Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Saya Menyesal Nggak Pakai Vario 125 dari Dulu karena Motor Honda Ini Nggak Bikin Bangga tapi Nyatanya Nggak tergantikan

Marselinus Eligius Kurniawan Dua oleh Marselinus Eligius Kurniawan Dua
1 Mei 2026
A A
Vario 125, Motor Honda yang Bikin Sesal, tapi Nggak Tergantikan (Wikimedia Commons)

Vario 125, Motor Honda yang Bikin Sesal, tapi Nggak Tergantikan (Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Ketika memutuskan untuk memakai Vario 125 itu bukan karena cinta pada pandangan pertama. Saat itu, saya lebih ke realistis aja. Salah satunya, motor Honda ini irit dan siap untuk saya ajak bekerja keras. Jadi, ya sudah, saya ambil.

Awal memakai, rasanya biasa saja. Tarikan halus, nggak terlalu galak, tapi juga nggak letoy. Buat ukuran motor harian, Vario 125 udah cukup banget. 

BACA JUGA: Honda Vario 125 Generasi Keenam, Motor dengan Desain Gagah tapi Kualitasnya Ampas

Vario 125 mengubah cara saya berkendara

Awalnya, saya pikir semua motor matik itu sama aja. Tinggal gas, rem, dan jalan. Tapi, setelah cukup lama pakai Vario 125, saya baru sadar kalau motor Honda ini pelan-pelan ngubah cara saya berkendara. Saya jadi lebih kalem.

Bukan karena saya tiba-tiba bijak. Namun, alasannya karena karakter motornya memang “ngajak” santai. Tarikannya yang halus itu bikin saya jarang spontan ngegas dalam. Tanpa sadar, gaya berkendara saya jadi lebih rapi. Lebih jarang zig-zag, lebih sering jaga ritme. Ini hal kecil, tapi efeknya terasa.

Motor Honda yang nyaman, tapi….

Satu hal yang langsung saya akui, Vario 125 itu motor yang nyaman. Joknya empuk, posisi duduk santai, nggak bikin pegal walaupun saya memakainya agak lama. Suspensinya juga cukup bersahabat di jalan yang nggak terlalu bagus. Buat saya yang sering lewat jalan tambalan, ini nilai plus.

Tapi ya namanya juga motor, nggak ada yang sempurna. Kadang saya ngerasa shock depan motor Honda ini kurang mantap kalau kena lubang yang agak dalam. Rasanya kayak ada hentakan kecil yang bikin saya refleks ngerem. Nggak parah, tapi cukup buat bikin waspada.

Tarikan halus, tapi jangan ngarep ngebut

Kalau ngomongin performa, saya harus jujur. Vario 125 enak buat santai. Namun, jangan berharap sensasi ngebut yang bikin deg-degan. Tarikannya halus, stabil, tapi nggak agresif.

Baca Juga:

Honda Vario 150 keyless, motor sialan yang berhasil bikin saya malu di hadapan bos

Kenapa banyak pemilik motor Honda nggak mau servis motor di bengkel resmi atau AHASS?

Di jalan datar sih masih oke. Tapi, pas ketemu tanjakan atau bawa beban agak berat, baru terasa kalau tenaganya biasa aja. Saya pernah ngerasain harus sedikit lebih sabar pas nanjak, apalagi kalau lagi buru-buru. Di situ kadang muncul rasa “Yah, segini doang ya”.

Fitur dan perawatan Vario 125

Fitur yang ada sebenarnya cukup. Panel digital, bagasi lumayan luas, dan ada beberapa teknologi yang membantu. Buat kebutuhan harian, semua terpenuhi oleh motor Honda ini.

Tapi ya itu, rasanya standar aja. Semua bekerja sebagaimana mestinya, tapi nggak lebih. Kadang saya ngerasa fitur Vario 125 itu kayak sekadar cukup, bukan yang benar-benar memanjakan.

Soal perawatan, saya akui Vario 125 ini cukup bersahabat. Bengkel banyak dan mudah mencari suku cadang. Biaya servisnya pun masih masuk akal. Ini salah satu alasan kenapa saya nggak terlalu pusing.

Tapi bukan berarti tanpa drama. Ada momen di mana saya ngerasa performa tiba-tiba turun. Entah karena CVT atau bagian lain yang mulai aus. Kalau sudah begitu, ya mau nggak mau harus keluar biaya lagi. Nggak sering sih, tapi cukup terasa kalau lagi nggak siap.

Bagasi Vario 125 yang bikin saya jadi orang yang lebih “siap”

Bagasi Vario 125 yang lumayan luas ternyata mengubah kebiasaan saya juga. Dulu, saya tipe orang yang bawa barang seperlunya. Sekarang, malah terbalik. Saya mulai menyimpan jas hujan, alat kecil, bahkan barang-barang yang “siapa tahu kepakai nanti”.

Motor Honda ini kayak ngajarin saya buat lebih siap. Tapi efek sampingnya, bagasi jadi cepat penuh tanpa sadar. Kadang saya buka jok, isinya sudah kayak tas darurat. Ada rasa aman, tapi juga ada rasa “Ini kebanyakan nggak sih.”

Efek psikologis ke pengendara lain

Hal lain yang baru saya rasakan setelah lama memakai Vario 125 adalah motor Honda ini punya efek psikologis ke orang lain di jalan. Karena tampilannya umum dan nggak mencolok, saya sering “dianggap biasa”. Di satu sisi, ini enak. Saya jarang jadi pusat perhatian.

