Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Enggan Pakai m-Banking Sampai Umur 30-an, Rela Repot ke ATM Setiap Transaksi dan Telat Sadari Manfaaatnya

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
21 Mei 2024
A A
pilih repot ke atm ketimbang pakai m-banking.MOJOK.CO

Ilustrasi m-Banking (Ega/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Ada orang-orang yang sampai kepala tiga enggan buat aplikasi m-Banking. Rela ke ATM setiap transaksi padahal bagi sebagian yang lain aplikasi ini membawa kemudahan dalam hidup.

Aplikasi m-Banking jadi kebutuhan yang semakin penting buat masyarakat. Perkembangan transaksi secara dari lewat e-commerce membuatnya semakin dibutuhkan.

Belum lagi, lewat aplikasi m-Banking berbagai pembayaran mulai dari tagihan listrik, langganan internet, hingga beli pulsa bisa dilakukan. The State of Mobile 2024 Reports mencatat pada 2023 unduhan aplikasi m-Banking menduduki peringkat ketiga dari kategori aplikasi keuangan digital di Indonesia. Totalnya hampir mencapai 100 juta unduhan.

Namun, di balik itu ada segelintir orang yang menikmati cara-cara lama untuk bertransaksi. Setiap hendak belanja daring rela repot ke ATM atau bayar lewat Indomaret atau Alfamart.

Salah satunya adalah Fansuri (32). Lelaki yang bekerja di Jogja ini merasa sampai awal usia 30-an belum terlalu membutuhkan aplikasi m-Banking. Ada berbagai alasan yang melandasinya.

Kalau ditarik ke belakang, ia memang terbilang cukup terlambat membuat rekening. Saat kebanyakan orang sudah biasa menarik uang di ATM bahkan sejak SMA, ia baru di usia 23 membuat rekening.

“Dulunya saat masih awal kuliah di Jogja ya bawanya uang tunai. Kalau habis, pulang ke rumah di Magelang,” kenangnya sambil tertawa saat Mojok wawancarai pada Senin (20/5/2024).

Tanpa m-Banking sering telat rebutan barang belanjaan di media sosial

Kesadarannya membuat rekening muncul lantaran ia mulai banyak mengerjakan proyek-proyek lepas. Lelaki ini dulunya memang kuliah desain grafis di ISI Jogja.

“Lama-lama kok aneh kalau setiap klien bayar harus cash. Kayak transaksi gelap aja,” kelakarnya.

Setelahnya, ia masih setiap untuk terus datang ke ATM saat hendak transfer atau tarik tunai. Kegiatan yang menurutnya masih ia nikmati meski lama-lama merasa repot juga.

m-banking praktis.MOJOK.CO
Ilustrasi transaksi praktis lewat m-Mbaking (Nordwood Themes/Unsplash)

Banyak teman yang kemudian memberikan ceramah soal manfaat m-Banking. Perlahan, Fansuri pun menyadari pentingnya aplikasi tersebut. Namun, belum juga menggunakannya lantaran HP yang ia gunakan keluaran lama.

“Dulu itu HP-ku lemot banget, malas kalau nambah aplikasi banyak-banyak,” tuturnya.

Baca halaman selanjutnya…

Malas ke bank tapi akan lebih repot jika sedikit-sedikit harus ke ATM

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 22 Mei 2024 oleh

Tags: atmbankDompet Digitalkeuanganm-banking
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

BCA Raih Tiga Penghargaan Internasional: Kukuhkan Posisi sebagai Bank Terkuat, Perusahaan Terbaik, dan Paling Dipercaya di Dunia MOJOK.CO
Ekonomi

BCA Raih Tiga Penghargaan Internasional: Kukuhkan Posisi sebagai Bank Terkuat, Perusahaan Terbaik, dan Paling Dipercaya di Dunia

25 Oktober 2025
Drama tiap bayar pakai QRIS di m-Banking MOJOK.CO
Ragam

Drama dan Keribetan Hidup Tiap Bayar Pakai QRIS, Bikin Panik dan Malu-maluin Diri Sendiri

21 Oktober 2025
4 Aturan Tidak Tertulis ATM Indomaret yang Harusnya Dituliskan Saja karena Banyak Orang Nggak Peka Mojok.co
Pojokan

4 Aturan Tidak Tertulis ATM Indomaret yang Harusnya Dituliskan Saja karena Banyak Orang Nggak Peka

15 September 2025
Pertama kali pakai mobile banking (m-banking) dan QRIS, bingung MOJOK.CO
Ragam

Orang Gaptek Pertama Kali Pakai QRIS: Dari Panik Jadi Ketagihan karena Mudah, Berujung Sumpek karena Hari-hari Terasa Tanggal Tua

15 Juli 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali MOJOK.CO

Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali 

17 Maret 2026
Pedagang sate kere di Kampung Ramadan Masjid Mlinjon Klaten. MOJOK.CO

Sate Kere Merbung di Klaten: Warisan Terakhir Ibu yang Menyelamatkan Saya dan Keluarga dari Jurang PHK

16 Maret 2026
Belajar Tentang Sejarah Ekonomi Komunis China dari Duanju, Drama Vertikal yang Nagih MOJOK.CO

Belajar Sejarah Ekonomi Komunis China Lewat Kamerad Chang dan Duanju yang Bikin Nagih

16 Maret 2026
Ada potensi anomali ketika wisata Jogja diserbu 8,2 juta wisatawan. Daya beli rendah, tapi ada ancaman masalah MOJOK.CO

Anomali Wisata Jogja saat Diserbu 8,2 Juta Wisatawan: Daya Beli Tak Mesti Tinggi, Tapi Masalah Membayangi

19 Maret 2026
Stasiun Pasar Senen Jakarta Pusat merampas senyum perantau asal Jogja MOJOK.CO

Stasiun Pasar Senen Saksi Perantau Jogja “Ampun-ampun” Dihajar dan Dirampas Jakarta, Tapi Terlalu Cemas Resign buat Balik Jogja

15 Maret 2026
Tuntutan sosial dan gengsi bikin kelas menengah jadi orang kaya palsu hingga abaikan tabungan demi kejar standar sukses MOJOK.CO

Gara-gara Tuntutan, Nekat Jadi Orang Kaya Palsu: “Hambur-hamburkan” Uang demi Cap Sukses padahal Dompet Menjerit

14 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.