Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Brio, Mobil Honda yang “Gagal”, tapi Pernah Menjadi Mimpi Buruk Toyota Avanza

Antonio Marco Lukito oleh Antonio Marco Lukito
8 Mei 2025
A A
Brio, Mobil Honda yang Menjadi Mimpi Buruk Toyota Avanza (Unsplash)

Brio, Mobil Honda yang Menjadi Mimpi Buruk Toyota Avanza (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Honda merupakan salah satu penguasa kendaraan roda 2 dan 4. Nah, di artikel ini, saya tidak akan membahas Jazz, Civic, atau Accord. Kali ini, saya akan membahas tentang mobil terkecil Honda, yaitu Brio. 

Pengantar sejarah Honda Brio: Kesuksesan Honda City yang menjadi pembuka

Pada akhir periode 90-an, Honda menyadari sesuatu. Jadi, harga dari salah satu produk terlaris mereka, Civic, sudah terlalu mahal untuk ukuran Thailand, Malaysia, dan Indonesia. 

Maka dari itu, mereka membuat kendaraan yang lebih murah untuk menyaingi Toyota Soluna. Saat itu, Soluna menggebrak pasar Thailand. Maka, lahir Honda City, sedan kecil berbasis Civic EF. Kalau di Indonesia terkenal dengan nama Civic Wonder. 

Penjualan City sangat sukses. Bahkan di India, model ini menjadi salah satu mobil terlaris pada tahun 1998. Tunggu dulu, ini kan sejarah Brio? Kenapa malah bahas City? Tenang, ini baru permulaan.

Milenium baru dan kelahiran Honda Jazz

Honda City mengukir sejarah baru di akhir tahun periode 1999. Maka, mereka menyegarkan City yang telah usang. Pada 2002, mereka melahirkan generasi terbaru di mana pengembangannya dilakukan di Thailand dengan berbasiskan Honda Fit/Jazz GD yang telah diluncurkan di Jepang 1 tahun sebelumnya. 

Honda menggabungkan 2 elemen, yaitu kepraktisan ala MPV dan bagasi sedan. Hal ini membuat City generasi ini memiliki desain yang aneh, terutama di bagian belakang. Hasilnya, mereka harus menelan pil pahit. Penjualan City jauh lebih rendah dari generasi sebelumnya. Nah, dari kegagalan ini, lahir Jazz, the new best selling dari pabrikan Jepang itu.

Jazz masuk ke pasar Asia Tenggara untuk menemani City sebagai versi hatchback yang lebih praktis. Awalnya, Honda menargetkan Jazz sebagai produk niche yang menyasar segmen terbatas. 

Namun, ternyata, Jazz ini sangat sukses karena desainnya yang unik dan segar. Loh, kok malah membahas Jazz? Mana sejarah Honda Brio? Sabar.

Baca Juga:

Tidak Bisa Lagi Disebut Mobil Murah, Nggak Heran Jika Pasar LCGC Semakin Kecil dan Calon Pembeli Jadi Takut untuk Membeli

Orang Waras Pilih Toyota Agya Dibanding Honda Brio, Lebih Keren dan Bebas Julukan Aneh-aneh

Honda Brio: From Bangkok to Mumbai

Kita masuk ke tahun 2010. Honda Jazz telah berganti generasi dan segmen hatchback semakin mahal. Jazz memberi ruang baru bagi Honda untuk mengembangkan produk baru yang lebih kecil dan murah. 

Pada Delhi Auto Expo di tahun 2010, mereka meluncurkan New Small Concept. Sebuah mobil konsep untuk pasar negara berkembang, terutama Thailand yang baru saja membuat program eco car (serupa LCGC) dan India. 

Pada awal 2011, lahir Honda Brio. Sebuah hatchback mungil bagi pasar negara berkembang. Brio meluncur dengan mesin yang sama seperti Jazz untuk pasar Eropa, yaitu L12B i-VTEC. Honda mengawinkan mesin ini dengan transmisi manual 5 speed atau otomatis 5 percepatan (India) dan CVT (Thailand). 

