekalian muncul warung-warung baru di sepanjang jalan Magelang seperti “Nasi Padang Costacurta”, atau “Ayam Penyet Gattuso”, atau “Mie Ayam Ambrosini”.

BACA JUGA Membela Foto Kampanye Faldo Maldini dari Sindiran Musisi Tak Dikenal Addie MS dan tulisan AGUS MULYADI lainnya. 

Terakhir diperbarui pada 16 Agustus 2021 oleh

Tags: Faldo Maldinipanpolitisi
Agus Mulyadi

Agus Mulyadi

Blogger, penulis partikelir, dan juragan di @akalbuku. Host di program #MojokMentok.

Artikel Terkait

Sebelum PAN Jadi “Partai Artis Nasional”, Sudah Ada PKI yang Sukses Besar Usung Seniman MOJOK.CO
Kotak Suara

Sebelum PAN Jadi “Partai Artis Nasional”, Sudah Ada PKI yang Sukses Besar Usung Seniman 

11 Oktober 2023
Mengusung 17 Artis Jadi Caleg, PAN itu Partai Artis Nasional? MOJOK.CO
Kotak Suara

Mengusung 17 Artis Jadi Caleg, PAN itu Partai Artis Nasional? 

28 Agustus 2023
golkar pan prabowo mojok.co
Kotak Suara

Golkar-PAN-PKB Dukung Prabowo, Benarkah karena Hilang Kepercayaan terhadap Ganjar?

15 Agustus 2023
strategi kampanye parpol
Kotak Suara

PAN Targetkan 65 Kursi di Senayan: Yuk, Intip Strateginya!

1 Maret 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

14 juta pekerja terima gaji di bawah UMP/UMK, sebagian besar dari kalangan lulusan perguruan tinggi (sarjana) MOJOK.CO

Nasib Sarjana Kini: Masuk 14 Juta Pekerja Bergaji di Bawah UMP, Jadi Korban Kesenjangan Dunia Kerja

9 Januari 2026
Resign kerja di Jakarta pilih di Bali. MOJOK.CO

Baru Satu Tahun Kerja di BUMN, Pilih Resign karena Nggak Kuat “Ugal-ugalan” di Jakarta sampai Temukan Peluang Karier Lebih Baik di Bali

6 Januari 2026
Kuliah Scam Itu Omongan Bermulut (Kelewat) Besar yang Nggak Perlu Didengarkan

Kuliah Scam Itu Omongan Orang Bermulut (Kelewat) Besar yang Nggak Perlu Didengarkan

8 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Kisah Bu Ngatimah, pekerja serabutan yang iuran BPJS Ketenagakerjaan miliknya ditanggung ASN Kota Semarang MOJOK.CO

Kisah Bu Ngatimah: Pekerja Serabutan di Semarang dapat Fasilitas BPJS Ketenagakerjaan, Iurannya Ditanggung ASN

7 Januari 2026
Jombang itu kota serba nanggung MOJOK.CO

Jombang Kota Serba Nanggung yang Bikin Perantau Bingung: Menggoda karena Tenteram, Tapi Terlalu Seret buat Hidup

12 Januari 2026

Video Terbaru

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Mukti Entut dan Keputusan-keputusan Kecil yang Bikin Hidup Masuk Akal

Mukti Entut dan Keputusan-keputusan Kecil yang Bikin Hidup Masuk Akal

6 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Otomojok
  • Konter
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.