Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kabar

Mengenang Tragedi Asam Sulfat Tumpah di Jalan Tol yang Merenggut Nyawa Seorang Remaja

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
11 Desember 2023
A A
Ilustrasi asam sulfat tumpah di jalan tol (Photo by novita ramadhani on Unsplash)

Ilustrasi jalan tol (Photo by novita ramadhani on Unsplash)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Asam sulfat yang sempat jadi perbincangan hangat di dunia maya ternyata pernah menyebabkan tragedi merenggut nyawa di sebuah jalan tol. Cairan ini memang sangat berisiko jika mengenai manusia.

Perbincangan soal asal sulfat mencuat karena cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, salah menyebut asam folat menjadi asam sulfat. Ia menyebutnya saat membicarakan kebutuhan nutrisi untuk ibu hamil.

Iklan

Asam folat memang baik untuk ibu hamil.  Sementara asam sulfat merupakan senyawa yang sangat korosif dan merusak.

Di pabrik-pabrik, area senyawa kimia yang berguna untuk pemrosesan bijih mineral, limbah, hingga pengilangan minyak cukup berbahaya. Pekerja perlu sangat berhati-hati saat berinteraksi dengan senyawa tersebut.

Di Michigan, Amerika Serikat, misalnya, pernah ada kasus pekerja pabrik tewas setelah jatung ke tangka berisi larutan senyawa kimia tersebut. Korban bernama Daniel Hill, itu sempat dibawa ke rumah dekontaminasi sebelum menuju ke rumah sakit. Namun, Hill akhirnya meninggal dunia.

Di Indonesia, beberapa peristiwa yang berkaitan dengan senyawa kimia itu juga pernah terjadi. Sebelum menuju ke pabrik, biasanya asam ini dikirim dengan truk tangki besar. Beberapa kali, truk pengangkut bahan berbahaya itu pernah mengalami kecelakaan sehingga menyebabkan tragedi yang cukup membahayakan nyawa.

Pada Maret 2022 lalu misalnya, sebuah truk tangka yang memuat 30 ton asam sulfat terperosok ke drainase di Jalan Cilegon Anyer, depan PT Indorama. Truk itu berangkat dari Karawang dengan tujuan PT Chandra Asri.

Meski truk tidak terguling, terjadi kepatahan rangka sehingga tangki jatuh dan tutupnya terbuka. Cairan kimia berbahaya itu pun tumpah ke jalan.

Ketika tumpahan asam sulfat merenggut nyawa remaja

Hal itu membuat aparat memasang garis polisi sepanjang 50 meter dengan lebar 10 meter di sekitar lokasi kejadian. Langkah tersebut demi mencegah dampak bahaya dari asam sulfat.

“Jadi begitu tahu ada kejadian itu, kita Polsek Ciwandan, karena kita tahu muatan bahan kimianya asam sulfat, langsung kita evaluasi pakai crane. Tadi di samping jalan itu diberikan pasir, dilokalisir. Itu masukan dari Chandra Asri yang biasa menangani zat-zat kimia itu,” kata Kapolres Cilegon AKPB SIgit Haryono pada Detik pada Senin (7/3/2022) silam.

Beruntung, tidak ada korban jiwa pada kejadian tersebut. Namun, pada 2016 kecelakaan serupa pernah berakibat hilangnya nyawa seorang remaja di jalan raya.

Pada (5/5/2015), sebuah truk tangki yang mengangkut asam sulfat bertabrakan dengan truk kontainer. Hal itu terjadi lantaran sopir truk container mengantuk sehingga menabrak kendaraan lain pada jalur yang sama di Jalan Tol Grogol arah Bandara Soekarno Hatta KM 17.

Nahasnya, kejadian itu menewaskan remaja bernama Kusmiyati (18) yang saat itu sedang berada di bawah jembatan. Kasubdit Gakkum Polda Metro Jaya saat itu, AKBP Hindarsono mengungkapkan bahwa remaja itu meninggal saat mendapat perawatan di Rumah Sakit Atmajaya.

Pakar ungkap dampak bahaya asam sulfat

Merespons tragedi tersebut, dosen Departemen Teknik Kimia Universitas Indonesia, Dewi Tristiantini mengungkapkan bahwa bahaya asam sulfat tidak hanya saat senyawa itu berbentuk cairan. Bahkan uapnya saja tergolong mematikan.

