Arsip Artikel: M. Afiqul Adib
198 ArtikelSeorang tenaga pendidik lulusan UIN Malang dan UIN Jogja. Saat ini tinggal di Lamongan. Mulai suka menulis sejak pandemi, dan entah kenapa lebih mudah menghapal kondisi suatu jalan ketimbang rute perjalanan.
Kecamatan Brondong punya jalan raya paling remuk di Lamongan, padahal setoran PAD gede, kok diperlakukan begini?
Sudah saatnya Pemkab Lamongan memberikan perhatian yang sepadan untuk Kecamatan Brondong, penyumbang PAD yang dianaktirikan.
Sebagai alumnus UIN Malang dan Jogja, saya kaget tidak menemukan “DNA UIN” di UIN Jakarta
Sebagai alumnus UIN Malang dan Jogja, saya kaget dengan mahasiswa UIN Jakarta yang karakternya jauh berbeda, tidak terasa DNA UIN-nya
Kecamatan Trowulan adalah tempat paling paripurna untuk tinggal dan menua selamanya
Di saat orang-orang sibuk menabung demi bisa pensiun di Bali atau Jogja, saya rasa mereka perlu mampir dulu ke Trowulan Mojokerto.
Logat orang Lamongan terlalu keras dan cepat di kuping orang Mojokerto
Di kuping orang Mojokerto, logat orang Lamongan terlalu keras dan cepat. Orang Mojokerto memang lebib ramah dan halus sehari-hari.
Setelah setahun lebih menikah dengan warga Mojokerto, saya sadar kota ini punya semuanya
Rasanya tak ada alasan bagi warga Mojokerto untuk tidak bangga pada tanah kelahirannya. Segalanya, ia punya.
Lamongan bisa lebih unggul dari Tuban kalau Pemkab berani benahi persoalan mendasar ini
Jika tiga hal ini dibenahi dengan niat yang jujur dan konsisten, Tuban yang harusnya cemas melihat lompatan Lamongan di masa depan.