Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Penjaskes

Panduan untuk Memahami Diet Kalori yang Efektif dan Efisien

Redaksi oleh Redaksi
27 Agustus 2019
A A
Diet Sehat Mojok.co
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Apa sih sebetulnya diet kalori? Benarkah ia seefektif itu untuk menurunkan berat badan kita?

Untuk dapat melakukan aktivitas sehari-hari, tubuh kita membutuhkan energi yang dihitung dalam bentuk kalori. Namun, kebutuhan kalori tiap orang berbeda-beda. Hal ini tergantung beberapa hal, seperti jenis kelamin, usia, aktivitas yang dijalani sehari-hari (apakah ada aktivitas fisik atau tidak), serta tinggi badan.

Iklan

Bagi sebagian orang yang pengin menurunkan beran badat, salah satu cara yang dia lakukan adalah dengan diet kalori. Jadi, diet ini fokus hanya memasukkan kalori yang dibutuhkan tubuh saja. Yang mana jumlah kalori yang dibutuhkan ini menggunakan acuan beberapa faktor yang disebutkan sebelumnya.

Oleh karena itu, kalau kita melihat beberapa artikel soal diet kalori ini, kita akan menemukan angka yang berbeda-beda. Menurut Hellosehat.com, rata-rata sih, asupan kalori yang dibutuhkan oleh wanita dewasa setiap harinya adalah 2.125-2.250 kalori. Sementara pria dewasa 2.725 kalori. Jadi, kalau terlalu kekurangan bisa berpotensi jadi lemas saat beraktivitas. Sebaliknya, kalau terlalu kelebihan bisa bikin tubuh kita menimbun banyak kalori—alias jadi gendut.

Untuk menentukan berapa jumlah asupan kalori yang harus masuk ke dalam tubuh kita setiap harinya, mengkonsultasikannya pada dokter spesialis gizi adalah jalan yang terbaik. Meski saat ini ada solusi lain yang jauh lebih efektif dan efisien, yakni dengan menggunakan aplikasi yang bisa di-download secara gratis di PlayStore.

Akan tetapi, kalau kamu nggak percaya-percaya amat sama aplikasi gratisan tersebut. Ada pula timbangan khusus untuk menghitung kalori rata-rata yang dibutuhkan oleh tubuh, hanya dengan memasukkan usia, tinggi badan, dan berat badan. Atau, kamu juga bisa menggunakan kalkulator BMR (Basal Metabolic Rate) untuk menghitung kebutuhan kalori di sini.

Jadi ya, monggo disesuaikan dengan keyakinan dan kepercayaan masing-masing saja.

Ketika ketika memutuskan untuk diet kalori, maka kebutuhan kalori rata-rata harus dibatasi. Misalnya, untuk wanita menjadi 1000-1500 kalori, sementara pria menjadi 1500-2000 kalori. Dengan mengurangi jumlah asupan kalori harian sebesar 500 per hari, hal ini dapat membuat berat badan kita turun sekitar 0,5 kilogram per minggu. Bukankah ini sudah cukup lumayan banget bagi kita yang sedang ingin menurunkan berat badan tanpa minum obat pencahar pelangsing tubuh yang macam-macam?

Akan tetapi, menurut teman saya salah seorang pelakon diet kalori, kalau kalori normal yang dibutuhkan oleh tubuh kita sudah mepet-mepet di angka 1000, sebaiknya saat diet kita tidak mengurangi rentang asupan kalori terlalu jauh. Pasalnya, bagaimanapun juga tubuh kita memerlukan energi untuk tetap bekerja dengan baik. Seperti, supaya jantung tetap punya tenaga untuk memompa. Maupun lambung tetap punya tenaga untuk menghancurkan dan mencerna makanan.

Dengan berkurangnya jumlah kalori ini, tubuh kita jadi memecah lemak untuk dijadikan energi. Dampaknya, selain dapat mengurangi berat badan, hal ini akan memberi efek baik bagi kesehatan. Seperti mengurangi risiko diabetes, tekanan darah tinggi, maupun kolestrol tinggi.

Dilansir dari Alodokter.com, salah satu contoh menu diet kalori sebesar 1500 kalori per hari, bisa dilakukan dengan mengonsumsi makanan dengan jenis dan jumlah berikut.

Sarapan: 1 helai roti tawar, ¾ cangkir sereal janggung, 1 buah pisang, 1 cangkir susu tanpa lemak, 1 butir telur rebus, dan 1 sendok teh margarin.

