Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Otomojok

PCX 160: Ketika Kenyamanan dan Gengsi Berpadu, Lahirlah Motor Honda yang Paling Bisa Bikin Betah!

Alan Kurniawan oleh Alan Kurniawan
14 Februari 2025
A A
PCX 160 Motor Honda yang Paling Bisa Bikin Betah MOJOK.CO

Ilustrasi PCX 160 Motor Honda yang Paling Bisa Bikin Betah. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Performa motor Honda PCX 160: Halus, tapi tetap bertenaga

Di balik tampilannya yang elegan, motor Honda PCX 160 ternyata punya tenaga yang cukup oke. Mesin 160cc eSP+ 4-katup ini menghasilkan tenaga 15,8 PS, cukup untuk membuat motor ini terasa responsif saat diajak jalan.

Saat gas diputar, tenaga terasa keluar dengan halus tanpa hentakan kasar. Buat pemakaian di jalanan perkotaan, ini sangat nyaman. Bahkan, ketika saya coba sedikit memacu motor ini di jalanan yang agak lengang, tarikan atasnya masih terasa cukup mantap.

Namun, di tanjakan curam, saya merasa perlu sedikit lebih dalam memutar gas supaya tenaga tetap terjaga. Ini bukan masalah besar, tapi patut dicatat bagi yang sering melewati jalur berbukit.

Konsumsi BBM: Irit ala Honda

Sebagai skutik premium, PCX 160 tetap mempertahankan keunggulan motor Honda dalam efisiensi bahan bakar. Dengan teknologi PGM-FI dan eSP+, konsumsi BBM-nya cukup irit. Dari hasil pemakaian saya, motor ini bisa mencapai sekitar 45-50 km/liter tergantung gaya berkendara.

Saya semakin yakin, motor ini cocok buat mereka yang mencari skutik nyaman dan tetap irit bahan bakar.

Fitur motor Honda PCX 160: Canggih dan praktis

Motor Honda PCX 160 juga hadir dengan berbagai fitur modern. Panel instrumen full digital-nya keren dan mudah dibaca, pencahayaan LED-nya terang, dan ada Smart Key System yang membuat hidup lebih praktis. Bagasinya luas, bisa muat satu helm full face plus beberapa barang kecil lainnya.

Yang sedikit disayangkan, Honda tetap membedakan fitur ABS hanya untuk varian tertinggi. Jadi, kalau mau sistem pengereman lebih aman, harus rela merogoh kocek lebih dalam.

Selain itu, motor Honda PCX 160 juga sudah dilengkapi dengan USB charger, sesuatu yang sangat berguna bagi pengguna yang sering berkendara jarak jauh atau ojek online. Dengan kapasitas bagasi 30 liter, motor ini juga sangat cocok untuk mereka yang butuh ruang penyimpanan ekstra.

Handling: Besar tapi masih lincah

Salah satu kekhawatiran saya sebelum mencoba motor Honda PCX 160 adalah ukurannya yang besar. Apakah motor ini tetap enak diajak selap-selip di jalanan macet? Jawabannya, masih cukup oke, meski tentu saja tidak selincah skutik yang lebih kecil.

Saat menghadapi jalanan padat, saya perlu sedikit lebih hati-hati dalam mengatur manuver. Tapi begitu jalanan mulai lengang, motor ini terasa sangat stabil. Bobotnya yang lebih berat justru membuatnya terasa lebih mantap saat melaju di kecepatan tinggi.

Sistem pengeremannya juga cukup pakem, terutama jika menggunakan varian yang sudah ABS. Bagi yang sering berkendara di jalanan basah atau licin, fitur ini tentu sangat membantu.

Kesimpulan: Motor Honda PCX 160 worth it buat yang mencari kenyamanan dan gengsi

Setelah beberapa hari menjajal motor Honda PCX 160, saya bisa bilang bahwa motor ini memang layak disebut sebagai skutik premium. Kenyamanannya luar biasa, desainnya keren, performanya cukup bertenaga, dan konsumsi BBM-nya tetap irit.

Namun, bagi yang lebih suka skutik ringan dan gesit buat selap-selip di kemacetan, mungkin PCX 160 terasa terlalu besar. Selain itu, harga yang cukup mahal juga bisa menjadi pertimbangan.

