Arsip Artikel: M. Afiqul Adib
198 ArtikelSeorang tenaga pendidik lulusan UIN Malang dan UIN Jogja. Saat ini tinggal di Lamongan. Mulai suka menulis sejak pandemi, dan entah kenapa lebih mudah menghapal kondisi suatu jalan ketimbang rute perjalanan.
Krisis Identitas wingko babat: jajanan asli Lamongan, dijajah Semarang, dicaplok Jogja
Wingko babat ini memang menyedihkan nasibnya. Asli Lamongan, tapi diakui Semarang, dan kini malah dicaplok Jogja.
Lamongan butuh dipimpin Yusril Fahriza agar makin maju dan kalcer, dan saya serius!
Lamongan terasa medioker dan gini-gini aja? Tenang, solusinya adalah Yusril Fahriza. Lho, saya serius ini.
Mohon maaf, tidak semua orang suka tahu campur Lamongan, bahkan saya sebagai warlok juga kurang cocok
Meski saya pribadi kurang cocok dan menganggap rasanya tak seenak soto, saya tetap akan menyarankan Anda untuk mencoba tahu campur Lamongan.
Pengalaman mencicipi nasi goreng kuah Bang Tommy: kuliner Kediri yang aneh, tapi enak
Nasi goreng kuah Bang Tommy Kediri, kuliner yang terdengar aneh dan secara tampilan pun tidak meyakinkan, tapi rasanya sangat enak.
Orang desa paham prioritas, nggak tergoda beli mobil murah seharga motor, lebih pilih motor mahal dan bagus karena kebutuhan
Orang desa lebih pilih punya motor yang bagus dan mahal sekalian daripada mobil tua yang murah. Motor lebih bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari.
Konflik batin dosen nggak enakan hadapi mahasiswa pemalas: diberi nilai jelek kasihan, diluluskan kok malah ngelunjak
Dosen nggak enakan alami konflik batin tiap menghadapi mahasiswa malas. Mahasiswa diberi nilai jelek kasihan, diluluskan kok malah ngelunjak,