Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Pantai Parangtritis Semakin Bising hingga Berisiko untuk Anak, Pantai Pandansari Jadi Alternatif: Tenang, Indah, dan Punya Mercusuar Tertua di Jogja

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
5 Juni 2024
A A
pantai pandansari bantul lebih menarik dari pantai parangtritis.MOJOK.CO

Ilustrasi Pantai Pandansari (Ega/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Pantai Parangtritis kini semakin ramai dengan lalu lalang persewaan ATV hingga jeep yang meresahkan dan membuat sebagian wisatawan merasa was-was. Ketika pantai itu tak lagi nyaman, ada alternatif menarik di Pantai Pandansari.

***

Suasana tenang, menikmati debur ombak dan pemandangan matahari tenggelam adalah momen yang dicari sebagian orang saat berkunjung ke Pantai Parangtritis Bantul. Namun, sekarang alih-alih suara debur ombak pengunjung akan kerap mendengar deru mesin ATV yang lalu lalang.

Hal itu sempat menjadi sorotan di Instagram @merapi_uncover ketika seseorang menceritakan pengalaman was-was saat berkunjung ke Pantai Parangtritis. ATV hingga motor trail sewaan berlalu lalang, terkadang dengan laju kencang yang membahayakan.

“Semenjak makin ribet ketambahan suara berisik motor-motor ATV jadi nggak pernah ke sana lagi. Maunya duduk tenang menikmati suasana malah jadi kebirisikan suara mesin,” ujar akun @septyawan_mulana di unggahan tersebut.

Beberapa warganet juga mengaku was-was ketika membawa anak. Kendaraan-kendaraan sewaan itu melaju kencang tanpa rute khusus sehingga membahayakan pejalan kaki.

Salah satu aspek menarik dari Pantai Parangtritis, selain aksesnya yang paling mudah dijangkau dari Kota Jogja adalah area hamparan pasir yang lapang. Area itulah yang jadi rute kendaraan-kendaraan sewaan.

Kondisi serupa juga terjadi di Pantai Parangkusumo. Reporter Mojok, Aly Reza juga mendapati kondisi pantai yang ramai dengan jeep dan ATV saat mengunjunginya pada Jumat (23/5/2024) lalu.

Banyak alternatif lain ketika enggan ke Pantai Parangtritis

Sebenarnya, banyak alternatif pantai di pesisir selatan Bantul yang bisa jadi pilihan ketika tak ingin ke Pantai Parangtritis. Mulai dari Pantai Pelangi, Pantai Goa Cemara, Pantai Depok, hingga Pantai Pandansari.

Tasya (23) misalnya, pekerja di Jogja ini memilih untuk mengajak rekan-rekannya yang datang ke luar kota untuk ke Pantai Goa Cemara. Ia berwisata pada masa long weekend akhir Mei lalu sehingga menghindari padatnya pantai-pantai utama di Bantul.

“Terakhir ke Parangtritis memang ramai banget, banyak jeep yang mengganggu juga. Jadi pas teman-teman pada minta ke pantai Bantul, aku ajak ke Goa Cemara dan sekitarnya saja,” ungkapnya.

Selain Pantai Goa Cemara, ada pula Pantai Pandansari, letaknya sekitar 10 kilometer di sisi barat Pantai Parangtritis. Area sekitarnya masih asri dipenuhi pohon cemara.

pantai pandansari jogja.MOJOK.CO
Suasana senja di Pantai Pandansari (Hammam/Mojok.co)

Baca halaman selanjutnya…

Pantai Pandansari yang menyimpan kisah mercusuar pertama yang dibangun pemerintah Indonesia di selatan Pulau Jawa

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 5 Juni 2024 oleh

Tags: BantulJogjapantai pandansaripantai parangtritiswisata jogja
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Kucing peliharaan anak kos Jogja
Catatan

Anak Kos Jogja Pilih Hidup Miskin demi Hidupi Kucing, Lebih dari Setengah Gaji Habis untuk Piaraan

11 Maret 2026
Makanan Khas Sunda dan Jogja Bikin Muak- Bau Busuk dan Manis (Wikimedia Commons)
Pojokan

Makanan Khas Sunda Bikin Menderita Orang Jogja, Sama Seperti Perantau Sunda Muak dengan Makanan Jogja yang Serba Manis

11 Maret 2026
Saya Orang Jogja yang Iri pada Klaten yang Keberadaannya Makin Diperhitungkan Mojok.co
Pojokan

Klaten Daerah Tertinggal yang Perlahan Berubah Menjadi Surga, Dulu Diremehkan dan Dianggap Kecil Kini Sukses Bikin Iri Warga Jogja

11 Maret 2026
Kuliner Sunda yang tidak ada di Jogja, seblak buat perantau ingin mudik Lebaran
Kuliner

Alasan Orang Sunda Ingin Mudik Bukan Hanya Keluarga, tapi Tak Tahan Siksaan Makanan Jogja yang Rasanya “Hambar”

10 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Rela Melepas Upah 75 Juta di Prancis demi Pulang ke Tanah Air, Kini Menikamti Hidup Sebagai Pengajar Bergaji Pas-pasan.MOJOK.CO

Rela Melepas Upah 75 Juta di Prancis demi Pulang ke Tanah Air, Kini Menikamti Hidup Sebagai Pengajar Bergaji Pas-pasan

10 Maret 2026
lowongan kerja, kerja di kota, lebaran.MOJOK.CO

Mudik Lebaran Jadi Ajang Sepupu Minta Kerjaan, tapi Sadar Tak Semua Orang Layak Ditolong

10 Maret 2026
Nasib ratusan juta WNI 10 tahun nanti: terancam tidak punya jaminan sekaligus tabungan di masa pensiun MOJOK.CO

Nasib WNI 10 Tahun Lagi: Terancam Tua Miskin karena Tak Punya Jaminan untuk Tabungan Pensiun dari Negara

11 Maret 2026
Sarjana Ekonomi pilih berjualan ayam penyet

Sarjana Ekonomi Pilih Berjualan Ayam Penyet, Sempat Diremehkan Banyak Orang, tetapi Bisa Untung 3x Lipat UMR dan Kalahkan Gaji Pekerja Kantoran

9 Maret 2026
Ilustrasi mudik lebaran, perumahan.MOJOK.co

Enaknya Lebaran di Perumahan Kota yang Tak Dirasakan Pemudik di Desa, Dianggap Kesepian padahal Lebih Tenang

11 Maret 2026
Perasaan duka

Duka Dianggap Hanya Terjadi saat Menangis, padahal Perasaan Sedih Bisa Muncul secara Random dan Absurd

10 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.