“Tapi kalau mau skutik yang nyaman, elegan, dan bisa bikin gengsi naik, ini pilihan yang pas!” Kata teman saya yang akhirnya mulai kepikiran untuk menabung demi membeli PCX 160.

Iklan

Pada akhirnya, Honda PCX 160 tetap menjadi salah satu pilihan terbaik bagi mereka yang mencari skutik premium dengan kenyamanan maksimal. Kalau isi dompet mendukung, kenapa nggak?

Penulis: Alan Kurniawan

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Motor Honda PCX, Motor yang Bakal Mengantarmu Naik Kasta Kehidupan dan pengalaman menarik lainnya di rubrik OTOMOJOK.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 15 Februari 2025 oleh

Tags: hondamatik hondaMotor Hondamotor Honda PCX 160motor matikpcxPCX 160
Alan Kurniawan

Alan Kurniawan

Jebolan lama UKSW Salatiga, yang garis takdirnya membawanya menjadi auditor di salah satu perusahaan otomotif terkemuka di (masih) Ibu Kota Jakarta. Seorang petrolhead garis keras yang sesekali menumpahkan isi kepalanya ke ruang-ruang sunyi di internet.

Artikel Terkait

Motor Matic Sering Dibilang Ringkih dan Modal Tampang Doang, tapi Saya Tetap Memilihnya daripada Motor Bebek Mojok.co
Pojokan

Motor Matic Sering Dibilang Ringkih dan Modal Tampang doang, tapi Saya Tetap Memilihnya daripada Motor Bebek

28 Februari 2026
Honda Scoopy, Motor Busuk yang Bikin Konsumen Setia Kecewa (Wikimedia Commons)
Pojokan

Karena Cinta dan Setia, Rela Membeli 11 Motor Honda tapi Berakhir Kecewa karena Honda Scoopy Hanya Jual Tampang tapi Mesinnya Menyedihkan

25 Februari 2026
Jangan Remehkan Supra X 125, Usianya Boleh 16 Tahun, tapi Masih Kuat Diajak Mudik Bali-Semarang Mojok.co
Pojokan

Jangan Remehkan Supra X 125 Lawas, Usianya Boleh 16 Tahun, tapi Masih Kuat Diajak Mudik Bali-Semarang

25 Februari 2026
Honda Supra X 125
Sehari-hari

Maunya Motor Matic, tapi Terpaksa Pakai Supra buat Kuliah di Fakultas “Elite” di UGM demi Menyenangkan Ayah

24 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

kerja di jepang, merantau.MOJOK.CO

Ironi Kerja di Jepang: Banting Tulang Hingga 5 Kali Lebaran Tak Pulang, tapi Setelah Sukses Hasilnya Tak Bisa Dinikmati

23 Februari 2026
UMR Jakarta, merantau ke jakarta, kerja di jakarta.MOJOK.CO

Modal Ijazah S1, Nekat Adu Nasib ke Jakarta: Sudah Bikin Syukuran karena Keterima Kerja, Perusahaan Malah Bubar padahal Gaji Pertama Belum Turun

26 Februari 2026
Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Mudik ke desa pakai motor setelah bertahun-tahun merantau di kota seperti Jakarta jadi simbol perantau gagal MOJOK.CO

Mudik ke Desa Naik Motor usai Merantau di Kota: Dicap Gagal, Harga Diri Diinjak-injak karena Tak Sesuai Standar Sukses Warga

26 Februari 2026
Rasa Sanga (1): Sunan Gresik Membawa Masuk Islam ke Jawa Lewat Dapur dan Semangkuk Bubur Harisah MOJOK.CO

Rasa Sanga (1): Sunan Gresik Membawa Masuk Islam ke Jawa Lewat Dapur dan Semangkuk Bubur Harisah

23 Februari 2026
Parijoto, pecel pakis, hingga lalapan kelor. Khazanah kuliner di Desa Colo yang erat dengan dakwah Sunan Muria MOJOK.CO

Rasa Sanga (2): Sajian Parijoto, Pecel Pakis, dan Lalapan Kelor di Desa Colo yang Erat dengan “Syiar Alam” Sunan Muria

27 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.