Makan siang: 60 gram makanan berprotein seperti daging ayam rebus tanpa kulit, 2 helai roti tawar, 2 potong tomat, 1 sendok tek mayones, dan 1 buah apel ukuran sedang.

Makan malam: 60 gram makanan berprotein seperti daging ayam atau sapi tanpa lemak, 1 buah kentang rebus, 1 sendok teh margarin, 1 cangkir sayuran masak, dan ¾ cangkir strawberry atau jeruk.

Iklan

Snack: 3 cangkir popcorn tanpa perasa, 1 helai roti tawar, dan 1 cangkir susu tanpa lemak.

Jika bagimu daging ayam atau daging sapi terlalu mahal, kamu bisa mengganti asupan protein tersebut misalnya dari tempe. Dikutip dari Kompas.com, dalam satu potong tempe 50 gram terdapat 40 kalori. Sementara dalam 40 gram daging sapi/ayam, 50 gram ikan segar, atau 60 gram telur ayam negeri/bebek, mengandung 95 kalori. Jadi, ya, tinggal kamu sesuaikan saja.

Bagaimana? Sudah siap menjalani program diet kalori dengan konsisten? Fyi, meskipun kamu diminta untuk mengurangi asupan kalori, tetap saja jangan menguranginya dengan keterlaluan, loh! Nanti kamu nggak bisa beraktivitas lagi~(A/L)

BACA JUGA: Testimoni Diet OCD, Pengalaman Saya Turun 22 Kilogram dalam 3 Bulan

Terakhir diperbarui pada 5 September 2019 oleh

Tags: diet kalorikalori tubuhKesehatanmenu diet kalori
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

tindihan.MOJOK.CO
Ragam

Menemui Orang yang Pernah Tindihan: Kehadiran Sosok Hitam hingga Penjelasan Ilmiahnya

26 Desember 2023
obat gusi bengkak.mojok.co
Kesehatan

5 Obat Gusi Bengkak yang Cepat Meredakan Ngilu

21 Oktober 2023
Butet Kartaredjasa X Dokter Oei Hong Djien: Tembakau, Lukisan, dan Jerohan
Video

Butet Kartaredjasa X Dokter Oei Hong Djien: Tembakau, Lukisan, dan Jerohan

12 Juli 2023
KTR Malioboro.MOJOK.CO
Kilas

Kasus Covid-19 di DIY Meningkat Tajam, Segera Vaksinasi Masyarakat Berisiko Tinggi

2 Mei 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menyerahkan hibah daerah ke ormas, tempat ibadah, dan para seniman MOJOK.CO

Hibah Pemkab Sleman untuk Ormas, Tempat Ibadah, dan Seniman: Serahkan Ratusan-Miliaran Juta untuk Dioptimalkan

10 Juli 2026
Yang Melelahkan bagi Disabilitas Tak Tampak Bukan Penyakitnya, tetapi Harus Terus Membuktikan Diri Sakit MOJOK.CO

Yang Melelahkan bagi Disabilitas Tak Tampak Bukan Penyakitnya, tetapi Harus Terus Membuktikan Diri Sakit

13 Juli 2026
Koperasi Kelurahan di Banjarsari, Surakarta, bukukan omzet ratusan juta MOJOK.CO

Cerita Koperasi di Banjarsari Surakarta: Berawal dari Garasi, Bukukan Omzet Ratusan Juta?

12 Juli 2026
Seporsi kemenangan kecil yang bisa dirayakan di kehidupan dewasa usai berporsi-porsi kekalahan MOJOK.CO

Menemukan Seporsi Kemenangan yang Layak Dirayakan usai Berporsi Kekalahan dari Kehidupan Dewasa yang Bikin Setengah Gila

7 Juli 2026
Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Republik India menjalin kesepakatan kerja sama konservasi terhadap Candi Perwara Kompleks Candi Prambanan MOJOK.CO

Menerjemahkan Candi Prambanan sebagai Bukti Historis Hubungan Nusantara-India

8 Juli 2026
Polyworking (mencari pekerjaan tambahan atau sampingan) jadi pilihan rasional in this economy karena satu pemasukan gaji tak beri rasa aman MOJOK.CO

Polyworking: Pekerja Kurangi Waktu Luang demi Pekerjaan Tambahan dan Pesan untuk Lulusan Baru jika Sumber Gaji Tak Cukup 1

8 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.