Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kotak Suara

PAN Targetkan 65 Kursi di Senayan: Yuk, Intip Strateginya!

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
1 Maret 2023
A A
strategi kampanye parpol

Ilustrasi strategi kampanye PAN jelang Pemilu 2024 (Mojok.co).

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Partai Amanat Nasional (PAN) baru saja mengadakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) yang digelar di Semarang, 25-28 Februari 2023 lalu. Sejumlah keputusan pun dihasilkan, termasuk target Pemilu 2024 yang mana parpol berlogo matahari itu menarget 65 kursi di Senayan. Lantas, bagaimana strategi pemenangan tersebut?

Wakil Ketua Umum PAN, Yandri Susanto, menyampaikan bahwa parpolnya menargetkan 65 kursi DPR RI pada Pemilu 2024 mendatang. Menurutnya, angka tersebut tidak mengada-ada karena sudah dipertimbangkan secara detail, antara lain dengan mencermati jejak kursi yang pernah diperoleh PAN.

Iklan

“Saat ini kursi PAN di DPR RI sebanyak 44 kursi. Tetapi banyak daerah pemilihan yang saat ini tidak ada wakil PAN, tetapi pada masa lalu ada wakil dari PAN, artinya ada jejak kursi yang diraih PAN,” tutur Yandri kepada Detik, dikutip Rabu (1/3/2023).

Pada empat pemilu sebelum 2019, PAN selalu menempati posisi lima besar di Senayan. Pemilu 1999 PAN meraih suara 7,1 persen dengan 34 kursi; Pemilu 2004 6,4 persen suara dengan 53 kursi; Pemilu 2009 6,0 persen dengan 43  kursi; dan pemilu 2014 meraih suara 7,6 persen dengan 48 kursi.

Sementara pada Pemilu 2019, PAN meraih 9,57 juta suara (6,8 persen) dengan 44 kursi. Meski terjadi peningkatan jumlah suara, tapi secara presentase PAN hanya menempati posisi 8 dari 9 fraksi di Senayan. Hanya unggul dari PPP.

“Kita berharap PAN akan kembali berjaya lagi dengan memenangkan 65 kursi di parlemen,” tegasnya.

Lantas, bagaimana strategi pemenangannya?

Zulhas turun gunung dan incar suara Nahdliyin

Yandri menjelaskan bahwa dalam empat edisi pemilu sebelum 2019, Jawa Tengah selalu menyumbang 8 kursi bagi PAN di Senayan. Namun, untuk Pemilu 2019 lalu hasilnya adalah nol alias tak ada kursi sama sekali yang dimenangkan.

Maka, untuk merebut kembali kursi yang hilang itu, Yandri menyebut bahwa Ketum PAN Zulkifi Hasan alias Zulhas akan turun gunung. Zulhas akan pindah daerah pemilihan dari Dapil I ke Dapil I Jateng yang meliputi Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kendal, dan Salatiga.

“Ketua Umum akan memimpin ‘pertarungan’ di Jawa Tengah. Ada juga caleg mantan kapolda, purnawirawan, artis, dan lainnya. Kita akan kembalikan 8 jumlah kursi PAN DPR RI,” ucap Yandri.

Melansir Jawapos, politisi PAN Guspardi Gaus bahkan menyebutkan, dalam rangka “membirukan” Jateng, parpolnya siap berkolaborasi dengan Nahdatul Ulama (NU). Selama ini PAN memang lebih identik dengan Muhammadiyah ketimbang NU.

Akan tetapi, menurut Guspardi, kerjasama ini dapat meningkatkan basis massa PAN di Jateng. Terlebih, Ketum NU Yahya Cholil Staquf juga telah merestui para kadernya untuk memilih PAN dengan menyebut, “warga NU tidak haram pilih PAN”.

“Dampak [ucapan Ketum NU] sangat positif bagi PAN karena Jawa Tengah basisnya Nahdliyin selain Jawa Timur,” kata Guspari seusai Rakornas.

Rekrut milenial dan artis

Sudah menjadi ciri khas, sebagai partai-nya artis PAN juga terus merekrut kader dari kalangan artis. Sebut saja Eko Patrio, Desy Ratnasari, Elly Sugigi, Pasha dan Enda Ungu, hingga Uya Kuya. Bahkan, dalam rakornas tersebut juga hadir Haji Faisal dan Dewi Zuhriati, mertua dari almarhumah Vanessa Angel. Terbaru, artis muda Verrell Bramasta juga diumumkan sebagai kader PAN dan siap berlaga di Pemilu 2024 mendatang.

Yandri Susanto sesumbar bahwa gabungnya para seleb ini menjadi penambah semangat PAN dalam memenangkan Pemilu 2024. Ia pun mengajak anak muda lainnya untuk bergabung dan berjuang melalui jalur partai politik di PAN.

“PAN terbuka bagi semua anak bangsa yang ingin melakukan perjuangan di politik, silakan bergabung di PAN,” ujarnya.