Iklan

“Asam sulfat itu asam anorganik yang bersifat sangat korosif dan merusak. Untuk yang konsentrasinya 97-98% jelas sangat berbahaya, meski yang dipasaran biasanya hanya 75%,” jelas Dewi saat itu melansir Kompas.

Dewi menjelaskan, asam yang terbuat dari sulfur yang teroksidasi ini bisa merusak semua bahan yang terpapar olehnya. Jika terkena kulit manusia sedikit saja, bisa mengakibatkan pelepuhan. Sementara jika uapnya terhirup, bisa mengakibatkan kerusakan pada saluran pencernaan.

Jika terkena cairan asam sulfat, Dewi menyarankan untuk langsung mencucinya dengan air. Jika telanjur melukai tubuh, langkah yang bisa dilakukan adalah memberikan kapur atau soda kue dalam jumlah yang banyak. Pertemuan asam sulfat dengan dua bahan itu akan menghasilkan garam dan asam lemah yang tidak berbahaya bagi permukaan tubuh.

Penulis: Hammam Izzuddin

Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Pengrawit Mengungkap Misteri Suara Gamelan Tengah Malam yang Warga dan Pendatang Dengar di Jogja

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 11 Desember 2023 oleh

Tags: asam folatasam sulfatGibran Rakabumingkimia
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Prabowo-Gibran.MOJOK.CO
Kabar

7 Alasan Mengapa Satu Tahun Masa Kepemimpinan Prabowo-Gibran Layak Diberi Nilai 3/10

20 Oktober 2025
Gibran Bilang Solo Sudah Diguyur Proyek Sebelum Dia Memimpin, Benarkah? MOJOK.CO
Kabar

Gibran Bilang Solo Sudah Diguyur Proyek Sebelum Dia Memimpin, Benarkah?

23 Desember 2023
Dimas Oky Nugroho: Pasangan AMIN Lebih Demokratis dan Terbuka Terhadap Kritik
Video

Dimas Oky Nugroho: Pasangan AMIN Lebih Demokratis dan Terbuka Terhadap Kritik

11 Desember 2023
Gibran Cawapres Prabowo Cocoknya Masuk Partai Apa
Video

Gibran Cawapres Prabowo Cocoknya Masuk Partai Apa? Hitung-Hitungan Soal Etika Politik Parpol

3 November 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Malang Santai Sayang, tapi Kritik Tak Lagi Santai MOJOK.CO

Malang Santai Sayang, tapi Kritik Tak Lagi Santai 

26 Juni 2026
Ujian keuangan di kota perantauan gara-gara masalah tidak terduga yang datang keroyokan, bikin gagal punya tabungan MOJOK.CO

Ujian Keuangan di Kota Perantauan: Bikin Mumet dan Gagal Nambah Tabungan Gara-gara Masalah yang Datang Keroyokan

24 Juni 2026
Gen Z, membaca, buku.MOJOK.CO

Gen Z di Indonesia, Generasi Paling Aktif Membaca tetapi Paling Tak “Terliterasi”

24 Juni 2026
Coach Jacksen F. Tiago: Pendekatan Psikologis di Sepak Bola Remaja Putri Harus Didahulukan Ketimbang Fisik dan Taktik.MOJOK.CO

Coach Jacksen F. Tiago: Pendekatan Psikologis Pemain Muda Putri Harus Didahulukan Ketimbang Fisik dan Taktik

28 Juni 2026
Final Essay Contest Beswan Djarum: Dorong Mahasiswa Berpikir Kritis dan Tawarkan Solusi Isu Sosial MOJOK.CO

Final Essay Contest Beswan Djarum: Dorong Mahasiswa Berpikir Kritis dan Tawarkan Solusi Isu Sosial

25 Juni 2026
Cerita awardee Beasiswa LPDP University of Edinburgh, Skotlandia, pilih pulang ke Indonesia untuk bangun bisnis brand tas kerja lokal MOJOK.CO

Pulang Kuliah dari Skotlandia Pilih Bisnis Tas Lokal di Indonesia: Buka Lapangan Kerja hingga Terlibat Pemberdayaan Perempuan

29 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.