Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Otomojok

Brio, Mobil Honda yang Paling Aneh: Nggak Punya Apa-apa, tapi bisa Menjadi yang Paling Laris

Alan Kurniawan oleh Alan Kurniawan
10 September 2025
A A
Brio, Mobil Honda Paling Dipuja karena Nggak Punya Apa-apa MOJOK.CO

Ilustrasi Brio, Mobil Honda Paling Dipuja karena Nggak Punya Apa-apa. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Kualitas mobil? Yah, apa adanya ….

Nah, di balik segala keunggulan soal fun to drive tadi, kita juga nggak bisa menutup mata. Brio itu kalau dilihat dari kualitas mobil, ya standar LCGC banget. Material interior dominan plastik keras, bagasi kecil, dan kalau kita tinggi badan di atas 175 sentimeter, posisi duduk agak “nanggung” karena jok kurang tebal.

Bahkan kalau dibandingkan dengan city car non-LCGC seperti Jazz (yang sayangnya sudah almarhum di Indonesia), Brio itu terasa banget “mobil ekonominya.”

Tapi di situlah justru letak menariknya. Brio itu jujur apa adanya. Dia nggak sok-sokan ngasih fitur canggih atau interior mewah. Dia hanya kasih yang paling penting: mesin bandel, konsumsi BBM efisien, dan kesenangan nyetir. Jadi orang beli Brio itu bukan karena dapat kemewahan, tapi karena pengalaman.

Kenapa tetap laku meski paling mahal?

Inilah pertanyaan klasik yang sering bikin heran. Kenapa orang rela beli Brio yang harganya lebih tinggi ketimbang LCGC lain?

Pertama, faktor brand Honda. Mau gimana, Honda masih dianggap punya gengsi lebih tinggi ketimbang merek lain. Orang sering ngomong, “Mending beli Honda, meski mahal, tapi kualitas terjamin.”

Kedua, desainnya. Brio punya tampang yang imut tapi sporty, nggak terlihat “mobil murah” meskipun memang murah. Apalagi setelah facelift di 2018, bagian belakangnya nggak lagi kaca lempengan polos kayak aquarium, tapi lebih proporsional. Buat anak muda, tampilannya cukup keren buat mejeng di kafe.

Ketiga, faktor resale value. Brio punya harga bekas yang stabil, bahkan cenderung tinggi. Jadi orang merasa lebih aman ketika beli, karena kalau bosan tinggal jual lagi dan ruginya nggak banyak.

Keempat, tentu saja: fun to drive. Buat sebagian orang, nyetir Brio bikin perjalanan harian terasa lebih menyenangkan.

Brio di jalanan indonesia

Di jalan raya, Brio itu seperti semut kuning yang lincah. Badannya kecil, gampang parkir, gampang nyelip. Nggak heran jadi pilihan favorit buat orang-orang yang tinggal di kota besar.

Saya pernah iseng bawa Brio dari Jakarta ke Bandung via Tol Cipularang. Mesinnya memang nggak gede, tapi di kecepatan 100 km/jam masih terasa stabil. Nggak ada rasa “takut goyang” yang biasanya muncul di mobil kecil lain. Malah, karena dimensinya kompak, nyetirnya jadi lebih santai.

Dan karena mobil ini irit, isi bensin sekali di Jakarta bisa cukup sampai balik lagi dari Bandung. Cocok banget buat mahasiswa yang pengen gaya tapi tetap hemat.

Brio dan filosofi mobil sehari-hari

Kalau dipikir-pikir, Brio ini kayak sahabat yang selalu siap nemenin, meski kadang nyebelin. Bagasinya kecil, kursinya keras, tapi setiap kali kita masuk dan mulai nyetir, semua kekurangan itu entah kenapa jadi nggak terlalu penting.

Itulah kekuatan fun to drive yang jarang dipikirin orang ketika beli mobil. Banyak LCGC lain lebih fokus jualan fitur. Misal, AC digital, head unit layar sentuh, dan kursi empuk. Tapi, nggak ada yang bisa bikin kita tersenyum cuma gara-gara nyetir, kecuali Brio.

Mobil Honda paling jujur

Honda Brio pada akhirnya bukan tentang murah atau mahal, bukan juga soal fitur lengkap atau nggaknya. Mobil Honda ini lebih ke filosofi sederhana: bikin mobil kecil yang menyenangkan dipakai sehari-hari.

