Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Penjaskes

Jangan Remehkan Gejala Tipes yang Mirip Jatuh Cinta Itu

Redaksi oleh Redaksi
27 April 2019
A A
gejala tipes sama kayak jatuh cinta MOJOK.CO
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Merasa pusing, lemas, tidak nafsu makan, hingga disorientasi tempat? Jangan kira kamu lagi jatuh cinta. Bisa jadi, kamu sedang mengalami gejala tipes!

Pancaroba, atau peralihan musim yang ditandai oleh keadaan udara tidak menentu, banyak angina besar, dan sebagainya. Pagi hingga sore udara begitu panas, untuk kemudian hujan deras disertai angin kencang begitu malam hari. Hujan semalaman, paginya kembali panas. Banjir, tapi dengan hawa panas. Bakteri dan virus menari-nari, terlihat begitu bahagia.

Gawat, tubuh tidak bisa beradaptasi dengan perubahan musim. Tubuh jadi rentan, mudah terserang penyakit. Flu, demam, hingga yang sungguh tak enak: gejala tipes mulai muncul. Apalagi kalau dikolaborasikan dengan demam berdarah atau flu tulang. Sudah, tubuh jadi sangat lemas, dan berbahaya jika tidak segera ditangani dokter.

Oleh sebab itu, kenali gejala tipes supaya kamu semua bisa menyiapkan diri menghadapi salah satu sakit yang umum diderita kelas pekerja seperti kita ini.

Penyakit dan gejala tipes disebabkan oleh bakteri yang disebut Salmonella typhi. Karena penyebabnya bakteri, maka penyakit tipes atau juga disebut sebagai demam tifoid sangat menular. Orang yang terinfeksi bisa menularkan bakteri dari tubuh mereka melalui feses (tinja) dan urin.

Gejala tipes biasanya akan mulai muncul sekitar satu atau dua minggu setelah seseorang terinfeksi dengan bakteri Salmonella typhi. Kamu perlu mengenali gejalanya sejak dini supaya bisa segera ditangani. Berikut ciri-ciri yang umum terlihat dari gejala tipes:

  • Demam atau panas tinggi, bisa mencapai 39 hingga 40 derajat Celcius.
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot
  • Sakit perut
  • Tidak nafsu makan
  • Sembelit atau diare
  • Ruam berupa bintik-bintik merah muda kecil
  • Pegal-pegal
  • Lemas
  • Rasa Kebingungan, seperti disorientasi tempat dan lingkungan.

Beberapa yang paling umum terasa adalah sakit kepala, nyeri otot, tidak nafsu makan, pegal, lemas, dan disorientasi. Sebuah keadaan yang juga kamu-kamu semua rasakan ketika jatuh cinta, bukan? Tiba-tiba tidak nafsu makan, lemas, dan disorientasi ketika chat wasapmu tidak kunjung dibalas.

Maka bisa jadi, bukannya jatuh cinta, kamu justru kena gejala tipes. Makanya, jangan senang dulu. Karena terkadang, lebih mudah menyembuhkan gejala tipes ketimbang move on dari jatuh cinta with people we can’t have. MAMAM!

Sudah paham dengan gejala jatuh cinta? Ahh maaf, maksud saya gejala tipes? Kalau sudah paham, kamu juga perlu waspada lantaran gejala tipes itu sangat mudah kembali lagi. seperti jatuh cinta, gejala tipes juga bisa susah move on.

Gejala tipes biasanya muncul lagi dua minggu setelah demam reda. Sekitar 10 persen pengidap tipes mengalami gejala kambuhan selama satu hingga dua minggu. Ketika kamu begini lagi, biasanya dokter memberikan antibiotik lagi, walaupun gejala yang kamu alami tidak separah sebelumnya.

Bila masih ditemukan bakteri Salmonella typhi pada feses atau tinja, maka kamu akan dianjurkan untuk kembali mengonsumsi antibiotik selama 28 hari. Tujuannya untuk melenyapkan bakteri sekaligus mencegah pengidap menjadi carrier (pembawa bakteri).

Perlu kamu ketahui juga bahwa vaksin atau imunisasi tidak bisa melindungimu 100 persen dari penyakit tipes. Kamu masih berisiko terkena tipes walaupun sudah diimunisasi. Bila tiba-tiba demam setelah berkunjung ke tempat dengan kasus tipes paling tinggi, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter. Jangan curhat ke teman, karena ini bukan jatuh cinta.

Begitu ya. Semoga kamu selalu sehat, my love. Uwuwu~

Terakhir diperbarui pada 27 April 2019 oleh

Tags: gejala tipesjatuh cintapancaroba
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Gagal Berkenalan Karena Sifat Cuekku yang Meresahkan. MOJOK.CO
Kilas

Gagal Berkenalan Karena Sifat Cuekku yang Meresahkan

14 Mei 2023
tokoh fiksi
Pojokan

Tidak Ada yang Salah dengan Jatuh Cinta pada Tokoh Fiksi

18 Juli 2021
dosen
Curhat

Dilema Mencintai Dosen yang Usianya Jauh Lebih Tua

29 Agustus 2020
cara move on mojok.co
Pojokan

Cara Move On untuk Cowok dan Cewek yang Selama Ini Tidak Kalian Ketahui

13 Maret 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tuntutan sosial dan gengsi bikin kelas menengah jadi orang kaya palsu hingga abaikan tabungan demi kejar standar sukses MOJOK.CO

Gara-gara Tuntutan, Nekat Jadi Orang Kaya Palsu: “Hambur-hamburkan” Uang demi Cap Sukses padahal Dompet Menjerit

14 Maret 2026
Gen Z dapat THR saat Lebaran

3 Cara Gen Z Habiskan THR, padahal Belum Tentu Dikasih dan Jumlahnya Tidak Besar tapi Pasti Dibelanjakan

18 Maret 2026
Gaji Cuma 8 Juta di Jakarta Jaminan Derita, Tetap Miskin dan Stres MOJOK.CO

Kerja di Jakarta dengan Gaji Nanggung 8 Juta Adalah “Bunuh Diri” Paling Dicari karena Menetap di Kampung Bakal Tetap Nganggur dan Miskin

19 Maret 2026
Rif'an lulus sarjana UGM dengan beasiswa. MOJOK.CO

Alumnus Beasiswa UGM Kerap Minum Air Mentah Saat Kuliah, hingga Utang Puluhan Juta ke Kyai untuk Lanjut S3 di Belanda

15 Maret 2026
Sarjana (lulusan S1) susah cari kerja. Sekali kerja di Sidoarjo dapat gaji kecil bahkan dapat THR cuma Rp50 ribu MOJOK.CO

Ironi Sarjana Kerja 15 Jam Perhari Selama 3 Tahun: Gaji Kerdil dan THR Cuma 50 Ribu, Tak Cukup buat Senangkan Ibu

17 Maret 2026
Perantau Minang di kantin kereta api Indonesia (KAI) dalam perjalanan mudik Lebaran

Perantau Minang Gabut Mudik Bikin Tanduk Kerbau dari Selimut KAI, Tak Peduli Jadi Pusat Perhatian karena Suka “Receh”

13 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.