Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Nggak Ngojol Nggak Makan: Kisah Kami yang Bergaji Pas-pasan dan Korban PHK Menyambung Hidup dengan Jadi Driver Ojol

Redaksi oleh Redaksi
6 Desember 2024
A A
Kisah hidup kami bergaji pas-pasan dan korban menyambung hidup dengan jadi driver ojol Gojek MOJOK.CO

Ilustrasi - Kisah hidup kami bergaji pas-pasan dan korban menyambung hidup dengan jadi driver ojol Gojek. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Untungnya ada profesi sebagai driver ojek online (ojol). Berkatnya, beberapa orang yang Mojok liput, yang ekonominya serba pas-pasan, bisa mendapat penghasilan cukup untuk menghidupi keluarga dengan menjadi driver ojol Gojek.

***

Sejak pukul 08.00 WIB pada Jumat (29/11/2024), Madi (40) sudah memacu motornya keluar dari rumah: menyalakan aplikasi, lalu menunggu calon penumpang nyantol. Pagi itu saya menjadi penumpang keempat yang Madi antar, sekitar pukul 10.20 WIB.

Ternyata Madi menjadikan driver ojol sebagai sampingan. Pekerjaan utamanya adalah tukang bersih-bersih di sebuah SMA di Sleman, Jogja.

“Sistemnya (bersih-bersih di sekolah) pakai shift. Kadang shift malam, kadang shift pagi,” terang Madi saat saya ajak berbincang.

Jika shift malam, maka pagi sampai sore akan Madi gunakan untuk ngojol. Begitu sebaliknya, jika shift pagi, maka dia akan ngojol pada malam harinya.

Untung dikenalkan dengan profesi driver ojol

Madi sudah menjadi tukang bersih-bersih sekolah sejak 2004. Penghasilannya tentu tak besar.

Sementara seiring waktu, kebutuhan rumah tangga semakin bertambah. Karena selain kebutuhan rumah sehari-hari, ada biaya sekolah anak yang juga harus dipikirkan.

Mau tak mau, Madi pun harus memutar otak untuk mencari tambahan pemasukan. Maka, dia sempat mencoba membuat minuman kemasan dari cincau hijau.

Hasilnya memang lumayan buat tambah-tambahan. Namun, sebagai kepala rumah tangga, Madi merasa harus mencari tambahan lagi untuk mensejahterakan anak dan istri.

“Pada 2017 itu ada teman yang mengenalkan saya ke aplikasi Gojek. Saya dibantu daftar. Dan akhirnya ya jadi driver ojol sampai sekarang,” ujar laki-laki asli Sleman, Jogja, tersebut.

Penghasilan bertambah, jualan lebih mudah

Profesi sebagai driver ojol tak mungkin Madi tekuni selama ini—hingga 2024—kalau hasilnya tak membantu. Hasil ngojol, meski hanya sambilan saja, bagi Madi sudah sangat membantunya mencukupi sehari-hari.

“Waktu ngojol juga jadi sarana buat jualan (minuman cincau). Kalau bawa penumpang, ya saya tawari sekalian minuman cincau produksi saya. Ada yang beli karena penasaran, ada juga yang tidak. Tapi kalau bawa, tetep ada saja yang beli,” ungkap Madi.

Madi membawa sebuah tas yang dia taruh di bagian depan. Tas itu berisi minuman-minuman cincau olahannya sendiri.

Iklan

Kepada saya, dia lantas menceritakan detil bagaimana mengolah minuman cincau hijau tersebut. Dia tak sekadar menjadikan cincau hijau sebagai topping, tapi benar-benar sebagai sajian utama. Alhasil, banyak penumpangnya yang kerap penasaran dan lantas membelinya.

Termasuk saya. Karena penasaran, saat sudah tiba di tujuan, saya sekalian membeli minuman cincau hijau Madi. Dia tersenyum lega saat menerima beberapa lembar uang dari saya.

“Sehat, sehat, Mas,” ujarnya sebelum akhirnya berlalu mencari penumpang lagi.

Profesi driver ojol jadi penolong saat kena PHK

Di hari yang sama, pada pukul 13.30 WIB, saya mendapat cerita yang mirip-mirip dari driver ojol lain. Saat saya memesan untuk perjalanan rute lain. Namanya Toro (35), laki-laki asal Condongcatur, Sleman, Jogja.

Sejak lulus SMA, Toro sempat mencicipi beberapa pekerjaan informal. Pekerjaan terakhirnya adalah distributor pipa di sebuah ritel di Jogja pada 2018 silam.

“Waktu itu juga nyambi jadi driver ojol Gojek. Lumayan buat tambah-tambahan. Gaji UMR Jogja kan nggak besar,” ungkap Toro.

Enam tahun berselang, pada 2023 lalu, Toro kena PHK. Meski begitu, dia merasa beruntung karena sebelumnya sudah nyambi menjadi driver ojol. Sehingga, ketika kena PHK, dia tak bingung-bingung amat karena sudah ter-back up dari ojol.

Bahkan akhirnya Toro memutuskan fulltime menjadi seorang driver ojol. Sebab, menurutnya, hasilnya lumayan bisa dia gunakan untuk mencukupi kebutuhan anak dan istri sehari-hari.