Tapi di sisi lain, kadang pengendara lain jadi agak seenaknya. Kayak nyelip terlalu dekat atau motong jalur tanpa ragu. Mungkin karena motor ini nggak memberi kesan “galak”. 

Lucunya, ini bikin saya jadi lebih defensif. Lebih waspada juga jadinya. Jadi, bukan cuma soal mesin atau fitur. Namun, ini juga soal bagaimana motor ini mempengaruhi interaksi saya di jalan.

BACA JUGA: 10 Tahun Pakai Honda Vario 125, Motor Lawas yang Siap Menerjang Kesialan dari Surabaya ke Magetan

Motor Honda yang nggak bikin bangga, tapi saya nggak sampai hati untuk ganti

Ini mungkin terdengar aneh, tapi jujur aja. Saya nggak pernah benar-benar bangga waktu naik Vario 125. Nggak ada rasa wah dari motor Honda ini.

Tapi di saat yang sama, saya juga nggak punya alasan kuat buat ganti. Karena setiap hari, motor ini tetap menjalankan tugasnya dengan baik. Ada semacam hubungan yang datar tapi stabil. Nggak romantis, tapi juga nggak toksik. Dan justru itu yang bikin bertahan lama.

Pengalaman saya pakai Vario 125 itu bukan soal spesifikasi atau fitur yang bisa ditulis di brosur. Lebih ke hal-hal kecil yang baru terasa setelah saya memakainya. Motor ini bukan yang paling kencang, bukan pula paling keren.

Tapi, motor Honda ini punya cara sendiri buat masuk ke kehidupan saya. Kadang bikin bosan, kadang bikin nyaman. Ini bukan motor yang bikin heboh, tapi yang diam-diam membentuk kebiasaan saya setiap hari.

Penulis: Marselinus Eligius Kurniawan Dua

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Honda Vario 125 Pilihan Orang Waras, Warisan Rangka Tua yang Nggak Menyedihkan Seperti Warisan Rangka ESAF Honda

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 1 Mei 2026 oleh

Tags: harga vario 125hondahonda varioHonda Vario 125motor hondaVarioVario 125
Marselinus Eligius Kurniawan Dua

Marselinus Eligius Kurniawan Dua

Guru yang baru terjun di dunia menulis. Gemar main game, jalan-jalan, dan kulineran. Suka membahas tentang daerah, sosial, ekonomi, pendidikan, otomotif, seni, budaya, kuliner, pariwisata, dan hiburan.

ArtikelTerkait

Kasta Motor Paling Irit Bensin di Indonesia, Ada yang Tembus 100 KM per Liter!

Kasta Motor Paling Irit Bensin di Indonesia, Ada yang Tembus 100 KM per Liter!

5 Agustus 2024
Menyesal Beli Motor Impian Honda Astrea Prima karena Akhirnya Cuma Nambah Beban Hidup Mojok.co astrea bulus

Menyesal Beli Motor Lawas Impian Honda Astrea Prima karena Akhirnya Cuma Menambah Beban Hidup

27 Juli 2025
Yamaha Aerox 155 Connected Nggak Cocok Dijadikan Motor Ojol, Bikin Resah Penumpang Mojok.co honda air blade

Honda Air Blade, Produk yang Bakal Gagal Total Menantang Dominasi Yamaha Aerox

22 April 2026
Honda Scoopy, Motor yang Nggak Ramah Dikendarai di Musim Hujan

Honda Scoopy, Motor yang Nggak Ramah Dikendarai di Musim Hujan

9 September 2024
Satria f suzuki nex honda beat mojok

Suzuki Nex dan Honda Beat Generasi Pertama, Mana yang Lebih Layak Dibeli?

4 November 2020
All New Honda Vario 125 eSP 2018: Motor Matik Kencang, Nyaman, dan Paling Enak Dipakai Harian motor honda blade 110 honda vario 160 supra x 125 vario street suzuki burgman

Honda Vario 125 Generasi Keenam, Motor dengan Desain Gagah tapi Kualitasnya Ampas

4 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pekerja tambang bergaji besar, tetapi tidak sepenuhnya memiliki hidupnya

Pekerja tambang bergaji besar, tetapi tidak sepenuhnya memiliki hidupnya

11 Agustus 2026
Nalar Cacat Kepala Sekolah yang Menganggap Enteng Bullying pada Siswa

Penyelesaian bullying di sekolah hanya dengan permintaan maaf adalah bukti bahwa hal ini nggak pernah dianggap serius

8 Agustus 2026
Kisah bapak saya cari kerja bikin iri karena loker banyak dan nggak ribet, tidak seperti zaman sekarang Mojok.co

Kisah cari kerja di generasi bapak saya bikin iri karena loker banyak dan nggak ribet, tidak seperti zaman sekarang

13 Agustus 2026
Pengalaman 6 jam mampir ke IKN, saya ringkas untuk kalian yang penasaran dengan kondisinya Mojok.co

Pengalaman 6 jam mampir ke IKN saya ringkas untuk kalian yang penasaran dengan kondisinya

14 Agustus 2026
Sisi gelap tren gaya hidup minimalis: kami nggak belanja bukan karena aesthetic, tapi memang nggak ada duit

Sisi gelap tren gaya hidup minimalis: kami nggak belanja bukan karena aesthetic, tapi memang nggak ada duit

11 Agustus 2026
Gudeg Sagan duta gudeg Jogja untuk lidah-lidah yang skeptis (Wikimedia Commons)

Gudeg Sagan adalah duta gudeg Jogja untuk lidah-lidah yang skeptis

11 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.