Honda berharap Brio menjadi produk terlaris dan mengulangi kesuksesan City dan Jazz di India dan Thailand sebagai basis produksi. Namun sayang, kedua pasar tersebut tidak menerima Brio dengan baik. 

Penyebab kegagalan Brio di India dan Thailand adalah ruang belakang yang sempit bagi postur tubuh orang India. Bagasinya sempit, serta desain Interior yang dicap murahan dan kurang baik. 

Di Indonesia sendiri, Brio meluncur tahun 2012 dengan skema Completely Built Up (CBU) dari Thailand. Bedanya, untuk pasar Indonesia menggunakan mesin L13Z berkapasitas 1.300 cc dengan transmisi manual 5 percepatan dan otomatis 5 percepatan. 

Saat meluncur, harganya Rp170 juta rupiah. Makanya, banyak yang menganggap Brio itu overprice dan terlalu kecil untuk harga yang mendekati Jazz. Namun, publik berkata lain, Brio mendapat sambutan yang baik di Indonesia.

Raja baru Indonesia

Pada 2013, pemerintah Indonesia mengeluarkan peraturan Low Cost Green Car (LCGC). Kebijakan ini bentuk dari usaha pemotongan pajak barang mewah kendaraan bermotor untuk mempermudah masyarakat Indonesia membeli mobil pertama mereka. 

Makanya, Honda memasukkan Brio dengan spek yang serupa dengan India dengan mesin 1.2 i-VTEC dan merakitnya di Indonesia. Hal ini memangkas harga yang sebelumnya Rp160 sampai Rp170 juta, menjadi Rp89 sampau Rp111 juta rupiah saja. 

Hal ini membuat Brio menjadi instant success. Penjualan bisa bersaing dengan lawan-lawannya di kelas LCGC. Brio juga mengubah namanya menjadi Brio Satya (untuk versi LCGC dan bertransmisi manual), Brio (untuk versi 1.2 otomatis), dan Brio Sports (untuk varian 1.3 cc CBU Thailand), serta menyematkan penambahan fitur seperti lampu kabut dan wiper belakang. 

Honda juga memberikan penyegaran untuk Brio pada 2016 meliputi bemper depan, lampu, transmisi CVT serta interior yang diambil dari Mobilio. Mereka juga mengganti transmisi otomatis 5 percepatannya dan menyederhanakan tipenya menjadi 3 saja. 

Hilang sudah Brio Reguler dan Brio Sport. Brio RS menggantikan keduanya. Untuk Satya, ia mendapatkan transmisi otomatis CVT. Karena penjualan yang terus meningkat, Honda meluncurkan generasi baru pada 2018, masih menggunakan platform dan interior yang sama seperti generasi sebelumnya.

Pernah menjadi mobil terlaris

Di generasi ini, Brio semakin memperkuat taji. Pada 2020, Brio bahkan berhasil menggeser Toyota Avanza sebagai mobil paling laris di Indonesia.

Hal ini merupakan pencapaian terbesar Honda selama di Indonesia. Brio memang pernah gagal. Tapi, kegagalan di satu tempat bisa menjadi keberhasilan di tempat yang lain.

Penulis: Antonio Marco Lukito

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Alasan Honda Brio Bisa Dapat Julukan Mobil Jamet

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 8 Mei 2025 oleh

Tags: BrioBrio RSBrio SatyaBrio Sporthonda brioHonda CityHonda JazzToyota Avanza
Antonio Marco Lukito

Antonio Marco Lukito

Suka yang berhubungan dengan roda empat.

ArtikelTerkait

Kemewahan Mobil Toyota Alphard Seharga Toyota Avanza Saja (Unsplash)

Kemewahan Mobil Alphard Ternyata Cuma Setara Toyota Avanza Saja

12 Januari 2024
Honda Jazz Facelift Diluncurkan, Bakal Masuk Indonesia Nggak ya Terminal mojok

Honda Jazz Facelift Diluncurkan, Bakal Masuk Indonesia Nggak ya?

