Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Otomojok

Innova Reborn Mobil Terbaik Sepanjang Masa, Toyota Saja Tidak Rela Menyuntik Mati dan Zenix Tetap Saja Menyedihkan

Khoirul Fajri Siregar oleh Khoirul Fajri Siregar
10 Februari 2026
A A
Innova Reborn, Mobil Terbaik Toyota dan Zenix Tetap Menyedihkan MOJOK.CO

Ilustrasi Innova Reborn, Mobil Terbaik Toyota dan Zenix Tetap Menyedihkan. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Petinggi Toyota (seharusnya) tak perlu ragu

Saat Toyota Innova Reborn facelift kedua muncul, ramai orang membicarakannya secara online akhir 2025 lalu. Fenomena ini membuat saya bertanya-tanya. Sebenarnya, Toyota ini sedang memikirkan apa sih? 

Apakah mereka ragu menyuntik mati mobil yang punya nama besar di Arab Saudi (Tipe 2.8), India, Filipina, dan Indonesia ini (Versi 2.4 di 3 negara terakhir)? Petinggi Toyota seharusnya yang paling paham kalau Reborn paling bandel di kelasnya. Bahkan pabrikan besar lain enggan menyaingi tipe ini. Ada rasa tidak percaya diri untuk bertarung di pasaran bersama Innova Reborn. 

Setelah versi facelift kedua muncul, menyusul kemudian dua video dari dua petinggi Toyota. Intinya, mereka bersedia mendengarkan masukan dari masyarakat. Khususnya yang masih ingin melihat Innova Reborn Diesel di jalanan Indonesia, paling tidak sampai akhir tahun 2026.

Pertanyaan kembali muncul di benak saya. Apakah Toyota, beserta jajaran R&D-nya, sedang bingung menghadapi reaksi pasar? Reaksi pasar memang “agak” tidak terduga. Mereka mendaulat Innova Reborn Diesel sebagai kendaraan konvensional (non-EV) terbaik sepanjang masa. Bahkan penjualannya nyaris menyamai jumlah penjualan Innova Zenix di 2025.

Seharusnya, petinggi Toyota tak perlu ragu. Apakah Toyota sadar betul bahwa Innova Zenix bukan sebenar-benarnya kijang dalam urusan performa? Atau hanya mengandalkan kecanggihan fitur dan kenyamanan seadanya saja? 

Boleh sepakat atau tidak, tapi Innova generasi 3 ini tak lain dan tak bukan sebatas “Avanza versi Bold dan lebih mahal”, bukan Kijang. Maaf. Tapi kenyataannya seperti itu.

Kalau tujuannya menggaet pasar setelah era generasi millenial, maka ini belum waktunya mengeluarkan edisi Innova tanggung nan palsu seperti Zenix. Kalaupun ini disebut era transisi, maka ide Toyota masih ada di bawah Hyundai, BYD, atau bahkan Vinfast.

Supaya kalian, para Zenix mania tidak menggerutu membaca tulisan ini, saya sisipkan sedikit analisis tentang kenyataan di lapangan. Sebetulnya, ini hanya sebatas penegasan akan pernyataan dari Marketing Director TAM.

Pertarungan sedarah antara Innova Reborn vs Zenix

Di 2025 kemarin, banyak konsumen yang tetap memilih Innova Reborn karena alasan fungsionalitas murni dan keandalan jangka panjang. Alasan paling kuat adalah mesin Diesel 2GD-FTV. Ini mesin tangguh.

Banyak orang sepakat kalau diesel 2.4L pada Reborn itu “badak” dan sangat toleran terhadap berbagai kualitas bahan bakar. Torsinya yang besar di putaran bawah sangat ideal untuk muatan berat.

Berbeda dengan Zenix yang menggunakan penggerak depan (FWD), Reborn tetap setia dengan RWD dan sasis ladder frame. Menurut saya yang sudah 10 tahun membawa Reborn, kombinasi ini lebih mumpuni untuk melahap tanjakan curam dan jalanan rusak. Ada candaan sopir yang berkata “2.4 kalau cuma nempel 2.8 masih berani, Bos. Nempel, ya. Bukan nyalip.”

Lalu, karena sudah beredar selama satu dekade, suku cadang Innova Reborn sangat melimpah. Mulai dari ori sampai KW, dan hampir seluruh bengkel di Indonesia paham cara memperbaikinya. 

Ini memang kenyataan di lapangan dan pengalaman langsung saya ketika merawat Innova Reborn 2016, 2018, dan Facelift pertama. Effort merawat mobil ini setara merawat Beat Karbu.

