Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Pindah dari Malang Dapat Kos Memprihatinkan di Babarsari Kawasan “Pinggir” SCBD Jogja, Sewa Setahun Pakai Cuma 8 Hari, Rela Nginap ke Masjid

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
15 Mei 2024
A A
kos di babarsari scbd jogja.MOJOK.CO

Ilustrasi kos (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Di daerah mana saja, hampir ada kos yang ternyata tak seindah foto promosinya. Namun, ada kisah apes yang kebetulan berlokasi di Babarsari. Kawasan “SCBD Jogja” yang terkenal cerita-cerita kelamnya.

***

Iklan

Kisah apes ini datang dari Taufiq (24), saat ia baru saja pindah dari Universitas Brawijaya Malang ke UIN Sunan Kalijaga Jogja. Pengalaman pertama mencari kos di Jogja membawanya ke daerah Babarsari.

Babarsari adalah kawasan yang dilingkupi banyak cerita unik sekaligus menarik. Banyak catatan kekerasan dan tindak kriminal terjadi di sana. Di sisi lain, banyak juga tempat hiburan malam di area yang dikelelilingi beberapa kampus besar seperti Universitas Atma Jaya hingga UPN Veteran Jogja.

Daerah itu, di internet juga kerap dilabeli sebagai salah satu bagian dari SCBD Jogja. Seturan, Condongcatur, Babarsari, Demangan/Depok. Keempat wilayah ini punya karakter masing-masing, tapi kesamaannya adalah jadi sentra perkumpulan mahasiswa dengan tongkrongan dan tempat hiburannya.

Pengalaman Taufiq terjadi jelang tahun ajaran 2018/2019 silam. Perkuliahan di UIN Sunan Kalijaga segera dimulai dan ia perlu segera cari kos.

“Agak kepepet. Bajet sekitar Rp5 juta dan nemu di Facebook kos itu. Kalau dari fotonya sih kelihatan menarik,” ungkapnya kepada Mojok Rabu (15/5/2024)

Akhirnya, ia pun survei. Mungkin karena terburu-buru ia tak banyak melakukan peninjauan secara detail. Sekilas, menurutnya, tempat berlabel “kos muslim” itu tampak tak bermasalah. Bangunannya tidak tua, catnya masih bagus, dan hanya ada sekitar delapan kamar. Ditambah lagi, fasilitasnya kamar mandi di dalam sehingga lebih privat.

“Walaupun agak unik ya, kamar mandinya semi terbuka. Bagian atasnya tidak full tembok jadi ya kalau agak bau, baunya ke kamar,” kelakarnya.

Kejanggalan-kejanggalan di kos muslim Babarsari

Kos yang hendak Taufiq tempati letaknya tak dekat jalan utama kawasan Babarsari. Agak masuk ke arah timur, dekat bantaran kali.

Namun, baginya itu bukan sebuah masalah. Jarak antara kos ke kampus memang tak terbilang dekat. Sekitar 7 kilometer. Namun, tempat tinggalnya bakalan dekat dengan berbagai tempat nongkrong dan hiburan di jantung SCBD Jogja yakni Seturan.

Tiba akhirnya ia mulai mengemas barang dan menempati kamarnya. Saat itulah ia mulai merasakan hal kurang nyaman.

Sebelumnya, ia melakukan survei saat siang. Suasananya tenang. Mungkin para penghuni memang sedang beraktivitas di luar atau tidur.

Namun, di malam pertama ia merasakan kegaduhan yang cukup menganggu. Tawa kencang, genjrengan gitar dengan suara nyanyi lantang tak henti-henti hingga dini hari.

Iklan

“Wah kok beda. Dan ternyata yang kumpul bukan anak kos situ saja,” terangnya.

Hal yang baru ia sadari setelah benar-benar tinggal, ternyata di sudut kos banyak botol-botol miras. “Ya pantas saja kalau malamnya sering ramai banget,” kelakarnya.

Baca halaman selanjutnya…

Kondisi air yang buat nekat pindah, ngungsi di masjid dulu dan rugi Rp4 juta

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 15 Mei 2024 oleh

Tags: BabarsariJogjakosMahasiswaSCBD
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

kerja, lulusan SMA di keluarga penuh sarjana.MOJOK.CO
Sehari-hari

Cerita Lulusan SMA yang Berhasil Mapan Tanpa Ijazah S1, tapi Diam-Diam Menyesalinya dan Merasa Iri pada Sarjana

21 Juli 2026
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi tuan rumah “1st Asian Gym for Life Challenge 2026” 1. MOJOK.CO
Kabar

Jogja Jadi Tuan Rumah Lomba Gym se-Asia usai Thailand Mundur, Semua Kalangan Bebas Ikut Tanpa Beban Menang-Kalah

20 Juli 2026
Milenial di Job Fair Yogyakarta 2026 cari peluang kerja di luar negeri. MOJOK.CO
Sehari-hari

Muak dengan Syarat Kerja di Indonesia: Gaji Numpang Lewat hingga Terbatas Usia, Milenial Pilih Cari Kerja ke Luar Negeri

16 Juli 2026
Menertawakan Polemik Sosial, Arie Kriting Siap Bawa "Mungkin Ada Benarnya" ke Jogja.mojok.co
Hiburan

Menertawakan Polemik Sosial, Arie Kriting Siap Bawa “Mungkin Ada Benarnya” ke Jogja

16 Juli 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Anak miskin di Yogyakarta masuk Sekolah Rakyat. MOJOK.CO

Saat Kemiskinan Memaksa Anak Lebih Dewasa sebelum Waktunya, Sekolah Rakyat Jadi Pilihan Satu-satunya

20 Juli 2026
Pakai jastip Mie Gacoan di Jombang: bayar lebih mahal untuk menu membagongkan MOJOK.CO

Pakai Jastip Mie Gacoan Ala Orang Jombang Pinggiran: Niat Hindari Kenorakan, Yang Datang Menu Membagongkan

20 Juli 2026
KOMSAH: Sejahterakan petani di Klaten. MOJOK.CO

Tinggalkan Profesi Dokter untuk Jadi Penasihat Kelompok Tani, Optimalkan Anugerah Tanah Klaten yang Subur

20 Juli 2026
kerja, lulusan SMA di keluarga penuh sarjana.MOJOK.CO

Cerita Lulusan SMA yang Berhasil Mapan Tanpa Ijazah S1, tapi Diam-Diam Menyesalinya dan Merasa Iri pada Sarjana

21 Juli 2026
Daripada Acungkan Senjata di Jalan, Remaja Kreak Semarang Lebih Baik Naik Ring Adu Pukulan MOJOK.CO

Daripada Acungkan Senjata di Jalan, Remaja Kreak Semarang Lebih Baik Naik Ring Adu Pukulan

16 Juli 2026
TikTok Bukan Psikolog atau Psikiater, tetapi Gen Z Mencari Diagnosis Kesehatan Mental di Sana MOJOK.CO

TikTok Bukan Psikolog atau Psikiater, tetapi Gen Z Mencari Diagnosis Kesehatan Mental di Sana

17 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.