Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Ketika Honda Pelit, Tidak Ada Pilihan Lain Selain Upgrade Sendiri karena Honda Brio Memang Layak Diperjuangkan Jadi Lebih Nyaman

Imanuel Joseph Phanata oleh Imanuel Joseph Phanata
16 Februari 2026
A A
Honda Brio, Korban Pabrikan Honda yang Agak Pelit (Unsplash)

Honda Brio, Korban Pabrikan Honda yang Agak Pelit (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Menurut saya, Honda Brio layak mendapatkan segala pujian. Desain luar dan dalamnya bagus. Mobil ini punya handling yang enak, irit, dan punya cukup tenaga. Suku cadangnya juga melimpah, bahkan untuk variasinya sekalipun. 

Jadi, tidak heran jika mobil ini punya banyak peminat. Mulai dari anak muda sampai orang tua. Maklum, Honda Brio memang cocok menjadi mobil harian. Sejak dari generasi pertamanya saja sudah banyak peminat.

Tapi, dari segala kelebihan itu, kita harus mengakui kalau mobil ini membutuhkan upgrade. Tujuannya sederhana, supaya lebih nyaman dan aman. Saya menyadari kondisi ini ketika berlibur ke Trenggalek selama dua minggu menggunakan Honda Brio. 

Baca juga: Alasan Honda Brio Bisa Dapat Julukan Mobil Jamet

#1 Tambahkan peredam untuk Honda Brio 

Selama menggunakan Honda Brio dari generasi awal hingga terbaru, ada dua momen yang saya rasa paling tidak nyaman. Dua momen yang saya maksud adalah saat hujan deras dan saat melaju di jalan tol. Peredam mobil ini sudah tidak tertolong.

Saat hujan turun dengan deras, suara berisik dari atap mobil sangat mengganggu. Rasanya kayak lagi nonton konser. Nah, ketika melaju di jalan tol, suara kolong ban akan masuk sampai ke kabin. Jadi, kalau mau ngobrol, harus mengeluarkan suara yang ekstra. 

Anehnya, Honda terkesan sangat pelit menambahkan peredam. Padahal, kalau mobil ini sedikit lebih kedap, pasti lebih nyaman.

#2 Jangan lupa pakai anti-karat

Sejauh pengamatan saya, pabrikan sering pelit tidak menambahkan anti-karat di bagian kolong. Padahal ini penting supaya mobil tahan lama.

Baca Juga:

Saya Menyesal Nggak Pakai Vario 125 dari Dulu karena Motor Honda Ini Nggak Bikin Bangga tapi Nyatanya Nggak tergantikan

Tidak Bisa Lagi Disebut Mobil Murah, Nggak Heran Jika Pasar LCGC Semakin Kecil dan Calon Pembeli Jadi Takut untuk Membeli

Selain itu, menurut saya, material Honda Brio itu kurang bagus. Maka, menambahkan anti-karat di bagian kolong sangat saya sarankan. Oya, anti-karat juga bisa menambah kedap mobil.

#3 Audio Honda Brio perlu upgrade

Dulu sekali, saya adalah orang yang tidak terlalu memandang audio sebagai fitur yang penting. Pokoknya suara bisa keluar, itu sudah cukup.

Namun, semenjak sering terkena macet dalam dan luar kota bersama Honda Brio, saya jadi butuh hiburan yang lebih mumpuni. Audio yang bagus ternyata bisa membunuh rasa jenuh.

Kualitas audio pada mobil ini sendiri menurut saya masih kurang, bahkan terkesan hambar. Oleh sebab itu, saya menyarankan kepada pemilik lainnya untuk upgrade audio. Minimal menambahkan tweeter dan subwoofer.

Baca juga: Brio, Mobil Honda yang “Gagal”, tapi Pernah Menjadi Mimpi Buruk Toyota Avanza

#4 Beli dan pasang dashcam

Dashcam, menurut saya, juga termasuk bagian dari keselamatan. Soalnya, semakin ke sini, semakin banyak pengendara yang kewarasannya patut dipertanyakan. Makal, saran saya, beli dan pasang dashcam di Honda Brio. Setidaknya kita punya bukti kalau suatu saat terjadi hal yang tidak diinginkan.

Saat ini, harga baru ada di antara Rp170 juta sampai Rp260-an juta. Karena sudah pernah mencoba semuanya, saya rasa 4 upgrade yang saya jelaskan di atas tetap perlu.

Maklum, kalau menurut saya, naik mobil bukan sekadar membeli kendaraan. Kita harus mendapatkan rasa nyaman dan aman. Kalau pabrikan tidak mau menyediakan rasa aman dan nyaman, sebaiknya kita usahakan sendiri. Maklum, Honda Brio memang layak diperjuangkan jadi lebih nyaman.