Soal, nilai jual kembali, kita bisa sepakat kalau Innova Reborn adalah aset berjalan.  Depresiasi harganya sangat rendah jika kita membandingkannya dengan mobil lain di kelasnya. Kalau saya rata-rata angkanya, usia Innova Reborn pemakaian 4 tahun dalam kondisi bagus, nilai jual kembalinya hanya mengalami penurunan sebesar 25% dari harga barunya. Udah gila.

Iklan

Apakah Innova Zenix mampu menggantikan Reborn kelak?

Jawabannya untuk sekarang? tidak. Meskipun penjualan Zenix unggul di kota-kota besar, terdapat perpecahan persepsi di masyarakat.

Ingat, bagi loyalis, Innova Reborn adalah Kijang Terakhir yang memiliki DNA mobil pekerja (tangguh, RWD, sasis kuat). Mereka melihat Zenix lebih seperti crossover SUV modern yang kehilangan identitas ketangguhan khas Kijang.

Zenix sukses besar di pasar ritel atau pribadi. Misalnya, bagi mereka yang mencari  mencari kenyamanan, fitur panoramic sunroof, dan efisiensi hybrid). Sebaliknya, Innova Reborn tetap mendominasi pasar fleet atau operasional (maksudnya perusahaan, rental, dan travel). Atau bahkan, pengguna pribadi dengan mobilitas tinggi yang lebih mementingkan biaya operasional dan daya tahan mesin. 

Penjualan unit bekas Innova Reborn dengan kilometer mendekati 100.000 jauh lebih menjanjikan daripada penjualan unit bekas Zenix yang mendekati kilometer 30-50.000. Cek saja di marketplace berapa persen penurunan harga yang dialami kedua tipe tersebut. 

Data penjualan Toyota Innova selama 2025

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), persaingan antara keduanya sangat ketat. Bahkan, selisihnya sangat tipis. 

Dari total Penjualan 2025 (wholesales) Innova Zenix mencapai angka 30.656 unit. Varian hybrid mendominasi dengan 23.000-an unit. Sementara itu, penjualan Innova Reborn ada di angka 30.508 unit. Yang mendominasi adalah varian Diesel tipe G. 

Total, selama 2025, Toyota menjual 61.164 unit. Maaf saja untuk pabrikan lain, yang pusing soal penjualan, data ini menunjukkan bahwa Toyota menjadi penjual mobil terlaris nomor 1 di Indonesia.

Ada satu catatan menarik di sini. Coba perhatikan sekali lagi. Selisih penjualan keduanya hanya sekitar 148 unit. Ini menunjukkan bahwa permintaan untuk model lama (Reborn) masih hampir setara dengan model terbaru (Zenix). Ini juga menjadi sebuah anomali yang jarang terjadi di industri otomotif saat model baru diluncurkan bahkan dalam satu dekade terakhir.

Sekaligus perlu saya amini juga kalau Zenix lahir sebagai model yang sedikit lebih futuristik. Khususnya untuk beberapa hal jika kita membandingkannya dengan para pendahulu. Tapi ya, sedikit saja. 

Tidak usah membandingkannya dengan pabrikan lain. Nanti malah kelihatan biasa saja. Apalagi untuk tipe G 2.0. Balik lagi, tipe G milik Zenix hanya terasa seperti Toyota Avanza FWD versi Bold. Mengenaskan.

Baca juga Mobil Innova Reborn, Mobil yang Bisa Dianggap sebagai Investasi Terbaik sekaligus Mesin Penghasil Uang

Keprihatinan saya untuk Innova Zenix

Seandainya bisa, saya ingin mengajukan sebuah permintaan untuk Toyota. Kalau bisa, do something untuk Innova Zenix. Minimal supaya bisa mendekati level fenomenal Innova Reborn pada masanya. 

Sayang sekali kalau merek seterkenal Kijang ini harus berhenti mendapatkan kepercayaan sebagai the most reliable car yang pernah lahir di Indonesia. Apakah Toyota tidak berniat mengeluarkan tipe yang lebih baik dari segi bodi, fitur, dan performa yang tidak mampu disaingi pabrikan lain? 

Hei, Toyota, jangan sampai muncul kalimat kayak gini: “Ah, mending Honda CRV, Suzuki Ertiga, Mitsubishi Xpander atau Destinator untuk harga segitu.”

Saya sedang tidak menghina Zenix sebagai sebuah ide yang gagal. Mobil mengenaskan itu masih bisa disempurnakan. Dan kalian, Toyota, tahu betul Kalau Zenix belum sesempurna varian merek lain dari pabrikan yang sama seperti Camry, Corolla Altis, atau Avanza FWD. 

