Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Titik di Sekitar UMS yang Sering Bikin Gregetan dan Muntab Tak Terkira

Rakhmat Darmawan oleh Rakhmat Darmawan
14 Desember 2020
A A
Titik di Sekitar UMS yang Sering Bikin Gregetan dan Muntab Tak Terkira terminal mojok.co

Titik di Sekitar UMS yang Sering Bikin Gregetan dan Muntab Tak Terkira terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Setelah membaca tulisan Mas Dicky Setyawan yang berjudul, “Titik di UNS Solo, ISI, dan Sekitarnya yang Perlu Dihindari karena Bikin Muntab”, saya jadi senyum-senyum sendiri. Pasalnya, saya juga merasakan kemuntaban saat lewat Bangjo Ngoresan. Di persimpangan tersebut saya pernah berhenti pas lampu merah, eh, tapi di klaksonin pengendara lain. Lalu saya mengingat-ingat, apa ada ya titik di sekitar Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang bikin muntab juga? Ternyata ada banyak juga. Selama saya kuliah di sana dari 2015 sampai 2019, bahkan sampai sekarang kalau saya melewatinya, banyak titik yang cukup bikin muntab dan misuh.

Berikut titik-titik di sekitar UMS yang membutuhkan kesabaran ekstra supaya hati tetap waras.

 #1 Lampu merah di Simpang Pabelan

Pertigaan di sini sungguh ngauzubillah. Kalau dari timur, banyak mobil, truk, bus jatim yang melaju kencang dan kadang menerobos traffic light. Saya kadang kasihan sama pengendara motor terutama mbak-mbak mahasiswa UMS yang mau belok ke kanan kadang kaget kalau ada bus atau truk yang ngebut.

Dulu pas saya masih kuliah, untuk belok ke arah kanan, lampu merahnya lebih lama daripada yang untuk lurus. Untung saja sekarang lampu merahnya di-setting sama lamanya. Beberapa tahun lalu di titik ini pernah terjadi kecelakaan, seorang mahasiswa terlindas truk yang melaju kencang dari timur.

Sementara dari arah barat, yang bikin muntab adalah bus dari arah barat kadang berhenti di bagian kiri jalan depan toko dan menerobos lampu merah. Jalan aspal di bagian kiri juga hancur karena sering dipakai berhenti bus.

Untuk dari arah utara yang tepat di bawah gerbang UMS yang bikin sering geregetan, ketika hujan, di titik tersebut pasti ada genangan air yang cukup tinggi sekitar semata kaki. Padahal di bawah tempat itu ada sungainya. Sungguh, aneh sekali.

#2 Perempatan Menco Raya

Perempatan yang terletak tepat di utara Indomaret ini sering bikin orang-orang muntab. Lantaran kendaraan dari arah kampus 4 UMS, arah Jalan Mendungan, arah Menco Raya, dan arah jalan raya bertemu di persimpangan ini.

Persimpangan ini sayangnya jarang ada petugasnya, jadi terlihat semrawut sekali. Apalagi ditambah motor atau mobil yang keluar dari parkiran Indomaret, beuhh, marai tambah muntab ndes! Kalau jalan dari arah Jalan Menco atau Jalan Mendungan, di titik ini ada blindspot-nya, karena tertutup bangunan yang berdiri di sekitar situ. Jadi, kalau tidak hati-hati, ya, bisa kecelakaan.

Baca Juga:

5 Sopan Santun Orang Solo yang Membingungkan dan Disalahpahami Pendatang 

Jatuh di Rel Bengkong Purwosari Solo Bukan Kejadian Mistis, tapi Apes Aja

#3 Jalan Menco Raya

Masih menyambung dari nomor 2, jalan yang penuh kos Mbak-Mbak UMS dan warung-warung ini sering bikin kesal karena jalannya kecil sekali. Namun, jalan ini sangat tidak mungkin kalau diperlebar lagi karena banyak bangunan ruko yang sudah mepet ke jalan. Kalau ada mobil bersimpangan, salah satu harus mengalah, salah satu harus sedikit keluar jalan aspal. Selain itu, ada beberapa penjual makan berjualan di bahu jalan, bikin jalan makin sempit.

#4 Jalan depan Balai Desa Gonilan

Jalan ini tidak lebar, banyak ruko, dan dulu banyak lubangnya terutama di depan Edupark dan Hotel Kendedes. Ironis sekali, Edupark itu adalah project besar punya UMS, tapi jalan di sampingnya banyak lubangnya.

Lebih ironis lagi, di sebelah Hotel Kendedes ada bengkel spesialis Mercedes-Benz dan BMW. Masak, bengkel mobil mewah, tapi jalan di depannya jelek? Saya malah pernah bertemu sebuah Bentley di bengkel tersebut. Sangat mencolok sekali, Bentley yang simbol kemewahan, kok, di depannya ada di jalan jelek.