Penulis: Imanuel Joseph Phanata

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Brio, Mobil Honda yang Paling Aneh: Nggak Punya Apa-apa, tapi bisa Menjadi yang Paling Laris

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 16 Februari 2026 oleh

Tags: audio honda brioBriodashcamharga otr honda briohondahonda brioHonda Brio RSupgrade honda brio
Imanuel Joseph Phanata

Imanuel Joseph Phanata

Mahasiswa semester 5 jurusan Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok yang hobi menulis di Mojok

ArtikelTerkait

Motor Honda CB Lawas, Standar Sukses Pemuda Purworejo yang Merantau ke Jakarta Mojok.co

Motor Honda CB Lawas, Standar Sukses Pemuda Purworejo yang Merantau ke Jakarta 

6 Maret 2026
Andai Suzuki Burgman Street 125 Ganti Logo Jadi Honda, Pasti Laris di Indonesia

Andai Suzuki Burgman Street 125 Ganti Logo Jadi Honda, Pasti Laris di Indonesia

18 Agustus 2025
Honda EM1 e:, EV Mahal dari Honda yang Sebenernya Biasa Aja honda cb150x

Honda EM1 e:, EV Mahal dari Honda yang Sebenernya Biasa Aja

13 Agustus 2023
honda astrea grand

3 Keunggulan dan 3 Penyakit Honda Astrea Grand

10 Oktober 2020
honda

Honda CB150 Verza Meningkatkan Ketakwaan Saya

1 Agustus 2019
Semahal-mahalnya Motor Tetap Bikin Kepanasan Saat di Jalan

Unpopular Opinion: Semahal-mahalnya Motor Tetap Bikin Kepanasan Saat di Jalan

2 Mei 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Predikat Cumlaude Kini Basi dan Tidak Prestisius Lagi karena Terlalu Banyak Mahasiswa Memilikinya Terminal

Predikat Cumlaude Kini Basi dan Tidak Prestisius Lagi karena Terlalu Banyak Mahasiswa Memilikinya

10 Mei 2026
5 Keanehan Lokal Jogja yang Bikin Kaget Orang Semarang (Wikimedia Commons)

5 Keanehan Lokal Jogja yang Nggak Pernah Saya Temukan di Semarang tapi Malah Bikin Bahagia

5 Mei 2026
Sudah Saatnya Purworejo Turunkan Ego dan Belajar dari Kebumen daripada Semakin Tertinggal Mojok.co magelang

Tutorial Menyelamatkan Purworejo: Jiplak Saja Wisata Kebumen dan Cara Magelang Menciptakan Lapangan Kerja

6 Mei 2026
Orang Jakarta Baperan: Panggilan ‘Aku-Kamu’ Dikira PDKT, padahal Itu Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar Mojok.co

Orang Jakarta Baperan: ‘Aku-Kamu’ Dikira PDKT, padahal Itu Panggilan dalam Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar

8 Mei 2026
Derita Jadi Pustakawan: Dianggap Bergaji Besar dan Kerjanya Menata Buku Aja

Pustakawan, Profesi yang Sering Dianggap Remeh, padahal Kerjanya Enak dan Banyak Untungnya

7 Mei 2026
Nasihat Penting untuk Gen Z yang Pengin Banget Jadi ASN

Daripada ASN Day, Kami para ASN Lebih Butuh Serikat Pekerja!

5 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Jebakan Ilusi PayLater: Anak Muda Pilih Bayar Gengsi dengan Pendapatan yang Belum Ada
  • Lulus Sarjana Dapat Tawaran Beasiswa S2 dari Rektor, Elpanta Pilih Langsung Kerja sebagai Pegawai Tetap di Unesa
  • Meski Hanya Diikuti 4 Tim tapi Atmosfer Campus League Basketball Samarinda Tetap Kompetitif, Universitas Mulawarman Tak Terbendung
  • Efek Gym: Dari Dihina “Babi” karena Gendut dan Jelek bikin Lawan Jenis Gampang Mendekat, Tapi Tetap Sulit Nemu yang Tulus
  • Tongkrongan Bapak-Bapak di Desa: Obrolan Sering Ngawur, Kadang Nggak Berfaedah, tapi Saya Harus Gabung demi “Harga Diri” Keluarga
  • Setelah Punya Anak Sadar “Nongkrong Basi-Basi” Itu Nggak Guna: Rela Dicap Suami Takut Istri, karena Urusan Keluarga Memang di Atas Segalanya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.