Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Curahan Hati Anak Guru yang Mengajar di Pelosok Desa di Wonosobo

Agung Purwandono oleh Agung Purwandono
6 Februari 2024
A A
Curhatan Hati Anak Guru yang Mengajar di Pelosok Desa di Wonosobo MOJOK.CO

Ilustrasi Curhatan Hati Anak Guru yang Mengajar di Pelosok Desa di Wonosobo. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Orang tua siswa yang melabrak guru sampai rumah

Selain persoalan teknis soal mengajar dan administratif, kerap kali ibunya dan guru-guru menghadapi persoalan lain yang kadang juga menguras energi. Terutama masalah siswa dan orang tuanya. 

“Itu belum persoalan individu murid-muridnya atau orang tuanya. Sempat ada orang tua yang sampai melabrak ke rumah karena tidak terima anaknya kejepit pintu ketika main bareng temen-temannya,” ujar Adiani.

Iklan

Sering kali orang tua siswa membebankan semua yang terjadi pada anak-anaknya adalah tanggung jawab gurunya.

Itu belum dengan stigma masyarakat terhadap keluarganya. Mungkin sudah banyak yang tahu jika gaji guru PNS di desa tidak lah besar. Sehingga ada tetangganya yang meremehkan kemampuan orang tuanya untuk menyekolahkan dirinya. 

“Jadi ada orang kaya di desa, mereka bilang apa mampu, aku yang anak guru ini bisa sekolah tinggi,” kata Adiani. 

Ketika kemudian orang tuanya bisa menyekolahkan dirinya dan kakaknya ke perguruan tinggi, tentu saja berimbas pada ekonomi keluarganya. Ibunya yang seorang guru dan ayahnya yang seorang perawat kesehatan harus lebih berhemat lagi. “Seperti itu pun masih ada suara dari tetangga, yang mempertanyakan buat apa memperjuangkan anak-anak sampai kuliah kalau malah hidup jadi sulit,” ujar Adiani.

Adiani mengungkapkan orang tuanya santai menanggapi omongan tetangga. Ibunya justru lebih mementingkan pendidikan anaknya dan tugasnya sebagai seorang guru. 

“Saya itu dulu sudah keterima PTN di Jogja, tapi kemudian sakit beberapa bulan hingga mengundurkan diri. Begitu sudah sembuh, orang tua saya tidak ingin saya nganggur, dan ingin saya tetap kuliah, meski kampus swasta di Bandung,” kata Adiani.

Alasan yang membuat seorang anak guru bangga

Adiani sering ngobrol dengan ibunya dan beberapa kali bertanya guru lain tentang kegiatan mengisi laporan administrasi kelas. Pertanyaan dasar, mengapa mereka ingin menjadi pengajar dan pendapat mereka tentang sistem pendidikan saat ini. 

“Jawaban mereka cukup membuatku tidak habis pikir dan bingung. Mereka mengatakan bahwa menjadi guru adalah panggilan hati dan mereka menjalaninya dengan senang karena mereka menjadikan hal itu sebagai hobi. Kadang permasalahan di luar sekolah sejenak terlupakan saat mereka berinteraksi dengan murid-murid di sekolah dengan bernyanyi dan belajar bersama,” kata Adiani.

Menurut Adiani, guru-guru itu harus tetap tersenyum dan mengajar anak-anak dengan sepenuh hati meskipun sebenarnya mereka pun mengalami hari yang berat, karena mereka tahu setelah kelas berakhir maka waktunya seorang guru disibukkan oleh tugas administrasi itu. 

“Namun, tak pernah aku lihat ada sedikit penyesalan di raut muka orang tuaku dan guru lain yang kutemui akan beratnya tugas profesi yang harus mereka jalani,” kata Adiani.

Hal ini cukup membuatnya sangat bangga bisa menjadi seorang anak guru. Dalam setiap doanya, ia mendoakan semua guru tetap mendapat kesehatan dan limpahan rezeki. 