#5 Persimpangan depan Pom Bensin Pabelan

Persimpangan ini menurut saya adalah titik yang cukup menyeramkan. Lantaran kendaraan dari arah barat sering melaju kencang dan jalannya kalau dilihat dari timur sedikit berbelok ke arah kanan. Bagi yang mencoba menyeberang dari arah utara, tikungan tersebut adalah blindspot. Di titik ini sering terjadi kecelakaan, salah satunya anaknya ibu kost saya. Untungnya, dia lecet-lecet saja.

Jadi, titik mana yang paling sering bikin kamu muntab, Lur?

BACA JUGA Pelajaran Hidup di Kemacetan ala Driver Ojol dan tulisan Rakhmat Darmawan lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 13 Desember 2020 oleh

Tags: macetsurakartaUMS
Rakhmat Darmawan

Rakhmat Darmawan

Seorang automotive enthusiast dan kadang-kadang suka nonton anime.

ArtikelTerkait

Kemacetan di Jember Bukan karena PKL, tapi karena Mahasiswa!

Kemacetan di Jember Bukan karena PKL, tapi karena Mahasiswa!

18 November 2023
5 Jalan di Kota Kediri yang Wajib Dihindari kalau Kesabaran Kalian Setipis Tisu Mojok.co

5 Jalan di Kediri yang Dirancang untuk Melatih Kesabaran, Bukan untuk Dilewati dengan Nyaman

3 Februari 2024
Kota Malang Benar-benar Malang, Transportasi Publik Bobrok Berkat Pemkot Nggak Paham Prioritas Mojok.co

Kota Malang Benar-benar Malang, Transportasi Publik Bobrok Berkat Pemkot Nggak Paham Prioritas

13 Januari 2024
Solo Kota yang Nyaman Banget, tapi Punya 3 Pekerjaan Rumah (Unsplash)

Keruwetan yang Mengintai di Balik Revitalisasi Kota Solo

19 Juli 2023
Alas Gumitir, Jalur Favorit Mahasiswa Plat P yang Rawan Macet

Alas Gumitir, Jalur Andalan Mahasiswa Plat P yang Selalu Macet

18 Juni 2023
SCBD Bandung, Kawasan Baru yang Macetnya Nggak Manusiawi

SCBD Bandung, Kawasan Baru yang Macetnya Nggak Manusiawi

12 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Aquascape Hobi Mahal yang Bikin Saya Semangat Cari Uang Mojok.co

Aquascape Hobi Mahal yang Bikin Saya Semangat Cari Uang

28 April 2026
Sudah Selayaknya Tegal Masuk dalam 10 Besar Kota Paling Toleran, Bukan Jogja Mojok.co

Sudah Selayaknya Tegal Masuk dalam 10 Besar Kota Paling Toleran, Bukan Jogja

26 April 2026
3 Hal yang Membuat Warga Kabupaten Bandung, Iri kepada Kota Bandung Mojok.co

3 Hal yang Membuat Warga Kabupaten Bandung Iri pada Kota Bandung

27 April 2026
Orang Wonogiri Layak Dinobatkan sebagai Orang Paling Bakoh Se-Jawa Tengah Mojok.co jogja

Saya Orang Wonogiri, Kerja di Jogja. Kalau Bisa Memilih Hidup di Mana, Tanpa Pikir Panjang Saya Akan Pilih Jogja

24 April 2026
4 Ciri Angkringan yang Sudah Pasti Enak (Wikimedia Commons)

4 Ciri Angkringan yang Sudah Pasti Enak, Daya Tarik Penjual juga Nggak Kalah Penting

28 April 2026
Kotabaru Jogja, Kawasan Pemukiman Belanda yang Punya Fasilitas Lengkap, yang Sekarang Bersolek Jadi Tempat Wisata

Hidup di Kotabaru Jogja Itu Enak, Sampai Kamu Coba Menyeberang Jalan, Ruwet!

28 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Kos Dekat Kampus: Akal-akalan Mahasiswa “Malas” agar Tak Perlu Bangun Pagi dan Bisa Berangkat Mepet
  • Lulusan S2 di Jepang, Pilih Kerja sebagai Koki di Australia daripada Jadi Dosen di Indonesia karena Terlalu Senioritas
  • Basket Campus League 2026: Jadi Pembuktian Kesolidan Tim Timur dan Label Ubaya sebagai “Raja Basket Jawa Timur”
  • Menjadi Guru Honorer di Jakarta Tetap Sama Susahnya dengan di Daerah: Gajinya Cuma Seperempat UMR, Biaya Hidupnya 2 Kali Pendapatan
  • KRL adalah “Arena Perjuangan” Pekerja Jakarta: Tak Semua Orang Sanggup, Hanya Manusia Kuat yang Bisa
  • Belajar Membangun Bisnis dari Pedagang Mie Ayam Bintang, Sekilas Tampak Sederhana tapi Punya 5 Cabang di Jakarta

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.