Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Rela Dukung dan Temani Keponakan UTBK, Seorang Lelaki Kenang Pahitnya Gagal Lolos UGM Berulang Kali 28 Tahun Lalu

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
3 Mei 2024
A A
utbk ugm.MOJOK.CO

Ilustrasi kenang kegagalan masuk UGM saat temani keponakan UTBK (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Sudut-sudut UGM penuh calon mahasiswa dan pendamping peserta sepanjang pelaksanaan UTBK 2024. Di sebuah kursi depan Gedung Perpustakaan, seorang lelaki menanti keponakannya sambil kenang pahitnya gagal masuk kampus impian.

Saya tiba di area utara Grha Sabha Pramana Kamis (2/5/2024) sekitar pukul 9.30 pagi. Saat itu, para calon mahasiswa sedang berada di ruang berhadapan dengan soal-soal ujian yang terpampang di layar monitor. Sementara para pendamping, baik orang tua maupun saudara, banyak duduk di tempat-tempat teduh.

suasana pendamping utbk di ugm.MOJOK.CO
Suasana para pendamping UTBK yang menanti di sekitar Gedung Perpustakaan UGM (Hammam/Mojok.co)

Saat berkeliling di area Gedung Perpustakaan UGM, seorang lelaki tampak sedang duduk sendirian. Sesekali, ia mengecek ponselnya sambil mengedarkan pandangan ke sudut-sudut area di sekitarnya.

Saya mencoba menghampiri. Lelaki bernama Andi (47) itu mengaku berasal dari Condongcatur, Sleman. Cukup dekat sebenarnya dari UGM. Ia datang untuk mengantarkan keponakannya.

“Ya dititipi sama bapaknya dia untuk mengantar. Sebelum ke sini, saya juga sempat mengantar seleksi di UMS (Universitas Muhammadiyah Surakarta),” kata dia.

Keponakannya, berjuang keras agar bisa masuk ke Fakultas Kedokteran. Sebelum UTBK, ia memang sengaja mendaftar di kampus swasta terlebih dahulu untuk jaga-jaga.

“Daripada nanti nyari setelah UTBK, susah,” ujarnya.

Andi mengaku terkesan dengan kegigihan keponakannya itu. Sebab, beberapa waktu jelang tes ia kerap menjumpainya sedang berkutat dengan buku-buku di rumah. Hal itu mengingatkannya pada kenangan masa lalu, saat gagal masuk UGM, meski sudah berjuang.

Pernah merasakan pahitnya gagal masuk UGM

Lelaki ini, sempat lama meninggalkan Jogja. Selepas lulus kuliah pada tahun 2000, ia mengaku bekerja di perusahaan outsourcing di Jakarta selama lima belas tahun.

“Saya dulu kuliahnya di Teknik Industri UII, masuk 1996 lulus 2000,” kenangnya.

Meski akhirnya lulus cukup cepat, empat tahun di UII, sebenarnya Andi sempat punya mimpi besar untuk masuk UGM. Pada 1996 dan 1997 ia pernah mencobanya. Namun, takdir belum memberinya jalan menuju impiannya tersebut. Dulu ia ingin masuk ke dua jurusan di UGM, antara Teknik Elektro atau Teknik Sipil.

“Bahkan ya sudah masuk UII saja saya masih sempat coba lagi tes UGM kan. Jadi ya saya mengerti betul dan dukung perjuangan keponakan saya ini,” katanya.

Baca halaman selanjutnya…

Hal yang membuat UGM tetap istimewa di mata orang yang ditolak 28 tahun silam

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 3 Mei 2024 oleh

Tags: KampusMahasiswaSNBTUGMUIIUTBK
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Diancam Pihak Resto karena Telat Antar Makanan Lebih Mudah Diterima daripada Gagal Jadi Sarjana Hukum UGM MOJOK.CO
Edumojok

Perjuangan Ojol sambil Kuliah: Pernah Diancam Pihak Resto karena Telat Antar Makanan, Kini Lulus Jadi Sarjana Hukum UGM

5 Februari 2026
Asriadi Cahyadi pemilik Dcell Jogja Store, toko musik analog. MOJOK.CO
Sosok

Saat Musik Analog Bukan Lagi Barang Jadul yang Bikin Malu, tapi Pintu Menuju Kenangan Masa Lalu bagi Pemuda di Jogja

4 Februari 2026
Tak Mau Jadi Beban Orang Tua, Mahasiswa Psikologi UGM Pilih Kuliah Sambil Ngojol untuk Bayar UKT MOJOK.CO
Edumojok

Tak Mau Jadi Beban Orang Tua, Mahasiswa Psikologi UGM Pilih Kuliah Sambil Ngojol untuk Bayar UKT

2 Februari 2026
Waspada "Silent Killer", Guru Besar UGM Sebut Emboli Paru Sering Terlambat Terdeteksi.MOJOK.CO
Kesehatan

Waspada “Silent Killer”, Guru Besar UGM Sebut Emboli Paru Sering Terlambat Terdeteksi

30 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

bpjs kesehatan.MOJOK.CO

Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif

5 Februari 2026
gen z kerja merantau beban mental dan finansial.mojok.co

Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

6 Februari 2026
Masturbasi di KRL dan TransJakarta: Maskulinitas Kota dan Tubuh yang Terjepit di Ruang Publik MOJOK.CO

Masturbasi di KRL dan TransJakarta: Maskulinitas Kota dan Tubuh yang Terjepit di Ruang Publik

4 Februari 2026
self reward.mojok.co

Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan

6 Februari 2026
Salah kaprah pada orang yang kerja di Surabaya. Dikira gaji besar dan biaya hidup murah MOJOK.CO

Salah Kaprah tentang Kerja di Surabaya, “Tipuan” Gaji Tinggi dan Kenyamanan padahal Harus Tahan-tahan dengan Penderitaan

4 Februari 2026
Sarjana pegasuh anak, panti asuhan Muhammadiyah di Surabaya. MOJOK.CO

Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam

5 Februari 2026

Video Terbaru

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026
Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

31 Januari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.