Intinya, semoga petinggi Toyota sadar. Bahwa Innova Zenix belum benar-benar Kijang seutuhnya jika kita membandingkannya dengan Innova Reborn semua tipe. Coba rapat lebih serius lagi.

Karena pada akhirnya saya setuju dengan Jap Ernando Demily. Kalau customer masih suka, mau apa. Mau memuja Zenix setinggi langit, pada akhir masih ada langit di atas langit. Dan di sini, langit tertinggi itu bernama Innova Reborn. Masih mau suntik mati Reborn?

Penulis: Khoirul Fajri Siregar

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Innova Reborn Menolak Mati, Toyota Belum Siap Kehilangan Mobil Kesayangan yang Nggak Pernah Bikin Malu dan perdebatan seru lainnya antara fans Reborn vs Zenix di rubrik OTOMOJOK.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 10 Februari 2026 oleh

Tags: innovaInnova RebornInnova Reborn suntik matiInnova Zenixmobil Innova Rebornpenjualan Innova Rebornpenjualan Innova Zenixreborntoyota innovaZenix
Khoirul Fajri Siregar

Khoirul Fajri Siregar

Supir wisata yang sesekali menulis di bolehmerokok.com. Jebolan empat universitas ternama di Yogyakarta.

Artikel Terkait

Innova Reborn Terlahir Jadi Mobilnya Orang Bodoh dan Pemalas (Wikimedia Commons)
Pojokan

Bapak Rela Jual Tanah demi Membeli Innova Reborn Setelah Tahu Bahwa Reborn Bukan Sekadar Mobil Terbaik 2025, tapi Investasi yang Nggak Bisa Rugi

25 Februari 2026
Innova Reborn Menolak Mati, Toyota Belum Percaya sama Zenix? MOJOK.CO
Otomojok

Innova Reborn Menolak Mati, Toyota Belum Siap Kehilangan Mobil Kesayangan yang Nggak Pernah Bikin Malu

12 Desember 2025
Innova Mobil Paling Overrated, Sudah Mahal tapi Fitur-less MOJOK.CO
Otomojok

Sebenarnya, Toyota Innova itu Mobil yang Overrated: Sandal Jepit kok Pasang Harga Sampai Setengah Miliar, tapi Fitur-less

8 Agustus 2025
Innova Barong Bikin Reborn dan Zenix bak Mobil Pecundang MOJOK.CO
Otomojok

Innova Zenix Boleh Futuristik, Innova Reborn Memang Tangguh tapi Keduanya Hanya Pecundang di Depan Innova Barong Tua yang Paling Paham Kenyamanan Penumpang

25 Juni 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Perbandingan pengguna iPhone vs Android (Infinix dan Samsung)

8 Tahun Pakai iPhone, Ternyata Saya Dibutakan Gengsi padahal Android Lebih Praktis dan Nyaman

25 Februari 2026
Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) kerap disalahpahami mahasiswa PTN atau PTS umum lain MOJOK.CO

4 Hal yang Sudah Dianggap Keren dan Kalcer di Kalangan Mahasiswa UIN, Tapi Agak “Aneh” bagi Mahasiswa PTN Lain

28 Februari 2026
Honda Scoopy Jual Tampang Bikin Malu, Mending Supra X 125

Honda Scoopy yang Cuma Jual Tampang Seharusnya Malu kepada Supra X 125 yang Tampangnya Biasa Saja, tapi Mesinnya Luar Biasa

28 Februari 2026
Pakai hp android Samsung S26 terintimidasi user iPhone. Tapi tak berpaling karena Samsung lebih berguna dari iPhone yang hanya memperdaya pengguna MOJOK.CO

Pakai Samsung Terintimidasi User iPhone, Tak Berpaling karena Lebih Berguna dari iPhone yang Memperdaya Penggunanya

26 Februari 2026
Ironi bapak kerja habis-habisan 60 jam agar anak tak susah finansial. Tapi peran sebagai ayah dipertanyakan karena anak mengaku fatherless MOJOK.CO

Bapak Kerja Keras 60 Jam agar Keluarga Tak Hidup Susah, Ternyata bagi Anak Itu Tak Cukup untuk Disebut “Kasih Sayang”

26 Februari 2026
Yang paling berat dari mudik lebaran ke kampung halaman bukan pertanyaan kapan nikah atau dibandingkan di momen halal bihalal reuni keluarga, tapi menyadari orang tua makin renta dan apa yang terjadi setelahnya MOJOK.CO

Hal Paling Berat dari Mudik Bukan Pertanyaan atau Dibandingkan di Reuni Keluarga, Tapi Ortu Makin Renta dan Situasi Setelahnya

27 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.