Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Cerita Mahasiswa UIN Jogja Asal Madura yang Nekat Kuliah di Jogja Tanpa Dibiayai Orang Tua: Makan Cuma Bisa Sehari Sekali, Utang Menumpuk, tapi Kini Bisa Bangkit dan Kirim Uang buat Orang Tua

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
12 Mei 2024
A A
Cerita Mahasiswa UNESA Asal Bangkalan Madura yang Hanya Dijatah 50 Ribu per Minggu, Kehabisan Bensin di Jalan Sudah Biasa, tapi Tetap Semangat Menjalani Kuliah di Surabaya uin jogja, madura

Cerita Mahasiswa UNESA Asal Bangkalan Madura yang Hanya Dijatah 50 Ribu per Minggu, Kehabisan Bensin di Jalan Sudah Biasa, tapi Tetap Semangat Menjalani Kuliah di Surabaya

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Hidup di Jogja memang menyenangkan, tapi tanpa uang, tentu saja itu sulit. Syafiq (21), mahasiswa UIN Jogja asal Madura ini berjudi dengan hidup, lewat cara kuliah dan hidup tanpa dibiayai orang tua.

 ***

Iklan

Syafiq adalah pejuang, setidaknya itu kesan yang saya dapat setelah mendengar keputusannya untuk kuliah tanpa dibiayai orang tua dan mencoba mencukupi dirinya sendiri. Gilanya lagi, dia kuliah tanpa beasiswa.

Selama ini, kita dengar banyak cerita mahasiswa menengah ke bawah yang hidupnya mengenaskan, tapi masih dapat beasiswa. Setidaknya, kuliahnya masih aman perkara semesteran. Tapi tak berlaku untuk Syafiq. Dia tak dapat beasiswa, semua dia penuhi sendiri.

Meski UKT-nya golongan paling rendah, tapi serendah-rendahnya UKT, tetaplah berat. 400 ribu rupiah memang bukan uang yang kelewat besar, tapi tetap saja itu angka yang lumayan bikin Syafiq pusing. Mahasiswa UIN Jogja asal Madura ini tetap kesulitan mencukupinya. Tak heran jika awal-awal dia menumpuk utang.

“Sebelum kerja jarang punya duit sendiri. Gak minta kirim mas, ngutang sama temen sampe 3 jutaan.”

Tapi sebelum lanjut, kita perlu bicara kenapa Jogja.

Jogja jadi tujuan Syafiq karena dia ingin jadi penulis. Dia merasa bahwa Jogja lah yang harus ia tuju jika ingin jadi penulis. Mahasiswa Studi Agama-agama UIN Jogja ini mantap memilih Kota Istimewa meski harus mengais rezeki sendiri dan berkawan dengan dompet tanpa harga diri.

Makan susah, jajan apalagi

Kehidupan Syafiq pada masa-masa itu mengerikan. Makan susah, jajan apalagi. Tak jarang dia harus memakai cara ekstrem agar perut terisi, tanpa bikin dompet makin merasa tak punya harga diri.

Mahasiswa UIN Jogja asal Madura ini tak jarang pinjam sana-sini kalau dompet betul-betul kering. Kalau ada uang, keadaan sedikit membaik, tapi tetap saja mengenaskan.

Sebelum dia bekerja, Syafiq hanya bisa makan sehari sekali. Kadang sekali makan 10 ribuan, kadang kurang. Setelah bekerja, dia dapat fasilitas makan dari tempat dia bekerja. Beban berkurang, dan dia mensyukuri itu.

Alasan Syafiq memilih untuk kuliah di UIN Jogja dan berdikari sebenarnya klasik. Dia tak ingin lagi merepotkan orang tuanya. Dia sempat menghitung uang yang orang tuanya keluarkan selama dia sekolah. Melihat angka tersebut, dia takut dan memilih untuk berusaha sendiri meraih impiannya di Jogja.

“Di samping itu masih ada adik perempuan yang harus dibiayai ortu, Mas,” ungkapnya (11/05/2024).

Orang tua Syafiq bekerja sebagai petani tembakau. Penghasilannya tergantung berapa yang didapat saat musim panen. Penjualan terkesan besar, tapi tentu tak cukup untuk biaya hidup dan kuliah. Mengingat musim panen tiap 5-6 bulan sekali, kata Syafiq.