Sementara Waketum PAN yang lain, Viva Yoga Mauladi, menyebut ada tiga alasan mengapa banyak artis tertarik gabung PAN. Pertama, karena PAN tidak membeda-bedakan kader, baik dari segi ras, agama, maupun usia.

Kedua, kata Viva Yoga, karena kepemimpinan PAN yang egaliter dan tidak elitis. Sementara yang ketiga karena PAN menjunjung tinggi nilai kesetaraan, sehingga berbagai kalangan pun akhirnya tak ragu masuk PAN, termasuk artis.

Iklan

“Mereka adalah kader yang memiliki hak dan kewajiban yang sama dengan kader lainnya untuk memperjuangkan kebesaran PAN,” kata dia.

Sementara itu, Presiden Jokowi pun memuji langkah PAN yang menggaet sejumlah artis dan kaum muda sebagai kadernya. Dalam sambutannya di Rakornas PAN tersebut, Jokowi mengatakan bahwa PAN sangat jeli melihat kesempatan.

“Saya lihat ada Verrell Bramasta. Tadi ada juga Tomli, pegiat medsos dengan pengikut sangat banyak,” ujar presiden, Minggu (26/2/2023), dikutip dari Kumparan.

“Milih-milih seperti ini PAN sangat jeli. Tahun 2024, 58 persen pemilih adalah di bawah 40 tahun. Jadi kalau melihat yang tampil di sini muda-muda, itu sudah betul,” pujinya.

Penulis: Ahmad Effendi
Editor: Amanatia Junda

BACA JUGA PAN Berpantun Usung Ganjar dan Erick, Bikin KIB Renggang?

Terakhir diperbarui pada 1 Maret 2023 oleh

Tags: panPartai Amanat Nasionalpartai artisPemilu 2024Rakornas PANselebriti nyalegstrategi kampanyestrategi pemenanganVerrell Bramastazulhas
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Rasanya Satu Kelompok KKN dengan Anak Caleg, KKN Undip.MOJOK.CO

Rasanya Satu Kelompok KKN dengan Anak Caleg, Semua Urusan Jadi Mudah Meski Suasana Bikin Tak Betah

14 Juli 2024
Komeng: Olok-Olok Rakyat Biasa untuk Menertawakan Politik MOJOK.CO

Komeng Adalah Bentuk Olok-Olok Paling Menohok yang Mewakili Lapisan Masyarakat Biasa untuk Menertawakan Politik

19 Februari 2024
bayi prabowo gibran di sumatera selatan.MOJOK.CO

Kisah Bidan yang Membantu Persalinan Bayi Bernama Prabowo Gibran di Sumatera Selatan

16 Februari 2024
Menyaksikan Coblosan di Wotawati, Kampung Warisan Majapahit yang Mataharinya Tenggelam Pukul 15.00 MOJOK.CO

Menyaksikan Coblosan di Wotawati, Kampung Warisan Majapahit yang Mataharinya Tenggelam Pukul Tiga Sore

14 Februari 2024
mahasiswa ugm nyoblos di tps khusus.MOJOK.CO

Di TPS, Mahasiswa UGM Ekspresikan Kekecewaan Terhadap Pemfitnah Kampus pada Momen Nyoblos Pertama Kali

14 Februari 2024
Sialnya Warga Banjarsari Solo, Dekat Rumah Jokowi tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi.MOJOK.CO

Surat Terbuka untuk Jokowi 2014, Tolong Selamatkan Kami dari Jokowi 2024

13 Februari 2024
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Jangan remehkan antrean Stasiun Lempuyangan, Jogja, di jam pagi untuk keberangkatan Kereta Api (KA) Ekonomi Sri Tanjung MOJOK.CO

Antrean Pagi Stasiun Lempuyangan Jogja Selalu “Keos” dan Bikin Tegang, Datang Lebih Awal Tak Jadi Solusi

21 Agustus 2026
Garuda Pertiwi Menantang Thailand di Final Srikandi Merdeka Cup 2026, Pertarungan 2 Raksasa Tanpa Cela

Garuda Pertiwi Menantang Thailand di Final Srikandi Merdeka Cup 2026, Pertarungan 2 Raksasa Tanpa Cela

22 Agustus 2026
Kemiskinan Struktural di Balik Riuh Operasi Pesta Copet.MOJOK.CO

Kemiskinan Struktural di Balik Riuh Operasi Pesta Copet

25 Agustus 2026
S2, sarjana nganggur MOJOK.CO

Curhatan Lulusan Sarjana Lanjut Kuliah S2 Modal FOMO yang Justru Berujung Kesulitan Mencari Kerja

26 Agustus 2026
Motor Honda Verza tua itu 12 tahun menemani saya mengejar rezeki MOJOK.CO

Jok motor Honda Verza tua itu sudah sobek, tangki penyok, spion patah diserempet truk, tapi menolak pensiun menemani saya 12 tahun mengejar rezeki menembus pegunungan Banjarnegara

27 Agustus 2026
pegawai BPO

Lulusan Magister Biologi Rela jadi Pegawai BPO di Tanah Rantau Agar Tidak Dianggap Pengangguran dan Bikin Orang Tua Menderita

26 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

8 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.