Penulis: Agung Purwandono
Editor: Hammam Izzuddin

Iklan

BACA JUGA Guru TK: Gajinya Kecil Nggak Papa yang Penting Masa Depan Anak Baik

Cek berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 6 Februari 2024 oleh

Tags: anak guruguruguru di desaguru tkpilihan redaksiWonosobo
Agung Purwandono

Agung Purwandono

Jurnalis dengan pengalaman lebih dari dua dekade yang menekuni penulisan feature dan jurnalisme naratif. Punya ketertarikan pada kisah-kisah manusia yang jarang mendapat sorotan.

Artikel Terkait

Tangan-tanga pembuat apem ya qowiyyu: alasan kue tradisional khas Jatinom, Klaten, tak lekang waktu MOJOK.CO
Eksplor

Tangan-tangan Pembuat Apem Ya Qowiyyu: Alasan Kue Tradisional Jatinom Klaten Tak Lekang Waktu

4 Agustus 2026
Karnaval sound horeg getarkan Jawa Timur tiap Agustusan. Dosa jariah di balik gengsi antardesa, dalih selawatan, hingga perputaran ekonomi di bawah MOJOK.CO
Sehari-hari

Jatim Bergetar Tiap Agustusan: Dosa Jariah Sound Horeg di Balik Gengsi Antardesa hingga Selawatan Sambil Berjoget Seksi

3 Agustus 2026
Hal-hal yang bisa ditemukan di warung madura tapi tidak dimiliki di Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih MOJOK.CO
Catatan

Hal-hal yang Bisa Ditemukan di Warung Madura tapi Tidak Ada di Koperasi Desa (Kopdes), Cukup “Berlainan” jika Disandingkan

28 Juli 2026
Sekolah, Saya Hanya Ingin Kuliah, tetapi Crab Mentality di Desa Menganggap Saya Lupa Diri MOJOK.CO
Esai

Saya Hanya Ingin Kuliah, tetapi Crab Mentality di Desa Menganggap Saya Lupa Diri

23 Juli 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Nggak Perlu Lari Kalcer, Slow Jogging bikin Kita Waras Mental. MOJOK.CO

Nggak Perlu Jadi Pelari Kalcer, Slow Jogging bikin Kita Waras Mental Sambil “Niko-niko”

3 Agustus 2026
Seporsi kekalahan anak laki-laki pekerja swasta di Surabaya: merasa gagal karena kerja gaji kecil pas-pasan, tak kunjung sanggup ringankan beban orang tua di masa tua MOJOK.CO

Seporsi Kekalahan Anak Laki-laki: Kerja Ngoyo tapi Masih Begini-begini Saja, Tak Sanggup Ringankan Beban Ortu di Masa Tua

3 Agustus 2026
Penyesalan Saya Menerima Tawaran Bridesmaid dari Mantan Sahabat, Peran Paling Tak Berguna dalam Sebuah Pernikahan MOJOK.CO

Penyesalan Saya Menerima Tawaran Bridesmaid dari Mantan Sahabat, Peran Paling Tak Berguna dalam Sebuah Pernikahan

31 Juli 2026
Ruang Publik dan Hak untuk Tidak Dijadikan Konten Influencer MOJOK.CO

Ruang Publik dan Hak untuk Tidak Dijadikan Konten Influencer

3 Agustus 2026
Elang Jawa terbang bebas di Gunung Gede Pangrango, tapi masih berada dalam ancaman MOJOK.CO

Konsultasi Publik di Bandung Hasilkan Masukan Strategis Konservasi Elang Jawa 2026-2036

3 Agustus 2026
Caffino Srikandi Merdeka Cup: turnamen sepak bola putri internasional di Kudus, momentum bakat muda Indonesia unjuk kualitas MOJOK.CO

Srikandi Merdeka Cup: Turnamen Sepak Bola Putri U-16 Level Internasional di Kudus, Momentum Unjuk Kualitas untuk Tembus Timnas

3 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.