Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Otomojok

Daihatsu Ayla: Mobil Kecil dengan Manfaat Besar bagi Mereka yang Tak Kenal Gengsi

Defender Artha Widiprasetyo oleh Defender Artha Widiprasetyo
21 Agustus 2024
A A
Daihatsu Ayla Terlalu Kecil untuk Kasih Makan Gengsi Kamu MOJOK.CO

Ilustrasi Daihatsu Ayla Terlalu Kecil untuk Kasih Makan Gengsi Kamu. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Daihatsu Ayla 1000cc menawarkan solusi ideal bagi kamu yang membutuhkan mobil tanpa memikirkan gengsi. Yang penting tidak kehujanan dan tidak kepanasan, kan?

Duo produk Astra, Daihatsu Ayla dan Toyota Agya, menjadi pionir dalam kategori Low Cost Green Car (LCGC) di Indonesia dengan memulai debutnya pada tahun 2013. Pada saat itu, popularitas kedua mobil tersebut tidak main-main. Hal itu tentu didasari oleh satu poin terkuatnya, yaitu harganya yang murah.

Sejak awal kemunculannya hingga saat ini, Daihatsu Ayla diposisikan dengan skema harga yang lebih murah dibandingkan saudaranya, Toyota Agya. Maka dari itu, jika punya uang pas-pasan, Ayla dapat menjadi alternatif tepat, khususnya varian 1000cc.

Jangan salah, harga yang murah tidak menjadi satu-satunya kelebihan Daihatsu Ayla. Bisa dikatakan, Ayla membuktikan bahwa mobil yang terjangkau tidak harus mengorbankan banyak aspek.

Berikut ini, mari kita lihat alasan apa saja yang membuat Ayla 1000cc begitu diminati di pasar mobil bekas dan menjadi mobil yang direkomendasikan untuk menjadi mobil pertama.

#1 Desain simpel yang tampak imut tapi tetap elegan

Daihatsu Ayla 1.000cc hadir dengan desain yang terbilang simpel. Tarikan garis dari depan hingga bagian belakangnya tidak ada yang tajam seperti mobil kekinian. 

Namun, bukan berarti hal tersebut menjadikannya mobil yang tidak nyaman dipandang. Justru desain yang simpel tanpa garis tajam membuat Ayla menjadi mobil kecil yang imut karena memberikan kesan yang membulat, terutama dari depan.

Detail lampu yang dimiliki Ayla juga sangat simpel, baik headlamp maupun stoplamp-nya masih menggunakan teknologi bohlam halogen. Namun, hal tersebutlah yang mampu menjadikan poin plus untuk kepraktisan mengganti lampu. Apabila lampu mati, cukup beli bohlam lalu pasang sendiri di rumah.

Khusus varian X, terdapat tambahan panel panel chrome yang menghiasi bodi untuk menambah kesan elegan. Misalnya seperti pada grill bagian depan dan side body moulding. Jadi, tampilan mobil ini tidak polos-polos banget, kok.

#2 Mesin 1.000cc Daihatsu Ayla yang basic, tapi tidak rewel

Dibekali dengan mesin 1.000cc berkode 1KR-DE, sudah pasti tidak ada yang istimewa dari mesin ini. Namun, di balik mesinnya yang sangat basic, terdapat kelebihan mutlak, tidak lain adalah konsumsi BBM-nya yang irit.

Konsumsi BBM rata-rata dalam kotanya mencapai 15,6 km/liter dan untuk luar kota mencapai 18,1 km/liter. Jadi, bisa dipastikan Daihatsu Ayla ini tidak akan membuat dompet kering.

Tidak hanya itu saja, mesin 1KR-DE memang terkenal akan perawatannya yang tidak rewel alias mudah. Bahkan, suku cadang yang dibutuhkan pun sudah pasti mudah untuk ditemukan di pasaran.

Perlu dimengerti bahwa konfigurasi mesinnya adalah 3 silinder, jadi wajar bila getarannya terasa sampai ke dalam kabin, terutama pada posisi idle. Apabila Anda baru mencoba mesin 3 silinder, jangan kaget apabila sentakan gas pada RPM bawah akan sangat terasa.

Baca halaman selanjutnya: Mobil kecil, murah, dan cocok untuk mobil pertama.

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 21 Agustus 2024 oleh

Tags: AylaDaihatsuDaihatsu AylaLCGCMobil Aylamobil Daihatsu
Defender Artha Widiprasetyo

Defender Artha Widiprasetyo

Anglaras ilining banyu, angeli nanging ora keli.

Artikel Terkait

Innova Reborn: Mobil Keluarga yang Paling Punya Adab (Wikimedia Commons)
Pojokan

Ketika Bapak Semakin Ngotot Membeli Innova Reborn untuk Jadi Mobil Keluarga, Anak-anaknya Khawatir Hidup di Desa Jadi Cibiran Tetangga

4 April 2026
Lupakan Alphard yang Manja, Mobil Terbaik Adalah Daihatsu Sigra MOJOK.CO
Otomojok

Lupakan Alphard yang Manja, Mobil Terbaik Emak-Emak Petarung Adalah Daihatsu Sigra: Muat Sekampung, Iritnya Nggak Ngotak, dan Barokah Dunia Akhirat

20 Januari 2026
Brio, Mobil Honda Paling Dipuja karena Nggak Punya Apa-apa MOJOK.CO
Otomojok

Brio, Mobil Honda yang Paling Aneh: Nggak Punya Apa-apa, tapi bisa Menjadi yang Paling Laris

10 September 2025
Gran Max: Mobil Kaleng yang Mengancam Fortuner di Jalur Jogja Pati MOJOK.CO
Otomojok

Daihatsu Gran Max, Mobil Kaleng yang Kuat Membawa Berat Hampir 1 Ton dan Mampu “Mengancam” Toyota Fortuner di Jalur Jogja Pati

12 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Saya Setuju Orang Jakarta Tajir Tak Betah Slow Living di Desa (Unsplash)

Orang Tajir Jakarta Tak Akan Sanggup Slow Living di Desa karena Menolak Srawung Itu Omong Kosong Kebanyakan Gagal Betah karena Ulahnya Sendiri

7 April 2026
PNS tetap WFO saat WFH

PNS Lebih Pilih Tetap Pergi ke Kantor saat WFH, Takut Tergiur “Godaan” Kelayapan Malah Berujung Gagal Hemat BBM

8 April 2026
Kerja WFH untuk ASN bukan solusi. MOJOK.CO

WFH 1 Hari dalam Seminggu Cuma Bikin Pekerja Boncos dan Nggak Produktif, Lalu Di Mana Efisiensi Pemakaian Energinya?

6 April 2026
Mahasiswa muak dengan KKN di desa. Mending magang saja MOJOK.CO

Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu untuk Impact Tak Sejelas kalau Magang

8 April 2026
Ribetnya urusan sama pesilat. Rivalitas perguruan pencak silat seperti PSHT dan PSHW (SH Winongo) bikin masalah sepele jadi alasan rusuh MOJOK.CO

Makin Muak ke Ulah Pesilat: Perkara Tak Disapa Duluan dan Beda Perguruan Langsung Dihajar, Dikasih Fakta Terang Eh Denial

7 April 2026
Salah jurusan, kuliah PTN.MOJOK.CO

Putus Kuliah dari PTS Elite demi Masuk “Jurusan Buangan” di PTN: Menang di Gengsi, tapi Lulus Jadi “Gelandangan” Dunia Kerja

5 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.