Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Curahan Hati Seorang Ibu yang Anaknya Nggak Bisa Ikut SNBP Gara-gara Anomali di SMKN 2 Depok Sleman

Agung Purwandono oleh Agung Purwandono
26 Februari 2024
A A
Curahan Hati Seorang Ibu yang Anaknya Nggak Bisa Ikut SNBPT Gara-gara SMKN 2 Depok Sleman MOJOK.CO

Ilustrasi Curahan Hati Seorang Ibu yang Anaknya Nggak Bisa Ikut SNBPT Gara-gara SMKN 2 Depok Sleman. (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Masih ada harapan sangat kecil untuk siswa SMKN 2 Depok ikut SNBP

Menurut Nana, tanggal 20 Februari 2024, perwakilan orang tua, siswa, dan kepala sekolah, ke Kantor Dinas Pendidikan dan Olahraga DIY bertemu untuk membahas persoalan tersebut. 

Menurut Nana, masih ada harapan hingga masa pendaftaran SNBP di sebelum tanggal 28 Februari 2024. Namun, sangat kecil kemungkinannya anaknya dan teman-temannya di SMKN 2 Depok bisa mengikuti SNBP. 

“Kami sudah pasrah, yang saya inginkan adalah pihak sekolah agar intropeksi dengan kejadian ini agar tidak berulang  lagi. Saya ingin ada sanksi yang jelas karena ini bisa jadi kesalahan oknum di SMKN 2 Depok,” katanya. 

Kepala Sekolah SMKN 2 Depok Dodot Yuliantoro, SPd, M.T. saat Mojok menghubungi membenarkan bahwa persolan yang sekolah hadapi awalnya karena adanya anomali kesalahan sistem yang mendata pelajar kelas XII program 4 tahun. Seharunya pelajar tersebut masuk dalam sistem 2025. “Program oleh Dikpora, semoga masih ada kemungkinan,” jawabnya singkat.

230 ribu pelajar tidak bisa ikuti SNPMB 2024

Sementara, pendaftaran SNBP hingga 28 Februari 2024 mendatang, tapi sekitar 230 ribu siswa di seluruh Indonesia  hampir pasti gagal mengikuti SNPMB 2024 atau SNBP dan SNBT 2024.

Syarat utama untuk mendaftar SNBP dan SNBT 2024 adalah memiliki akun SNPMB yang telah disimpan secara permanen. Data statistik akhir registrasi akun SNPMB bagi sekolah dan siswa menunjukkan ada 1.651.471 siswa yang telah memiliki akun SNPMB.

Namun, hanya 1.421.091 siswa yang telah menyimpan akun SNPMB menjadi permanen. Dengan demikian, 230.380 siswa tidak bisa mengikuti SNBP dan SNBT 2024 karena belum menyimpan akun SNPMB-nya secara permanen.

Berdasarkan data per Senin, 19 Februari 2024 pukul 19.52 WIB sekitar 268.754 siswa telah memilih prodi untuk jalur SNBP dengan rincian, pendaftaran SNBP menurut pilihan dan program. Pilihan 1 terdiri sarjana (S1) 149.405 siswa, Sarjana terapan (D4): 10.416 siswa, dan Diploma tiga (D3): 5.060 siswa. Pilihan 2 Sarjana (S1): 123.986 siswa, Sarjana terapan (D4): 10.450 siswa, Diploma tiga (D3), 6.721 siswa. 

Sedangkan daya tampung total secara nasional sarjana (S1) 132.458 siswa, sarjana terapan (D4) 19.037 siswa, dan Diploma tiga (D3) 14.965 siswa.

*) atas permintaan narasumber, nama kami samarkan

Penulis: Agung Purwandono
Editor: Hammam Izzuddin

BACA JUGA Rela Mundur dari Pendaftaran SNBP UGM Demi Sekolah Kedinasan Agar Lebih Mudah Jadi PNS

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 26 Februari 2024 oleh

Tags: slemansmkn 2 depokSNBPSNBP 2024SNPMB
Agung Purwandono

Agung Purwandono

Jurnalis di Mojok.co, suka bercocok tanam.

Artikel Terkait

Gamplong Studio Alam, Tempat Wisata Sleman yang Unik, tapi Nggak Perlu Diulang Dua Kali Mojok.co
Pojokan

Gamplong Studio Alam, Tempat Wisata Sleman yang Unik, tapi Nggak Perlu Diulang Dua Kali

27 Februari 2026
Bisnis coffe shop, rumah dekat kafe, jogja.MOJOK.CO
Urban

Derita Punya Rumah Dekat Tempat Nongkrong Kekinian di Jogja: Cuma Bikin Emosi dan Nggak Bisa Tidur

26 Februari 2026
Pemilik kos di Depok, Sleman, Jogja muak dengan tingkah mahasiswa asal Jakarta yang kuliah di PTN/PTS Jogja MOJOK.CO
Urban

Pemilik Kos di Jogja Muak dengan Tingkah Mahasiswa Jakarta: Tak Tahu Diri dan Ganggu Banget, Ditegur Malah Serba Salah

20 Februari 2026
Rawa Belong Jakarta Barat Bikin Orang Kabupaten seperti Saya Nggak Takut Merantau ke Ibu Kota Mojok.co
Pojokan

Rawa Belong Jakarta Barat Bikin Orang Kabupaten seperti Saya Nggak Takut Merantau di Ibu Kota

14 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

KIP Kuliah.MOJOK.CO

Mahasiswa KIP Kuliah Ikut Dihujat Imbas “Oknum” yang Foya-Foya Pakai Duit Beasiswa, Padahal Beneran Hidup Susah hingga Rela Makan Sampah di Kos

25 Februari 2026
Mudik ke desa pakai motor setelah bertahun-tahun merantau di kota seperti Jakarta jadi simbol perantau gagal MOJOK.CO

Mudik ke Desa Naik Motor usai Merantau di Kota: Dicap Gagal, Harga Diri Diinjak-injak karena Tak Sesuai Standar Sukses Warga

26 Februari 2026
Perempuan Jawa Timur kerja di luar negeri rata-rata menjadi ART dan perawat lansia (Caregiver) di Taiwan karena mudah dan gaji besar MOJOK.CO

Susah Payah Kerja di Taiwan: Gaji Rp13 Juta tapi Hampir Gila, Keluarga Tak Pernah Peduli Kabar tapi Cuma Peras Uang

24 Februari 2026
Parijoto, pecel pakis, hingga lalapan kelor. Khazanah kuliner di Desa Colo yang erat dengan dakwah Sunan Muria MOJOK.CO

Rasa Sanga (2): Sajian Parijoto, Pecel Pakis, dan Lalapan Kelor di Desa Colo yang Erat dengan “Syiar Alam” Sunan Muria

27 Februari 2026
Pakai hp android Samsung S26 terintimidasi user iPhone. Tapi tak berpaling karena Samsung lebih berguna dari iPhone yang hanya memperdaya pengguna MOJOK.CO

Pakai Samsung Terintimidasi User iPhone, Tak Berpaling karena Lebih Berguna dari iPhone yang Memperdaya Penggunanya

26 Februari 2026
kerja di jepang, merantau.MOJOK.CO

Ironi Kerja di Jepang: Banting Tulang Hingga 5 Kali Lebaran Tak Pulang, tapi Setelah Sukses Hasilnya Tak Bisa Dinikmati

23 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.