Iklan

“Musim kemarin dapat 12 jutaan, Mas. Dari beberapa kali penjualan. Tapi nggak hanya nanam tembakau sih, sembarang ditanam, Mas, yang penting dapat uang.”

Mengingat masih ada adik, Syafiq memilih untuk berdikari selama kuliah di UIN Jogja. Toh, dia tahu penghasilan ini tak tentu, jika dia tak mandiri, dia hanya akan menambah beban besar yang sudah pernah ia buat kepada orang tuanya.

Setelah utang menumpuk, Syafiq menemukan pekerjaan di kafe tempat biasa dia nongkrong. Jalan dari Tuhan, memang tak pernah bisa diduga.

Baca halaman selanjutnya

Kafe penyelamat

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 12 Mei 2024 oleh

Tags: JogjakuliahMadurauin jogja
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Hobi main game dan suka nulis otomotif.

Artikel Terkait

kerja, lulusan SMA di keluarga penuh sarjana.MOJOK.CO
Sehari-hari

Cerita Lulusan SMA yang Berhasil Mapan Tanpa Ijazah S1, tapi Diam-Diam Menyesalinya dan Merasa Iri pada Sarjana

21 Juli 2026
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi tuan rumah “1st Asian Gym for Life Challenge 2026” 1. MOJOK.CO
Kabar

Jogja Jadi Tuan Rumah Lomba Gym se-Asia usai Thailand Mundur, Semua Kalangan Bebas Ikut Tanpa Beban Menang-Kalah

20 Juli 2026
Milenial di Job Fair Yogyakarta 2026 cari peluang kerja di luar negeri. MOJOK.CO
Sehari-hari

Muak dengan Syarat Kerja di Indonesia: Gaji Numpang Lewat hingga Terbatas Usia, Milenial Pilih Cari Kerja ke Luar Negeri

16 Juli 2026
Menertawakan Polemik Sosial, Arie Kriting Siap Bawa "Mungkin Ada Benarnya" ke Jogja.mojok.co
Hiburan

Menertawakan Polemik Sosial, Arie Kriting Siap Bawa “Mungkin Ada Benarnya” ke Jogja

16 Juli 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pom mini warung madura kini jadi solusi di tengah antrean panjang SPBU yang tidak masuk akal MOJOK.CO

Strategi Hindari Antrean SPBU Tak Efektif Lagi, Isi Bensin di Pom Mini Warung Madura Jadi Solusi Asal Tak Pakai Logika Takaran

18 Juli 2026
Anak miskin di Yogyakarta masuk Sekolah Rakyat. MOJOK.CO

Saat Kemiskinan Memaksa Anak Lebih Dewasa sebelum Waktunya, Sekolah Rakyat Jadi Pilihan Satu-satunya

20 Juli 2026
Pemuda lulusan SMK tidak menyerah mencari kerja dengan modal ijazah SMK demi orang tua MOJOK.CO

Modal Ijazah SMK dan Pengalaman Tak Nyerah Cari Kerja demi Orang Tua, Meski Sering Terima “Penolakan” karena Fisik

21 Juli 2026
Cerita alumnus Unika, side hustle untuk temukan kebermaknaan. MOJOK.CO

Kisah Alumnus Unika Pilih Side Hustle dengan Mengubah Sampah Plastik Jadi Kerajinan agar Waras dari Kerjaan Freelance

15 Juli 2026
sarjana, ijazah s1, pekerja, gen z, kerja, PNS di desa lebih menyenangkan. MOJOK.CO

Seporsi Kekalahan Sarjana di Sleman: Susah Payah Dapat Ijazah S1, Ujung-ujungnya Kerja Setara Lulusan SMA karena Tak Punya Pilihan

20 Juli 2026
Jaga Momentum Emas di Mandalika, Mario Aji dan Veda Ega Siap Unjuk Gigi di Kandang Sendiri MOJOK.CO

Jaga Momentum Emas di Mandalika, Mario Aji dan Veda Ega Siap Unjuk Gigi di Kandang Sendiri

20 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.