Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Ketangguhan Honda Revo Temani Suka Duka Pegawai Koperasi Jelajahi Rute Kerja Cilacap sampai Tasikmalaya

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
30 Januari 2024
A A
motor matic vs honda revo tangguh.MOJOK.CO

Ilustrasi Honda Revo (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Ketangguhan Honda Revo terbukti saat harus menemani pegawai koperasi melakukan perjalanan lintas provinsi menyambangi nasabah dari Cilacap sampai Tasikmalaya. Tangguh dan irit adalah karakter yang melekat pada motor bebek ini.

Sebagai mantan pengguna Honda Revo, saya merasakan betul ketangguhannya dalam menghadapi berbagai medan. Tenaganya memang hanya 110cc, namun tidak perlu diragukan lagi. Dulu saat jadi mahasiswa, uang bensin tak pernah jadi soal karena motor ini terkenal irit.

Bahkan, saat akhirnya saya berganti motor, saya berpesan kepada orang di rumah agar Honda Revo legendaris itu tidak dijual. Motor bersejarah yang telah menemani banyak cerita hidup.

Tangguh dan irit barangkali jadi alasan mengapa motor ini identik dengan para pegawai koperasi simpan pinjam. Dua keunggulan itu membuat kantor menyediakan Honda Revo sebagai kendaraan dinas.

Pegawai koperasi kerjanya cukup berat. Melintasi berbagai medan jalan desa yang sulit demi menyambangi nasabah. Gamawan (21) seorang pegawai koperasi simpan pinjam yang berkantor Cilacap menceritakan pengalamannya menggunakan Honda Revo dalam bertugas.

Gamawan kerja dari pagi hingga petang. Jarak tempuhnya dalam berkeliling pun tidak bisa dipadang sebelah mata. Pasalnya, ia bekerja lintas provinsi dari Cilacap, Jawa Tengah sampai Ciamis dan Tasikmalaya, Jawa Barat.

“Setiap hari, pulang pergi,” kelakarnya menggambarkan beratnya kerja.

Honda Revo menemaninya menempuh berbagai medan saat menawarkan berbagai produk keuangan ke nasabah. Jenisnya beragam mulai dari penawaran, pencairan, sampai penarikan dana pinjaman.

Tugas-tugas itu cukup menantang. Sebab, perlu kemampuan komunikasi dan strategi menawarkan yang ciamik. Tanpa itu, target tidak bisa terpenuhi.

honda revo kuat jelajahi cilacap tasikmalaya setiap hari.MOJOK.CO
Ilustrasi. Honda Revo ketangguhannya melegenda (Wikimedia Commons)

Namun, di balik teori dan tantangan dalam menghadapi nasabah, ketangguhan motor merupakan kunci dari kelancaran kerjanya. Jika kendaraan rewel di jalan, sampai ke tempat nasabah pun bisa gagal.

Ketangguhan Honda Revo jelajahi rute ratusan kilometer pegawai koperasi

Rute kerja Gamawan, bisa lebih dari 100 kilometer dalam sehari. Di jalanan medan tidak selalu berupa aspal mulus. Cilacap bagian barat terkenal dengan kontur perbukitan.

Tak jarang ia harus menempuh rute yang bukan beralaskan aspal maupun cor-coran, melainkan tanah dan bebatuan. Setahun pertama ia menempuh semua medan itu dengan Honda Revo 110.

“Pernah sekali nggak kuat nanjak di gunung. Dituntun akhirnya,” kenangnya tertawa.

“Di sana banyak jalan yang wujudnya nggak kayak jalan,” sambungnya.

Iklan

Di kalangan pegawai koperasi, ada hirarki soal kendaraan. Honda Revo biasanya digunakan oleh para Pegawai Dinas Lapangan (PDL) setahun awal bekerja. Biasanya, setelah itu bisa berganti dengan Supra X 125.

Selanjutnya, saat sudah menapaki jenjang karier menjadi bagian audit, pegawai bisa memakai kendaraan dinas Honda CBR 150. Lanjut lagi, jika jadi kepala bagian, bawaannya sudah bisa mobil.

Sebagai pegawai koperasi, ia punya satu prinsip yakni bukan hanya badan yang fit namun juga motor. Sebab keduanya sama-sama menunjang vitalitas kerja di lapangan. Demi bisa mengejar target capaian di akhir bulan, motornya harus kuat digeber menapaki rute Cilacap, Banjar, Ciamis, hingga Tasikmalaya.

