Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan

Cerita Pengguna Motor Honda dengan Rangka eSAF: 2 Tahun Pakai eSAF, Masih Aman, Masih Nyaman!

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
9 Juni 2024
A A
Honda BeAT: Motor Honda yang Seperti Lahir Hanya untuk Lansia MOJOK.CO rangka esaf honda motor honda

Ilustrasi Honda BeAT: Motor Honda yang Seperti Lahir Hanya untuk Lansia. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Sempat ramai, kini lumayan redup, itulah siklus kehidupan isu rangka eSAF Honda. Motor terlipat, patah jadi dua, rangka karatan, menghiasi lini masa saat itu. Tapi, meski begitu, motor Honda tetap mengudara di jalanan. Apakah para pelanggan tak peduli, atau sudah pasrah?

***

Gegeran rangka eSAF Honda dulu sempat menghiasi lini masa. Tak pelak, kemunculan isu kerusakan rangka jadi banyak concern para pengguna Honda, terutama yang beli motornya setelah 2020. Sebab, hampir semua motor Honda keluaran tahun tersebut menggunakan rangka eSAF. Padahal, rangka tersebut bermasalah.

Banyak yang menuding pihak produsen sengaja tidak memaksimalkan produksi demi profit. Lapisan coating yang harusnya ada pada esaf, justru tidak ada yang bikin rangka tersebut berkarat dan ringkih. Trust issue, menyeruak dan meninggi saat itu juga.

Tapi, berita tersebut akhirnya memudar. Meski penjualan Honda menurun di awal 2024, tapi itu tidak dipengaruhi oleh isu esaf. Isu global dan harga komoditas tinggi jadi alasan kenapa pasar motor Honda lesu, itu pun masih tidak menggeser peringkat Honda sebagai salah satu pabrikan motor paling laris.

Dilansir dari Detik, Executive Vice President Director AHM, Thomas Wijaya, pangsa pasar Honda masih ada di 76 persen per Februari 2024, ungkapnya ke media pada Selasa, 26/3/2024. Turun, tapi tidak drastis. Itu pun bukan karena rangka eSAF Honda.

Meski begitu, pengguna motor Honda lah yang merasakan langsung pengalaman rangka eSAF. Apakah isu turun ini karena mereka tak peduli, atau malah pasrah?

Tak ada masalah dengan rangka eSAF

Aldi (21), penduduk Sidoarjo, adalah pengguna Vario 160 keluaran 2022, motor dengan rangka eSAF Honda. Sebelum menggunakan Vario 160, dia pengguna Vario 125 2015, jadi dia tahu betul rasanya beda rangka biasa ke esaf. Menurut dia, ada perubahan, tapi tak yakin betul karena rangka.

“Lek dibandingkan sama motor yang sebelumnya, ada, Mas. Tarikane lebih enteng yang ini. Jadi, kalau dibuat ngebut di jalan lebih enak. Tapi, aku nggak ngerti, ya, ini pengaruh dari rangkane atau gimana. Soale dari cc-ne kan udah beda, Mas, motorku kemarin cuma 125, lha yang ini 160.”

Aldi juga mengaku kalau dia sempat mendengar berita rangka eSAF Honda yang bermasalah. dia sendiri tak ambil pusing, tak ada rasa khawatir. Tapi justru bapaknya lah yang khawatir.

“Ngikuti aku, Mas, tak kasih tau ke bapak juga. Tapi, yang paling khawatir waktu itu bapak. Kan itu lek di internet sepedane sampe jadi dua ngunu, Mas. Makanya bapak khawatir, sampe sempet hampir dijual, mau dituker tambah sama motor lain. Cuma ya aku nggak mau.”

Alasan Aldi tak mau menjual motornya karena sudah telanjur suka dan nyaman dengan Vario 160. Isu rangka eSAF honda tak mengurangi kecintaannya pada motor tersebut. Lagian, sayang juga menjual motor hanya karena isu yang belum tentu bakal dia alami.

Sudah dioptimalisasi

Ketika ditanya apakah Aldi sempat takut kalau amit-amit dia kena musibah rangka eSAF ini, dia menjawab takut juga. Tapi memilih untuk tidak menyerah pada ketakutan.

