Kisah Mbah Hamid, Menyambung Hidup dari Rangkaian Bambu
Seorang pengrajin di Magelang sudah berdagang sejak usianya 15 tahun. Ia menyambung hidup berkat menjual tirai-tirai bambu.
Baca selengkapnyaDetailsSeorang pengrajin di Magelang sudah berdagang sejak usianya 15 tahun. Ia menyambung hidup berkat menjual tirai-tirai bambu.
Baca selengkapnyaDetailsPengangkatan PNS mundur sampai akhir 2025 atau awal 2026. CPNS Jogja pun merasa nelangsa karena sudah telanjur resign dari pekerjaannya.
Baca selengkapnyaDetailsGoa Safarwadi di Pamijahan, Tasikmalaya konon bisa tembus Makkah. Tulisan ini adalah kesaksian penulis yang pernah masuk ke lorongnya.
Baca selengkapnyaDetailsSeorang mahasiswa UGM memilih berdamai dengan kondisi mentalnya. Sebagai penyintas bipolar, ia harus berkali-kali memulihkan diri.
Baca selengkapnyaDetailsPerjalanan menjadi pesepakbola putri profesional di Kudus. Dari dianggap tabu dan dilarang ibu, hingga jadi kebanggaan keluarga.
Baca selengkapnyaDetailsBeberapa mahasiswa Universitas Teknologi Yogyakarta berupaya menyelamatkan aksara Jawa yang diambang kepunahan dengan Artificial Intelligence (AI).
Baca selengkapnyaDetailsPerempatan di Sriharjo, Imogiri, Bantul, bikin ribut warga Jogja. Di sini tabrakan jadi hal wajar, ditambah ada saja yang berperilaku...
Baca selengkapnyaDetailsMahasiswa miskin punya mekanisme bertahan hidupnya sendiri. Salah satunya dengan mengandalkan sukun, BonCabe, dan Roma Kelapa.
Baca selengkapnyaDetailsDi usianya yang masih belia, Azmi (25) harus pergi sendirian dari Tulungagung ke Surabaya hingga tinggal di panti asuhan dan...
Baca selengkapnyaDetails
PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta
55581
[email protected]
+62-851-6282-0147
© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.