Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Pindah dari Malang Dapat Kos Memprihatinkan di Babarsari Kawasan “Pinggir” SCBD Jogja, Sewa Setahun Pakai Cuma 8 Hari, Rela Nginap ke Masjid

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
15 Mei 2024
A A
kos di babarsari scbd jogja.MOJOK.CO

Ilustrasi kos (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Air rembesan sungai keruh yang bikin tak betah

Meski mengganggu, sebenarnya Taufiq mengaku masih bisa tahan dengan situasi itu. Setidaknya, itu hanya terjadi ketika malam.

“Tapi kalau masalah air, ini cukup pelik,” tuturnya.

Sejak awal, ketika menyalakan kran di kamar mandi, air yang mengucur warnanya tak bening. Kuning kecoklatan seperti air sungai di belakang kosnya.

Awalnya, ia menduga karena tandon penampungan airnya yang kotor. Sehingga, ia coba untuk menyalakan kran cukup lama dengan harapan, lama-lama airnya tidak sekeruh sebelumnya.

“Lha kok sama terus,” ujarnya heran.

kos kumuh di jogja.MOJOK.CO
Ilustrasi. Kos kumuh dan memprihatinkan di Jogja (Salim/Mojok.co)

Taufiq memutuskan untuk coba mengecek di mana letak sumur bor. Sampai akhirnya, ia mendapatkan kesimpulan kalau air keruh lantaran sumur yang terlalu dekat dengan sungai sehingga ada rembesan.

Kondisi air itulah yang benar-benar membuatnya tak betah di kos Babarsari. Walaupun kos itu dekat dengan berbagai pusat hiburan di SCBD Jogja.

Mengungsi nginap di masjid

Sewa kos sudah dibayarkan. Namun, ia merasa kondisi kosnya benar-benar tidak bisa ditoleransi lagi. Di tengah kebingungan itulah ia memutuskan mengungsi ke tempat salah satu temannya yang bekerja sebagai marbot masjid.

Lokasi masjidnya sebenarnya cukup jauh di Ngampilan, Kota Yogyakarta. Kendati begitu, tidak ada pilihan lain bagi Taufiq. Mending jauh daripada ia selalu menggerutu tak nyaman di kos.

Cukup lama ia memutuskan tinggal di masjid bersama temannya. Untung, ruang marbot di masjid itu cukup lapang.

“Total, aku sewa setahun itu cuma menempati kos itu sekitar 8 hari,” kelakarnya.

Namun, masa sewa kos terus berjalan. Sampai akhirnya pada bulan kedua Taufiq dapat tempat tinggal lain. Mengontrak bersama temannya di Condongcatur, kawasan SCBD Jogja lainnya. Namun, di sana beruntungnya rumah kontrakannya tidak ada masalah serupa.

Taufiq pun melakukan negosiasi dengan pemilik kos di Babarsari. Ia hanya bisa mendapat uang kembalian sebesar Rp1 juta dari total Rp5 juta yang ia bayar. Rugi, Rp4 juta hanya untuk bermalam 8 hari.

Namun, itu jalan yang Taufiq pilih ketimbang tinggal di tempat yang membuatnya tak nyaman. Hingga sekarang, pengalaman pertama kali kos di Jogja itu jadi kenangan yang tak terlupakan baginya.

Iklan

Penulis: Hammam Izzuddin

Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Uniknya Kompleks Kos Dekat UGM yang Sepi Mahasiswa, Padat Ditinggali Pedagang hingga Kuli Bangunan Pencari Rezeki di Jogja

Cek berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 15 Mei 2024 oleh

Tags: BabarsariJogjakosMahasiswaSCBD
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Ilustrasi Mie Ayam di Jogja, Penawar Kesepian dan Siksaan Kemiskinan (Unsplash)
Pojokan

Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam

19 Januari 2026
Bencana AI untuk Mahasiswa, UMKM, dan Pekerja Digital: Harga RAM Makin Nggak Ngotak MOJOK.CO
Esai

Bencana AI untuk Mahasiswa, UMKM, dan Pekerja Digital karena Harga RAM Makin Nggak Masuk Akal

16 Januari 2026
Penjual kue putu di Jogja. MOJOK.CO
Ragam

Kegigihan Gunawan Jualan Kue Putu di Kota-kota Besar selama 51 Tahun agar Keluarga Hidup Sejahtera di Desa

14 Januari 2026
Kos horor di Jogja.MOJOK.CO
Ragam

5 Tahun Tinggal di Kos-kosan Horor Jogja: Gajiku Lebih “Satanis” dari Tempat Tinggalku

12 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mohammad Zaki Ubaidillah, dari Sampang, Madura dan langkah wujudkan mimpi bulu tangkis di Daihatsu Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan Jakarta MOJOK.CO

Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan

19 Januari 2026
Bencana AI untuk Mahasiswa, UMKM, dan Pekerja Digital: Harga RAM Makin Nggak Ngotak MOJOK.CO

Bencana AI untuk Mahasiswa, UMKM, dan Pekerja Digital karena Harga RAM Makin Nggak Masuk Akal

16 Januari 2026
Film Suka Duka Tawa mengangkat panggung stand-up comedy. MOJOK.CO

“Suka Duka Tawa”: Getirnya Kehidupan Orang Lucu Mengeksploitasi Cerita Personal di Panggung Komedi demi Mendulang Tawa

13 Januari 2026
alfamart 24 jam.MOJOK.CO

Alfamart 24 Jam di Jakarta, Saksi Para Pekerja yang Menolak Tidur demi Bertahan Hidup di Ibu Kota

14 Januari 2026
Film Semi Jepang Bantu Mahasiswa Culun Lulus dan Kerja di LN (Unsplash)

Berkat Film Semi Jepang, Mahasiswa Culun nan Pemalas Bisa Lulus Kuliah dan Nggak Jadi Beban Keluarga

14 Januari 2026
Luka perempuan pekerja Surabaya, jadi tulang punggung keluarga gara-gara punya kakak laki-laki tak guna MOJOK.CO

Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna

17 Januari 2026

Video Terbaru

Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

18 Januari 2026
Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.