4 Februari 2023
Alasan Honda Brio Bisa Dapat Julukan Mobil Jamet Mojok.co

Alasan Honda Brio Bisa Dapat Julukan Mobil Jamet

15 Februari 2025
5 Mobil yang Perlu Dihindari di Jalan Raya selain Pajero dan Fortuner demi Keselamatan Diri Sendiri

5 Mobil yang Perlu Dihindari di Jalan Raya selain Pajero dan Fortuner demi Keselamatan Diri Sendiri

28 Agustus 2024
Honda Brio Boros? Bukannya Paling Irit, ya? Kelas Menengah Ngehe Tak Usah Bimbang Pilih Brio Baru Atau BMW Seken

Honda Brio Boros? Bukannya Paling Irit, ya?

26 Mei 2020
Mobil Honda Mobilio, Mobil Murah Underrated Melebihi Avanza (Unsplash)

Mobil Honda Mobilio: Mobil Murah Underrated dari Honda yang Bikin All New Avanza Kelihatan Nggak Menarik Lagi

3 Oktober 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jangan (Pernah) Percaya Kabar Kylian Mbappe (Akhirnya) Pindah ke Real Madrid, Pokoknya Jangan

Ketika 30 Juta Orang Ingin Kylian Mbappe Angkat Kaki dari Real Madrid

8 Mei 2026
Yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Hantavirus (Unsplash)

Yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Hantavirus: Pertama, Please, Jangan Panik

8 Mei 2026
Orang Madura Serasa “Tamu” di Universitas Trunojoyo Madura, Mahasiswa hingga Dosen Isinya Pendatang Mojok.co

Mahasiswa Madura Serasa “Tamu” di Universitas Trunojoyo Madura, Mahasiswa hingga Dosen Isinya Pendatang

5 Mei 2026
Cita-cita Adik Saya Mati di Tangan Tes Ishihara: Sebuah Vonis Konyol dalam Dunia Pendidikan Kita

Cita-cita Adik Saya Mati di Tangan Tes Ishihara: Sebuah Vonis Konyol dalam Dunia Pendidikan Kita

6 Mei 2026
Tol Soroja, Tol yang Nyeleneh: Pendek, Nggak Ada Rest Area, tapi Strategis

Tol Soroja, Tol yang Nyeleneh: Pendek, Nggak Ada Rest Area, tapi Strategis

5 Mei 2026
Derita Orang dengan Logat Bekasi yang Hidup di Solo (Unsplash)

Derita Orang Bekasi Seperti Saya Hidup di Solo, Dibilang Sok Jawa sampai Susah Nimbrung di Tongkrongan

10 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Jebakan Ilusi PayLater: Anak Muda Pilih Bayar Gengsi dengan Pendapatan yang Belum Ada
  • Lulus Sarjana Dapat Tawaran Beasiswa S2 dari Rektor, Elpanta Pilih Langsung Kerja sebagai Pegawai Tetap di Unesa
  • Meski Hanya Diikuti 4 Tim tapi Atmosfer Campus League Basketball Samarinda Tetap Kompetitif, Universitas Mulawarman Tak Terbendung
  • Efek Gym: Dari Dihina “Babi” karena Gendut dan Jelek bikin Lawan Jenis Gampang Mendekat, Tapi Tetap Sulit Nemu yang Tulus
  • Tongkrongan Bapak-Bapak di Desa: Obrolan Sering Ngawur, Kadang Nggak Berfaedah, tapi Saya Harus Gabung demi “Harga Diri” Keluarga
  • Setelah Punya Anak Sadar “Nongkrong Basi-Basi” Itu Nggak Guna: Rela Dicap Suami Takut Istri, karena Urusan Keluarga Memang di Atas Segalanya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.