Saya juga sempat menyambangi beberapa kantor koperasi di Jogja. Memang, tidak semuanya memberikan benefit berupa Honda Revo sebagai kendaraan dinas. Namun, wujud motor bebek ini hampir selalu tampak di depan kantor koperasi.

Honda Revo pertama kali mengaspal di Indonesia pada April 2007 silam. Bisa dibilang, saat itu langsung dapat penerimaan pasar yang baik. Ratusan ribu unit terjuan dalam tahun pertama peluncurannya.

Tahun-tahun selanjutnya, muncul seri-seri terbaru Honda Revo yang menjawab kebutuhan motor bebek murah bagi masyarakat Indonesia. Kehadirannya juga menjadi jawaban bagi kebutuhan pegawai koperasi yang perlu kendaraan murah, tangguh, dan irit bahan bakar dalam mengarungi hari-hari.

Penulis: Hammam Izzuddin

Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Honda Revo, Motor Artefak wujud Kasih Ibu dan Penguji Kesetiaan Pasangan

Cek berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 30 Januari 2024 oleh

Tags: hondahonda revopegawai koperasi
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Motor Matic Sering Dibilang Ringkih dan Modal Tampang Doang, tapi Saya Tetap Memilihnya daripada Motor Bebek Mojok.co
Pojokan

Motor Matic Sering Dibilang Ringkih dan Modal Tampang doang, tapi Saya Tetap Memilihnya daripada Motor Bebek

28 Februari 2026
Honda Scoopy, Motor Busuk yang Bikin Konsumen Setia Kecewa (Wikimedia Commons)
Pojokan

Karena Cinta dan Setia, Rela Membeli 11 Motor Honda tapi Berakhir Kecewa karena Honda Scoopy Hanya Jual Tampang tapi Mesinnya Menyedihkan

25 Februari 2026
Jangan Remehkan Supra X 125, Usianya Boleh 16 Tahun, tapi Masih Kuat Diajak Mudik Bali-Semarang Mojok.co
Pojokan

Jangan Remehkan Supra X 125 Lawas, Usianya Boleh 16 Tahun, tapi Masih Kuat Diajak Mudik Bali-Semarang

25 Februari 2026
Bertahun-tahun Jadi User Motor Matic, Memilih Beralih ke Honda Revo yang Nggak “Good Looking” demi Selamatkan Dompet dan Nyawa MOJOK.CO
Sehari-hari

Bertahun-tahun Jadi User Motor Matic, Memilih Beralih ke Honda Revo yang Nggak “Good Looking” demi Selamatkan Dompet dan Nyawa

24 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pertama kali merantau ke Jogja: kerja palugada di coffee shop dengan gaji Rp10 ribu MOJOK.CO

Pertama Kali Merantau ke Jogja: Kerja di Coffee Shop 12 Jam Gaji Rp10 Ribu Perhari, Capek tapi Tolak Pulang karena Gengsi

24 Februari 2026
Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Kuliah online di universitas terbuka: meski tak ngampus tapi dirancang serius untuk mudahkan mahasiswa, meski diserang hacker MOJOK.CO

Kuliah Online di Universitas Terbuka (UT): Meski Tak Ngampus tapi Tak Asal-asalan, Sering Diserang Hacker tapi Tak Mempan

23 Februari 2026
Upaya 1 tahun Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang kerja untuk warga, apa hasilnya? MOJOK.CO

Upaya 1 Tahun Pemkot Semarang Bekerja untuk Warga di Tengah Ragam Tantangan dan Keterbatasan, Apa Hasilnya?

23 Februari 2026
Jangan Remehkan Supra X 125, Usianya Boleh 16 Tahun, tapi Masih Kuat Diajak Mudik Bali-Semarang Mojok.co

Jangan Remehkan Supra X 125 Lawas, Usianya Boleh 16 Tahun, tapi Masih Kuat Diajak Mudik Bali-Semarang

25 Februari 2026
Vokal kritisi kebijakan uin alauddin makassar, berujung fatal. MOJOK.CO

Pahitnya Jadi Mahasiswa Kritis di UIN Makassar: Berujung Skors, Beasiswa Dicabut, hingga Kecewakan Orang Tua yang Seorang Guru Honorer

24 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.