Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Jadi Mahasiswa UIN Merasa Rendah Diri karena Kena Banyak Label Menyebalkan

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
13 Mei 2025
A A
Hal-hal menyebalkan yang melekat pada mahasiswa UIN MOJOK.CO

Ilustrasi - Hal-hal menyebalkan yang melekat pada mahasiswa UIN. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Mahasiswa UIN lulus jadi guru agama

Jika Amran kuliah Universitas Islam Negeri lantaran tidak punya pilihan lain—karena sejalur dengan pesantren—berbeda dengan Kamal (28), pemuda asal Kediri, Jawa Timur.

Kamal awalnya mengincar kampus-kampus di bawah Kemendikbudristek melalui jalur SNBP (dulu SNMPTN) dan UTBK-SNBT (dulu SBMPTN). Namun karena tidak lolos, alhasil dia memilih kampus di bawah Kemenag (Universitas Islam Negeri).

“Kuliah UIN? Itu dulu IAIN ya? Oh mau jadi guru agama.”

Kira-kira begitulah respons banyak orang sedari awal kuliah tiap Kamal mengaku kalau dia adalah mahasiswa UIN. Sampai lulus pun masih ada saja tetangganya yang nyeletuk, “Lulusan IAIN kok nggak jadi guru agama, Mas. Malah tukang foto.”

Setelah lulus, Kamal mencoba merintis bisnis wedding photography. Label mahasiswa UIN—yang identik dengan visual agamis—pun Kamal tanggalkan. Hal itu ternyata juga menjadi masalah. Karena beberapa tetangganya, entah kenapa suka nyindir: arek IAIN kok nggak kayak orang tahu agama. Mumet!

Cara pikir liberal

Situasi tersebut akhirnya memberikan label baru pada Kamal. Yakni “liberal”.

“Nggak tahu gimana mulanya, mahasiswa UIN itu sering dicap liberal. Dianggap menggampangkan agama,” kata Kamal.

Padahal, bagi Kamal sendiri, agama adalah urusan hamba dengan Tuhannya. Yang berhak menilai kualitas relijiusitas seseorang ya Tuhan. Bukan orang lain.

“Kalau seseorang melanggar hukum sosial, misalnya suka mencuri barang orang lain, silakan kalau mau berkomentar. Sepanjang nggak merugikan orang lain walaupun tampilan nggak agamis, kan salahnya di mana?”

Gara-gara PMII dan HMI

Baik Amran maupun Kamal punya pengalaman yang sama soal PMII dan HMI, organisasi ekstra kampus yang eksis di banyak UIN.

PMII dan HMI punya rivalitas tinggi dalam konteks politik elektoral kampus. Saling berebut kuasa dengan huru-hara dan konfrontatif.

Itu membuat citra mahasiswa UIN ikut jadi buruk di mata mahasiswa kampus lain. Sebab, alih-alih menciptakan ekosistem yang produktif, rivalitas antar-kedua organisasi ekstra itu justru seperti terjebak dalam kejumudan dan lebih terkesan sebagai tukang onar.

“Ini masih belum ngomongin soal realita betapa mahasiswa UIN sering kali disisihkan dari persaingan kerja. Kalah pamor dengan nama-nama besar kampus negeri umum,” tutup Kamal.

Penulis: Muchamad Aly Reza
Editor: Ahmad Effendi

Iklan

BACA JUGA: Dominasi Ormek di Unair dan UINSA Surabaya Bikin Mahasiswa Muak, Bagi-Bagi Kursi Sampai Nilep Duit Organisasi atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

 

 

 

 

 

 

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 14 Mei 2025 oleh

Tags: HMIjurusan uinmahasiswa UINPMIIuin
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Reporter Mojok.co

Artikel Terkait

Keluar dari organisasi mahasiswa ekstra kampus (ormek) PMII, dicap pengkhianat tapi lebih sukses MOJOK.CO
Kampus

Nekat Keluar PMII karena Tak Produktif: Dicap Pengkhianat-Nyaris Dihajar, Tapi Bersyukur Kini “Sukses” dan Tak Jadi Gelandangan Politik

13 Januari 2026
Ironi kuliah di Universitas Islam Negeri (UIN). Katanya kampus Islam dan diisi organisasi Islam, tapi mahasiswa-mahasiswi agamis malah dijauhi MOJOK.CO
Kampus

Ironi Kuliah UIN: Katanya Kampus Islam tapi Jadi Mahasiswa Agamis Malah Dicap Aneh, Dihakimi dan Dijauhi

22 Oktober 2025
Ilustrasi mahasiswi UIN - MOJOK.CO
Kampus

Realitas Mahasiswa dan Mahasiswi UIN, Tampak Agamis di Kampus tapi di Luar Mengerikan

13 Oktober 2025
Pamer kuliah jurusan top di kampus ternama, rendahkan mahasiswa UIN malah berujung malu sendiri jadi sarjana pengangguran MOJOK.CO
Kampus

Kuliah di Kampus Ternama Langsung Rendahkan Mahasiswa UIN Bakal Susah Cari Kerja, Berujung Malu Jadi Sarjana Pengangguran Sendiri

5 Agustus 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Derita perempuan saat naik transportasi umum di Jakarta, baik KRL maupun TransJakarta MOJOK.CO

Kengerian Perempuan saat Naik Transportasi Umum di Jakarta, Bikin Trauma tapi Tak Ada Pilihan dan Tak Dipedulikan

17 Januari 2026
Jombang itu kota serba nanggung MOJOK.CO

Jombang Kota Serba Nanggung yang Bikin Perantau Bingung: Menggoda karena Tenteram, Tapi Terlalu Seret buat Hidup

12 Januari 2026
franz kafka, pekerja urban, serangga.MOJOK.CO

Kita Semua Cuma Kecoa di Dalam KRL Ibu Kota, yang Bekerja Keras Hingga Lupa dengan Diri Kita Sebenarnya

15 Januari 2026
Bencana AI untuk Mahasiswa, UMKM, dan Pekerja Digital: Harga RAM Makin Nggak Ngotak MOJOK.CO

Bencana AI untuk Mahasiswa, UMKM, dan Pekerja Digital karena Harga RAM Makin Nggak Masuk Akal

16 Januari 2026
Penjual kue putu di Jogja. MOJOK.CO

Kegigihan Gunawan Jualan Kue Putu di Kota-kota Besar selama 51 Tahun agar Keluarga Hidup Sejahtera di Desa

14 Januari 2026
Mie ayam di Jakarta jadi saksi para pekerja berusaha tetap waras meski penuh beban hidup MOJOK.CO

Mie Ayam di Jakarta, Saksi Pekerja Berusaha Waras setelah Berkali-kali Nyaris Gila karena Kerja dan Beban dari Orang Tua

14 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.