Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Edumojok

Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
7 Februari 2026
A A
Lolos Unair lewat jalur golden ticket tanpa SNBP. MOJOK.CO

ilustrasi - perjuangan dafar Unair lewat jalur golden ticket. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Seolah dapat jackpot di acara “doa bersama”

“Sebetulnya aku hanya punya waktu 2 minggu sebelum menentukan SNMPTN (sekarang SNBP), sampai aku benar-benar mantap pilih FKG,” kata Diana. 

Mulanya, Diana memang ingin masuk Jurusan Biologi atau Perikanan. Namun, orang tuanya memberi saran untuk mengambil FKG saja. Karena masih bimbang, dia pun konsultasi ke guru BK. Bukannya diberi saran, Diana justru diajak ke suatu acara yang ia pikir hanya doa bersama. Rupanya itu adalah pameran pendidikan yang diselenggarakan oleh Unair.

“Jujur waktu itu aku nggak mempersiapkan apa-apa. Di tengah acara, MC tiba-tiba minta 10 orang siswa berprestasi maju ke depan. Siapa pun boleh maju,” ujar Diana.

“Nah, 9 anak udah maju nih, aku masih maju-mundur. Sampai akhirnya aku meyakinkan diri, ah ya udahlah, mending coba dulu daripada nggak sama sekali,” tuturnya.

Saat maju ke atas panggung, Diana sebenarnya sudah minder duluan. Ia sudah yakin bakal gagal 100 persen karena prestasinya hanya penghafal Al-Qur’an. Siapa sangka, prestasi itu membawanya ke Golden Ticket Unair.

Syarat yang harus ditempuh penerima Golden Ticket

Dalam konteks Diana, Solihin menilai prestasi dia memenuhi dari segi bobot, tingkat kejuaraan, peringkat juara, hingga linearitas dengan program studi yang dipilih. 

Namun, Solihin tak menampik jika prestasi yang tidak relevan dengan program studi tetap menjadi penilaian. Hanya saja, bobotnya tentu berbeda. 

Selain itu, kata Solihin, kredibilitas sertifikasi prestasi juga penting. Calon penerima Golden Ticket harus membuktikan bahwa capaian juaranya berasal dari penyelenggara yang kredibel.

Sebagai informasi, siswa yang ingin mendaftar Golden Ticket wajib hadir dan mengikuti Airlangga Education Expo (AEE) 2026. Untuk mendapatkan informasi selengkapnya tentang AEE 2026, peserta bisa akses melalui Eduexpo Unair.

Setelah mengirim berkas-berkas guna memenuhi syarat Golden Ticket, Diana langsung menghubungi orang tuanya serta guru-gurunya di SMA, terutama guru BK yang telah memberikan saran dan informasi soal Golden Ticket.

“Lewat Golden Ticket aku merasa bebanku jauh lebih enteng karena udah nggak kompetisi lagi buat ngerebutin SNBP,” ucapnya.

Penulis: Aisyah Amira Wakang

Editor: Muchammad Aly Reza

Iklan

BACA JUGA: Ikuti Kata Guru BK Kuliah Teknik Sipil biar Keren, Rela Abaikan Minat Hati Berujung Nyesel karena Rumit dan UKT Sengsarakan Orangtua atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 8 Februari 2026 oleh

Tags: golden ticketjalur kuliahkampus surabayaSNBPsyarat golden ticketunairuniversitas airlangga
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.

Artikel Terkait

lolos snbp, biaya kuliah ptn.MOJOK.CO
Edumojok

Senyum Palsu Anak Pertama Saat Adik Lolos PTN Impiannya, Pura-Pura Bahagia Meski Aslinya Penuh Derita dan Pusing Mikir Biaya

10 Maret 2026
Kuliah Jurusan Pendidikan Bahasa Mandarin di Unesa. MOJOK.CO
Kampus

Sulitnya Masuk Jurusan Bahasa Mandarin Unesa, Terbayar usai Lulus dan Kerja di Perusahaan Tiongkok

3 Desember 2025
Unair Surabaya.MOJOK.CO
Kampus

Unair Surabaya Memang Kampus Impian, tapi PTS Kecil di Solo yang Menghidupkan Kembali Mimpi Saya

11 Oktober 2025
Unesa selamatkan mahasiswa Surabaya yang ditolak IPB dan Unair di Jurusan Ilmu Gizi. MOJOK.CO
Kampus

Ditolak Unair 2 Kali, Unesa Selamatkan Saya Jadi Sarjana Ilmu Gizi dengan Karier yang Mentereng

1 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sarjana (lulusan S1) susah cari kerja. Sekali kerja di Sidoarjo dapat gaji kecil bahkan dapat THR cuma Rp50 ribu MOJOK.CO

Ironi Sarjana Kerja 15 Jam Perhari Selama 3 Tahun: Gaji Kerdil dan THR Cuma 50 Ribu, Tak Cukup buat Senangkan Ibu

17 Maret 2026
Kuliner khas Minang, rendang, di rumah makan Padang di Jogja rasanya berubah jadi kuliner Jawa

Nasi Padang Versi Jogja “Aneh” di Lidah, Makan Rendang Tanpa Cita Rasa Gurih dan Asin karena Dominasi Kuliner Manis Jawa

16 Maret 2026
Mahasiswa UGM hidup nomaden sambil kuliah di Jogja demi gelar sarjana

Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman

17 Maret 2026
Dosen Poltani Kupang sekaligus Ahli Peternakan dapat dana LPDP. MOJOK.CO

Getol Kuliah Peternakan Sejak Sarjana hingga S3 di Luar Negeri, Kini Bantu Para Gembala di Kupang Jadi Kaya 

18 Maret 2026
Ambisi jadi PNS di usia 25 demi hidup sejahtera. Malah menderita karena perkara gadai SK MOJOK.CO

Jadi PNS Tak Bahagia Malah Menderita, Dipaksa Keluarga Gadai SK Demi Puaskan Tetangga dan Hal-hal Tak Guna

16 Maret 2026
Nasib selalu kalah kalau adu pencapaian untuk kejar standar sukses keluarga besar. Orientasinya karier mentereng dan gaji besar, usaha dan kerja mati-matian tidak dihargai MOJOK.CO

Nasib Selalu Kalah kalau Adu Pencapaian: Malu Gini-gini Aja, Sialnya Punya Keluarga Bajingan yang Tak Bakal Apresiasi Usaha

14 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.