Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Rembang Jawa Tengah Kota Bersejarah yang Makin Mangkrak dan Menyedihkan, Jalan Rusak Dipelihara karena Bupati Sibuk Ngejar Akhirat

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
8 Juli 2024
A A
Perempatan Timbangan Medan, Persimpangan Paling Ngeri yang Bikin Nyawa Pengendara 'Berharga Murah'.MOJOK.CO

Ilustrasi Perempatan Timbangan Medan, Persimpangan Paling Ngeri yang Bikin Nyawa Pengendara 'Berharga Murah' (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Rembang, Jawa Tengah, makin ke sini justru makin terkesan mangkrak. Semakin tertinggal dari daerah-daerah tetangganya seperti Tuban, Pati hingga Kudus yang kian modern. Karena daerah bersejarah tersebut pun seolah hanya berisi jalan rusak.

***

Siroj (40) tengah melaju dengan kecepatan 80km/jam menggunakan motor Supra X 2017 miliknya. Ia sedang dalam perjalanan ke arah kecamatan Sedan dari rumahnya di Kecamatan Sluke.

Dari Sluke, Siroj akan menuju pertigaan Pasar Pandangan. Di situ ia kemudian mengambil rute arah selatan untuk sampai ke Sedan.

Namun, Siroj yang memang sudah lama tidak pulang ke Rembang (karena bertahun-tahun merantau di Malaysia) sontak kaget dengan kondisi jalan menuju Rembang Selatan tersebut. Dengan kecepatan 80km/jam itu, motornya tak bisa terkendali saat menerabas lubang menganga berderatan di jalanan Sedan.

Motornya oleng, ia lantas tersungkur hingga membuat motor serta tangan dan kakinya lecet-lecet bersimbah darah. Kejadian itu baru saja terjadi Selasa (2/7/2024) lalu.

Jalan Rembang yang bikin warga muak

“Rembang bagian utara ke barat (Sluke, Lasem, hingga Rembang Kota) jalannya suah bagus-bagus. Jebul bagian kidul (selatan) masih ajur mumur (hancur lebur),” keluh Siroj menceritakan pengalamannya sembari menunjukkan bekas lecet di lengannya, Jumat (5/7/2024).

Dalam pantauan Siroj, kondisi jalan di Sedan benar-benar ndrawasi (bikin was-was). Beberapa bagian lubangnya cukup dalam. Lalu selebihnya jalanan rusak yang kalau dibiarkan terus-menerus pun bisa menjadi lubang menganga juga.

Rembang Makin Mangkrak karena Penuh Jalan Rusak MOJOK.CO
Gambaran kondisi jalan rusak di Rembang yang merata di bagian Rembang selatan. (Aly Reza/Mojok.co)

“Pancene bupatine merem (Memang bupatinya tutup mata). Begitu kata orang-orang yang nolong aku waktu jatuh. Masyarakat sini sepertinya sudah muak dengan kondisi jalan rusak yang terkesan dibiarkan,” lanjutnya.

“Karena kata orang-orang yang sering melintas di Sedan arah Karas itu, banyak yang sering jatuh juga,” sambung bapak dua anak itu.

Jalan Rembang Selatan jadi anak tiri bupati

Saat pulang ke Rembang pertengahan bulan lalu, Widodo (30) tak pelak bersungut-sungut. Bagaimana tidak, saat kebetulan berkendara di Kecamatan Lasem (Rembang utara), ia melihat jalanan yang sebenarnya masih baik-baik saja, masih mulus, tapi sedang diperbaiki. Entah mau dibikin model bagaimana lagi.

Padahal, di bagian selatan masih banyak jalan rusak yang bertahun-tahun tak tersentuh perbaikan. Misalnya di daerah Widodo sendiri, yakni jalan daerah Sulang-Sumber.

“Jalan Sulang-Sumber itu rusaknya sudah nggak main-main. Jalan rompal dan lubang-lubang besar. Itu bertahun-tahun loh nggak ada perbaikan. Terbaru cuma ditambal pakai tanah dan batu,” gerutu Widodo kepada Mojok baru-baru ini.

Jalanan Sulang-Sumber yang sedemikan itu tentu memakan korban dan kerugian bagi yang melintas. Kalau tidak setiti, velg motor bisa peyok kalau melintas di jalanan tersebut dengan kecepatan tinggi. Jalanan itu pun bahkan jadi langganan truk roboh.

Iklan

“Bupatinya jangan cuma memperhatikan Rembang utara thok lah. Rembang selatan itu ya rakyatnya kan? Masa iya jadi bupati sudah dua periode kok benerin jalan aja nggak bisa?,” ujar Widodo.

Baca halaman selanjutnya…

Kota bersejarah yang makin mangkrak dan menyedihkan

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 8 Juli 2024 oleh

Tags: bupati rembangjalan rusakjalan rusak di rembanglasemmakam ra karini di rembangmakam ra kartinimakam sunan bonang di lasempilihan redaksirembangsejarah kerajaan lasemsejarah rembangsunan bonang
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Reporter Mojok.co

Artikel Terkait

Luka perempuan pekerja Surabaya, jadi tulang punggung keluarga gara-gara punya kakak laki-laki tak guna MOJOK.CO
Ragam

Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna

17 Januari 2026
franz kafka, pekerja urban, serangga.MOJOK.CO
Ragam

Kita Semua Cuma Kecoa di Dalam KRL Ibu Kota, yang Bekerja Keras Hingga Lupa dengan Diri Kita Sebenarnya

15 Januari 2026
alfamart 24 jam.MOJOK.CO
Ragam

Alfamart 24 Jam di Jakarta, Saksi Para Pekerja yang Menolak Tidur demi Bertahan Hidup di Ibu Kota

14 Januari 2026
nongkrong di kafe, jakarta selatan.MOJOK.CO
Ragam

Nongkrong Sendirian di Kafe Menjadi “Budaya” Baru Anak Muda Jaksel Untuk Menjaga Kewarasan

14 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

alfamart 24 jam.MOJOK.CO

Alfamart 24 Jam di Jakarta, Saksi Para Pekerja yang Menolak Tidur demi Bertahan Hidup di Ibu Kota

14 Januari 2026
Dosen Profesi Nelangsa, Gaji Kalah sama Ngajar Anak SD (Unsplash)

Gelap Masa Depan Dosen, Lulusan S2 Jogja Mending Ngajar Anak SD di Surabaya yang Lebih Menjanjikan dari sisi Gaji

12 Januari 2026
Keluar dari organisasi mahasiswa ekstra kampus (ormek) PMII, dicap pengkhianat tapi lebih sukses MOJOK.CO

Nekat Keluar PMII karena Tak Produktif: Dicap Pengkhianat-Nyaris Dihajar, Tapi Bersyukur Kini “Sukses” dan Tak Jadi Gelandangan Politik

13 Januari 2026
Bencana AI untuk Mahasiswa, UMKM, dan Pekerja Digital: Harga RAM Makin Nggak Ngotak MOJOK.CO

Bencana AI untuk Mahasiswa, UMKM, dan Pekerja Digital karena Harga RAM Makin Nggak Masuk Akal

16 Januari 2026
Penjual kue putu di Jogja. MOJOK.CO

Kegigihan Gunawan Jualan Kue Putu di Kota-kota Besar selama 51 Tahun agar Keluarga Hidup Sejahtera di Desa

14 Januari 2026
Gotong royong atasi tumpukan sampah Kota Semarang MOJOK.CO

Gotong Royong, Jalan Atasi Sampah Menumpuk di Banyak Titik Kota Semarang

16 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.