“Karena di Jogja banyak mahasiswa. Banyak wisatawan juga. Jadi alhamdulillah cukup hasilnya,” tutur Toro.

Waktu buat anak jadi lebih banyak

Kenyamanan lain yang Toro rasakan sejak menjadi fulltime driver ojol adalah waktu kerja yang lebih fleksibel.

Dia biasanya mulai ngojol dari jam sembilan pagi sampai Magrib. Tak jarang pula dia mulai ngojol dari sore hingga malam.

“Karena kerjanya fleksibel, saya akhirnya bisa melakukan aktivitas yang sangat menyenangkan bagi seorang bapak, yaitu antar jemput anak sekolah,” ucapnya.

Saya memang belum menjadi bapak. Saat tulisan ini tayang, saya bahkan belum menikah. Tapi saya merasakan betul kebahagiaan seorang bapak saat mengantar-jemput anaknya sekolah. Berkaca dari bapak saya sendiri.

Bapak kerja sebagai TKI di Malaysia. Setiap pulang, dulu semasa saya masih sekolah, dia selalu bersemangat mengantar saya. Pagi-pagi sudah memanasi mesin motor. Padahal, saya mandi saja belum. Dia lalu akan menjemput setengah jam lebih awal sebelum bel pulang sekolah berbunyi.

“Saya masih belum ada pikiran cari pekerjaan lagi. Sementara masih ingin fulltime di Gojek dulu. Biar ada banyak waktu buat anak istri. Tapi hasilnya juga tetap cukup,” tutup Toro tak lama sebelum menurunkan saya di tempat tujuan. (Advertorial)

BACA JUGA: Menjadi Driver Ojol Adalah Jalan Ayahku Menaklukkan Nasib, Meluluskan Kuliahku yang Sudah di Ujung Tanduk

Ikuti artikel dan berita Mojok lainnya di Google News

 

Terakhir diperbarui pada 13 Desember 2024 oleh

Tags: driver ojolgojekojol
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Catatan Lulusan S2 yang Jadi Driver Maxim: Mempraktikkan Ilmu Pemerintahan Tanpa Birokrasi MOJOK.CO
Esai

Catatan Lulusan S2 yang Jadi Driver Maxim: Mempraktikkan Ilmu Pemerintahan Tanpa Birokrasi

13 Mei 2026
Menormalisasi memberi bintang 5 ke driveri ojek online (ojol) meski tidak memuaskan. Bintang 1 bikin rezeki mereka seret MOJOK.CO
Catatan

Ngasih Bintang 5 ke Driver Ojol meski Tidak Puas Tak Rugi-rugi Amat, Tega Hukum Bintang 1 bikin Sengsara Satu Keluarga

2 Mei 2026
kurir dan driver ShopeeFood. MOJOK.CO
Catatan

Membiasakan Ngasih Tip Kurir ShopeeFood meski Kita Bukan Orang Mapan: Uang 5 Ribu Nggak Bikin Jatuh Miskin, Tapi Sangat Berarti buat Mereka

28 April 2026
Beri tip ke driver ojol. MOJOK.CO
Sehari-hari

Kasih Tip Rp5 Ribu ke Driver Ojol Tak Bikin Rugi tapi Bikin Hidup Lebih Bermakna di Tengah Situasi Hidup yang Kacau

28 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ketika Hukum Mandul dan Sang Jenderal Jagal Terus "Menyangkal", Hantu Masa Lalu Datang Memberi Keadilan.MOJOK.CO

Ketika Hukum Mandul dan Sang Jenderal Jagal Terus “Menyangkal”, Hantu Masa Lalu Datang Memberi Keadilan

10 Juni 2026
Uang recehan di dasbor motor Honda Genio ibu jadi berkah dan penyelamat bagi anak-anaknya dan orang-orang di lampu merah MOJOK.CO

Kebiasaan Ibu Taruh Uang Receh di Dasbor Motor: Jadi Berkah dan Penyelamat bagi Anaknya serta Orang-orang di Lampu Merah

9 Juni 2026
Meski tanpa sosok ayah (fatherless), tapi tidak hilang arah MOJOK.CO

Hidup Tanpa Sosok dan Peran Ayah Nyatanya Tak bikin Hilang Arah, Bisa Cari Arah Sendiri dan Malah bikin Orang Lain Iri

9 Juni 2026
Pola asuh ibu yang kuatkan anak tunggal sekaligus anak perempuan satu-satunya. MOJOK.CO

Meski Ditempa Sakit Kronis hingga Ditolak 500 Lamaran Kerja, Ibu Tak Pernah Ajarkan Saya untuk Menyerah

12 Juni 2026
Cara Jawa Tengah (Jateng) menjaga inflasi dan ketersediaan pangan MOJOK.CO

Cara Jawa Tengah Jaga Inflasi dan Ketersediaan Pangan agar Harga Terkendali dan Keterjangkauan Pangan bagi Masyarakat Terjamin

10 Juni 2026
Harga Pertamax Naik Lagi, dan Kali Ini Kita Tidak Boleh Diam dan Pasrah Lagi

Harga Pertamax Naik Lagi, dan Seperti Biasa, Kelas Menengah Jadi Korban, Lagi dan Lagi

10 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.