Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Derita Mahasiswa Jadi Pengelola Kos di Purwokerto, Penghuni Kalem-kalem tapi Pusing Kemalingan 3x Sebulan, Motor Raib

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
2 Juli 2024
A A
kos di purwokerto.MOJOK.CO

Ilustrasi kos kemalingan (Ega/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Tidak disangka, awalnya datang untuk kuliah tapi ternyata bisa jadi pengelola kos di Purwokerto. Banyak lika-liku yang dihadapi dan terkadang cukup merepotkan. Salah satunya maling yang meresahkan.

***

Meski beruntung, penghuni kosnya tidak melakukan pelanggaran-pelanggaran aturan, ternyata tantangan datang dari faktor eksternal yakni maling. Paling parah, suatu kali kos di Purwokerto yang ia kelola kemalingan tiga kali dalam sebulan.

Kos yang ia kelola berada di kawasan pinggiran Purwokerto. Tepatnya di Kembaran, Banyumas. Di wilayah itu memang ada beberapa Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Sehingga, potensi bisnis kos cukup menggiurkan.

Pengalaman unik mengelola kos berawal dari kisah Awan (25) hijrah ke Purwokerto setelah menamatkan SMA di Jogja pada 2017 silam. Ia berkuliah di sebuah PTS di sana.

Di kota yang sejuk itu, kebetulan orang tuanya telah membelikan rumah sejak beberapa tahun silam. Sebenarnya bukan untuk dirinya, melainkan untuk kakaknya yang sudah bekerja di sana. Harapannya, rumah itu bisa dipakai ketika kakaknya berkeluarga sekaligus Awan tempati selama kuliah.

Rumah di daerah Kembaran, Banyumas itu memang cukup besar. Ada empat kamar tidur di dalamnya. Secara lokasi, agak masuk gang sekitar 150 meter dari jalan raya utama.

“Nah di dalam gang ini suasananya memang agak sepi. Tetangga cuma sedikit, di sampingnya sawah dan ada kuburan,” kata Awan saat bercerita kepada Mojok Senin (1/7/2024) malam.

Tergiur potensi kos di Purwokerto

Beberapa tahun awal, Awan tinggal bersama kakaknya. Namun, tiba-tiba kakaknya pindah kerjaan ke luar kota sehingga rumah itu pun ia tinggali sendiri.

Selang beberapa waktu, bapaknya tiba-tiba muncul dengan ide menjadikan rumah itu sebagai kos. Awan awalnya kaget. Pasalnya bapaknya memang tidak terlihat sebagai orang yang punya insting bisnis.

“Tapi gara-gara ada saudara yang menceritakan potensi menarik bikin kos di Purwokerto akhirnya bapakku tergiur. Ternyata punya jiwa wirausaha juga dia,” kelakarnya.

Akhirnya, bagian belakang rumah itu pun direnovasi. Sambil menunggunya, pada 2018 perlahan mulai ada penghuni lain yang menempati kamar tersedia.

“Awalnya yang kos di tempatku cuma saudara sama teman kuliah. Dulu sewanya 350 per bulan, sudah termasuk listrik dan WiFi,” ungkapnya.

Selama masa awal rumah berubah jadi kos di Purwokerto, Awan bertanggung jawab untuk segala kebutuhan operasional. Membayar WiFi hingga mengurus segala kerusakan fasilitas yang dikeluhkan penghuni.

Iklan

Kosnya mulai ramai justru saat Awan mulai masa akhir kuliah. Renovasinya berakhir. Rumahnya sudah jadi kos dengan 11 kamar.

Baca halaman selanjutnya…

Honda BeAT hilang, lalu tiga kali beruntun kemalingan, bikin pusing!

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 2 Juli 2024 oleh

Tags: koskos di purwokertomahasiswa purwokertoPurwokerto
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

kos di jakarta.MOJOK.CO
Sehari-hari

Ngekos Bareng Sepupu yang Masih Nganggur Itu Nggak Enak: Sangat Terbebani, tapi Kalau Mengeluh Bakal Dianggap “Jahat”

3 Februari 2026
Busuknya Romantisasi ala Jogja Ancam Damainya Salatiga (Unsplash)
Pojokan

Sisi Gelap Salatiga, Kota Terbaik untuk Dihuni yang Katanya Siap Menggantikan Jogja sebagai Kota Slow Living dan Frugal Living

5 Januari 2026
Purwokerto Adalah Kota Pungli Terbaik di Indonesia MOJOK.CO
Esai

Purwokerto Layak Mendapat Penghargaan Anumerta Sebagai Kota Pungli Terbaik di Indonesia

18 September 2025
3 Keunggulan Tinggal di Kos Campur yang Jarang Disadari Banyak Orang Mojok.co
Pojokan

3 Keunggulan Tinggal di Kos Campur yang Jarang Disadari Banyak Orang

8 September 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

self reward.mojok.co

Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan

6 Februari 2026
Lawson Slamet Riyadi Solo dan Sekutu Kopi jadi tempat jeda selepas lari MOJOK.CO

Lawson Slamet Riyadi Solo dan Sekutu Kopi: Jadi Tempat Ngopi, Jeda selepas Lari, dan Ruang Berbincang Hangat

9 Februari 2026
Media pers online harusnya tidak anxiety pada AI dan algoritma. Jurnalisme tidak akan mati MOJOK.CO

Media Online Tak Seharusnya Anxiety pada AI dan Algoritma 

9 Februari 2026
bpjs kesehatan.MOJOK.CO

Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif

5 Februari 2026
Surat Wasiat dari Siswa di NTT Itu Tak Hanya Ditujukan untuk Sang Ibu, tapi Bagi Kita yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak. MOJOK.CO

Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak

7 Februari 2026
Masturbasi di KRL dan TransJakarta: Maskulinitas Kota dan Tubuh yang Terjepit di Ruang Publik MOJOK.CO

Masturbasi di KRL dan TransJakarta: Maskulinitas Kota dan Tubuh yang Terjepit di Ruang Publik

4 Februari 2026

Video Terbaru

Hutan Jawa dan Dunia yang Pernah Bertuah

Hutan Jawa dan Dunia yang Pernah Bertuah

7 Februari 2026
Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.