Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Video

Afthonul Afif: Memahami Makna Bahagia dari Sudut Pandang Psikologi, Filsafat, dan Spiritualitas

Redaksi oleh Redaksi
30 Juni 2025
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Dalam dunia yang serba cepat, penuh tuntutan, dan ketidakpastian seperti sekarang, pertanyaan tentang apa itu kebahagiaan menjadi semakin relevan. Kebahagiaan bukan lagi sekadar soal senyum atau tawa sesaat. Ia adalah soal makna. Dan ketika membicarakan makna, mau tak mau kita menyentuh dua ranah yang sangat dalam: agama dan negara.

Di episode PutCast kali ini, Kepala Suku Mojok berbincang dengan tamu spesial: Afthonul Afif, seorang penulis dan peneliti yang banyak menyoroti persoalan psikologi dan kesehatan mental. Dalam obrolan santai nan dalam, mereka membahas bagaimana tindakan memaafkan bukanlah perkara sepele, serta mendalami definisi kebahagiaan dari sudut pandang filsafat dan spiritualitas.

Banyak orang sering mengartikan kebahagiaan sebagai kesenangan sesaat. Padahal, kebahagiaan sejati menuntut pemenuhan kebutuhan dasar sekaligus kehadiran makna dalam hidup. Mereka juga menyoroti fenomena anak muda yang justru makin cemas meski terlihat “bahagia” di media sosial, serta kontradiksi indeks kebahagiaan Indonesia yang rendah di tengah angka pernikahan yang tinggi.

Tak kalah menarik, mereka juga membahas agama sebagai ruang penyembuhan psikologis. Misalnya, konsep taubatan nasuha yang menurut Afthonul adalah bentuk terapi emosional. Sayangnya, belum banyak dimaknai secara psikologis.

Seperti apa keseruan dan kedalaman obrolan antara Kepala Suku Mojok dan Afthonul Afif?

Tonton selengkapnya hanya di kanal YouTube Mojok. Siapa tahu, kita justru tersadar: jangan-jangan, kita tidak bahagia karena terlalu sering memikirkan kebahagiaan itu sendiri.

Tags: Afthonul AfifkebahagiaanPutcasttaubatan nasuha

Terpopuler Sepekan

slow living, jawa tengah, perumahan, desa.MOJOK.CO

4 Tipe Orang yang Tak Cocok Slow Living di Desa: Kalau Kamu Introvert apalagi Usia Produktif, Pikirkan Lagi Sebelum Menyesal

13 April 2026
Gagal seleksi CPNS (PNS ASN) pilih nikmati hidup dengan mancing MOJOK.CO

Gagal Seleksi CPNS Pilih Nikmati Hidup dengan Mancing, Dicap Tak Punya Masa Depan tapi Malah Hidup Tenang

9 April 2026
kuliah, wisua, sarjana di desa.MOJOK.CO

Jadi Sarjana di Desa, Bangga sekaligus Menderita: Dituntut Bisa Segalanya, tapi Juga Tak Dihargai Tetangga dan Dicap “Beban Keluarga”

15 April 2026
Tukang parkir coffe shop di Jogja, parkir liar, desa.MOJOK.CO

Tukang Parkir di Desa Lebih Amanah Ketimbang Jukir di Kota, Tak Ada Drama Getok Harga apalagi Makan Gaji Buta

14 April 2026
Warung nasi padang jual rendang khas Minang di Jogja

Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis

10 April 2026
Mahasiswa keperawatan UGM Jogja lulus berkat ibu

Malas dan Lelah Kuliah, Telepon Ibu Selamatkan Mahasiswa Keperawatan UGM hingga Lulus dengan IPK Sempurna

12 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.