Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

NET TV Tak Ada Lagi, Kami Kehilangan Program-program yang Mendidik dan Memotivasi

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
3 Desember 2024
A A
NET TV Tak Ada Lagi, Kami Kehilangan Program-program yang Mendidik dan Memotivasi. MOJOK.CO

ilustrasi - perusahaan NET TV hengkang. (Ega Fansuri/Aisyah Amira Wakang)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Hengkangnya sejumlah pimpinan perusahaan NET TV membuat sedih sebagian penonton setianya. Termasuk mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi yang pernah menjadikan stasiun televisi swasta tersebut sebagai motivasi mereka berkuliah.

Beberapa dari mereka pernah bermimpi bisa bekerja di salah satu perusahaan media tersebut, sebab program-programnya mengedukasi. Di tengah acara yang hanya mengedepankan rating, NET TV berani menyajikan program fresh yang disukai kalangan muda.

***

Perusahaan stasiun televisi swasta, PT Net Visi Media Tbk atau NET TV mengumumkan tujuh jajaran pimpinan perusahaannya mengundurkan diri pada Senin (7/10/2024) lalu. Merujuk pada surat pemberitahuan di laman keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BFI), pimpinan perusahaan yang mundur terdiri dari empat anggota direksi dan tiga dewan komisaris. 

Alasan pengunduran itu memang belum jelas, tapi kabar ini seiring dengan informasi penggabungan saham NET TV dengan rumah produksi PT MD Entertainment Tbk milik Manoj Punjabi. MD Entertainment akan membeli 80,05 persen saham NET TV seharga Rp1,65 triliun.

Pengumuman itu membuat sejumlah penonton khawatir, jika program favorit mereka ikut berhenti. Selain menghibur, program NET TV dinilai lebih mendidik dibandingkan acara di stasiun televisi lain. 

Penggemar setia program NET TV

Hanif (21) menyayangkan diakuisisinya NET TV oleh MD Entertainment. Menurutnya banyak program dari NET TV yang berkualitas dan tidak banyak ditiru oleh stasiun televisi lain, sehingga terbilang orisinal.

“Programnya unik dan sepertinya waktu itu belum ada program-program edukasi serupa. Kalaupun ada, pengemasan kontennya tentu berbeda. Menurutku, lebih bagus NET TV dalam menyajikan,” ujarnya kepada Mojok, Senin (2/12/2024).

Bagi Hanif program stasiun televisi swasta itu memberikan kenangan tersendiri. Dia mengaku tak pernah absen menonton program favoritnya saat kecil, meskipun saat dewasa dia jadi jarang menonton televisi.

Hanif bercerita, sepulang sekolah dia akan bergegas menyalakan televisi di siang hari untuk mengisi waktu luang. Saat berusia 10 tahun, dia agak kaget, karena stasiun televisi yang biasa dia tonton adalah Spacetoon.

Spacetoon terkenal dengan tayangan edukasi dan kartunnya untuk anak-anak. Rupanya, di tahun 2013 itu, nomor saluran Spacetoon telah berubah menjadi NET TV. Meski sedikit kecewa, Hanif tetap menonton program yang tayang. Kebetulan saat itu acara yang dilihatnya adalah Lentera Indonesia dan langsung terkesima.

NET TV mendidik penontonnya

Hanif amat menyukai berbagai tayangan edukasi di NET TV. Salah satunya, Lentera Indonesia. Program dokumenter itu membuatnya terenyuh karena menayangkan kondisi pendidikan di Indonesia. 

Lentera Indonesia memang dirancang untuk menggerakkan jiwa sosial penonton. Di mana, mereka akan melihat pengalaman hidup dari pemuda-pemudi Indonesia yang rela mengabdi menjadi guru dan mengajar di wilayah terpencil.

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 3 Desember 2024 oleh

Tags: acara televisi mendidikmd entertainmentnet tvprogram televisitelevisi swasta
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.

Artikel Terkait

Sinetron India ANTV: Tontonan yang Selalu Kami Nanti, Meski Ringan tapi Punya Filosofi. MOJOK.CO
Ragam

Sinetron India ANTV: Tontonan yang Selalu Kami Nanti, Meski Ringan tapi Punya Filosofi

8 Januari 2025
MasterChef Indonesia Program Rekayasa Saja? Berikut Bagian-bagian yang Terduga Rekayasa
Esai

MasterChef Indonesia Program Rekayasa Saja? Berikut Bagian-bagian yang Terduga Rekayasa

24 Oktober 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Memelihara kucing.MOJOK.CO

Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya

20 Maret 2026
Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali MOJOK.CO

Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali 

17 Maret 2026
Kuliner khas Minang, rendang, di rumah makan Padang di Jogja rasanya berubah jadi kuliner Jawa

Nasi Padang Versi Jogja “Aneh” di Lidah, Makan Rendang Tanpa Cita Rasa Gurih dan Asin karena Dominasi Kuliner Manis Jawa

16 Maret 2026
Belajar Tentang Sejarah Ekonomi Komunis China dari Duanju, Drama Vertikal yang Nagih MOJOK.CO

Belajar Sejarah Ekonomi Komunis China Lewat Kamerad Chang dan Duanju yang Bikin Nagih

16 Maret 2026
Stasiun Pasar Senen Jakarta Pusat merampas senyum perantau asal Jogja MOJOK.CO

Stasiun Pasar Senen Saksi Perantau Jogja “Ampun-ampun” Dihajar dan Dirampas Jakarta, Tapi Terlalu Cemas Resign buat Balik Jogja

15 Maret 2026
Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya? MOJOK.CO

Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya?

18 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.