Iklan

Mungkin itulah alasan kenapa Brio jadi mobil LCGC terlaris. Dia berhasil kasih esensi berkendara khas Honda yang fun to drive, meski dibungkus dalam kualitas “apa adanya.” Orang yang beli Brio sadar betul, mereka nggak dapat interior mewah atau teknologi canggih, tapi dapat pengalaman nyetir yang bikin hati senang.

Di tengah dunia otomotif yang makin penuh gimmick, Brio justru jujur dan lugas. Dan kadang, kejujuran itu jauh lebih bernilai ketimbang seribu fitur tambahan.

Penulis: Alan Kurniawan

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Brio, Mobil Honda yang “Gagal”, tapi Pernah Menjadi Mimpi Buruk Toyota Avanza dan catatan menarik lainnya di rubrik OTOMOJOK.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 12 September 2025 oleh

Tags: Briobrio 2024harga brioharga mobil briohondahonda brioLCGCLCGC terlarismobil honda
Alan Kurniawan

Alan Kurniawan

Jebolan lama UKSW Salatiga, yang garis takdirnya membawanya menjadi auditor di salah satu perusahaan otomotif terkemuka di (masih) Ibu Kota Jakarta. Seorang petrolhead garis keras yang sesekali menumpahkan isi kepalanya ke ruang-ruang sunyi di internet.

Artikel Terkait

Brio, Mobil Honda Paling Menderita Sepanjang Sejarah MOJOK.CO
Otomojok

Brio Adalah Mobil Honda Paling Menderita: Sering Dihina Murahan, tapi Sebetulnya Paling Ideal Menjadi Mobil Pertama Bagi Anak Muda yang Tidak Takut Cicilan

12 Maret 2026
Mudik ke desa naik mobil pribadi Honda Brio, niat ikuti standar sukses dan pencapaian hidup tapi tetap dihina MOJOK.CO
Sehari-hari

Mudik ke Desa Naik Mobil Honda Brio Hasil Nabung karena Muak Dihina, Berharap Dicap Sukses Malah Makin Direndahkan

2 Maret 2026
Ilustrasi Supra X 125 Tua Bangka Tahan Siksaan, Honda Beat Memalukan (Wikimedia Commons)
Pojokan

Supra X 125: Motor Tua Bangka yang Paling Tahan Disiksa, Modelan Honda Beat Mending Pensiun karena Memalukan

2 Maret 2026
Motor Matic Sering Dibilang Ringkih dan Modal Tampang Doang, tapi Saya Tetap Memilihnya daripada Motor Bebek Mojok.co
Pojokan

Motor Matic Sering Dibilang Ringkih dan Modal Tampang doang, tapi Saya Tetap Memilihnya daripada Motor Bebek

28 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Perantau Minang di kantin kereta api Indonesia (KAI) dalam perjalanan mudik Lebaran

Perantau Minang Gabut Mudik Bikin Tanduk Kerbau dari Selimut KAI, Tak Peduli Jadi Pusat Perhatian karena Suka “Receh”

13 Maret 2026
Anak pulang ke rumah dari perantauan ditunggu, tapi justru sakiti dan beri duka karena sepelekan masakan ibu MOJOK.CO

Anak Pulang Justru Lukai Hati Ibu: Pilih Makan di Luar dan Sepelekan Masakan Ibu karena Lidah Sok Kota-Banyak Gaya

11 Maret 2026
Hidup mati pekerja Jakarta harus tetap masuk, menerjang arus dari Bekasi

Nasib Suram Pekerja Jakarta Rumah di Bekasi, Dituntut Bekerja dan Pulang ke Rumah sampai Nyaris “Mati” karena Tumbang Mental dan Fisik

17 Maret 2026
gojek instant.MOJOK.CO

Gojek Buka Titik Jemput Instan di Terminal Giwangan, Mudahkan Para Penumpang Bus yang Bingung Mencari Transportasi Lanjutan

12 Maret 2026
Selalu royal ke teman saat butuh bantuan karena kesusahan. Giliran diri sendiri hidup susah eh diacuhkan pertemanan MOJOK.CO

Kapok Terlalu Royal ke Teman: Teman Datang karena Ada Butuhnya, Giliran Diri Sendiri Kesusahan Eh Diacuhkan meski Mengiba-iba

17 Maret 2026
Sekolah penerima manfaat beasiswa JPD Pemkot Jogja

Beasiswa JPD Jadi Harapan Siswa di Jogja untuk Sekolah, padahal Hampir Berhenti karena Broken Home

17 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.