“Ya, takut, Mas. Tapi, pikirku gini, yang di internet itu paling kebetulan apes aja. Kan wajar, Mas, kalau ada beberapa barang yang cacat gitu. Tapi, pertanyaane, mosok semua produk yang dijual cacat? Nggak mungkin sekelas Honda kayak gitu.”

Iklan

“Toh, alhamdulillahnya selama tak pake nggak kejadian, Mas. Aku bukan minta, yo, tapi nyatane emang gitu.”

Tapi hal berbeda diungkapkan oleh Wawan (bukan nama sebenarnya, 32). Mantan karyawan leasing ini mewanti-wanti untuk perhatian pada unit-unit Honda yang pakai rangka eSAF.

“Ada beberapa nasabah yang komplain kalau motornya bermasalah di rangka. Aku kerap dengar gosip kalau motor yang baru turun dari truk pengangkut motor itu udah pada nggak senter (tidak simetris/lurus). Ini gosip doang, jadi nggak tahu benar apa nggak. Tapi dari awal memang aku nggak mau ambil risiko. Kalau nasabah mau ambil motor Honda, ya monggo saja. Aku sih prei.”

Rangka eSAF Honda pun masih diterapkan pada produk-produk Honda terbaru. Salah satunya, BeAT Street terbaru. Meski banyak yang meragukan, tapi Thomas Wijaya mengatakan bahwa rangka eSAF yang ada sudah dioptimalisasi dan diuji terus menerus, jadi tak perlu diragukan lagi. Untuk meminimalisir isu, Honda memberikan garansi lima tahun. Misal ada masalah, bisa datang ke jaringan bengkel, lanjut Thomas Wijaya.

Reporter: Rizky Prasetya
Editor: Hammam Izzudin

BACA JUGA Rangka eSAF Patah Itu Sudah Diperhitungkan oleh AHM, Jangan Keburu Menghujat, Tolong Berprasangka Baik Dikit

Ikuti berita dan artikel Mojok lainnya di Google News.

Terakhir diperbarui pada 12 Juni 2024 oleh

Tags: beat streetMotor Hondarangka esaf hondarangka esaf rusakvario 160
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Hobi main game dan suka nulis otomotif.

Artikel Terkait

Honda Scoopy, Bukti Perempuan Beli Motor Berdasarkan Warna Lipstik MOJOK.CO
Otomojok

Honda Scoopy Adalah Bukti Bahwa Perempuan Memilih Motor Berdasarkan Kode Warna Lipstik, Bukan Berdasarkan Kemampuan Mesin

27 Januari 2026
5 Motor Honda yang Sebaiknya Tidak Diproduksi dan Tidak Pernah Ada, Kepikiran pun Harusnya Tidak
Pojokan

5 Motor Honda yang Sebaiknya Tidak Diproduksi dan Tidak Pernah Ada, Kepikiran pun Harusnya Tidak

25 Januari 2026
Motor Honda Vario 150 2026, motor tahan banting MOJOK.CO
Catatan

Honda Vario 150 2016 Motor Tahan Banting: Beli Ngasal tapi Tak Menyesal, Tetap Gahar usai 10 Tahun Lebih Saya Hajar di Jalanan sampai Tak Tega Menjual

15 Januari 2026
Ilustrasi Honda Beat Motor Sial: Simbol Kemiskinan dan Kaum Tertindas (Shutterstock)
Pojokan

Pengalaman Saya Menyiksa Honda Beat di Perjalanan dari Jogja Menuju Solo lalu Balik Lagi Berakhir kena Instant Karma

7 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pemilik kos di Depok, Sleman, Jogja muak dengan tingkah mahasiswa asal Jakarta yang kuliah di PTN/PTS Jogja MOJOK.CO

Pemilik Kos di Jogja Muak dengan Tingkah Mahasiswa Jakarta: Tak Tahu Diri dan Ganggu Banget, Ditegur Malah Serba Salah

20 Februari 2026
Lulusan S1 UGM bikin skripsi soal perumahan rakyat di Belanda. MOJOK.CO

Skripsi tentang Perumahan Rakyat di Belanda vs Indonesia bikin Saya Lulus dari UGM dengan Predikat Cumlaude

18 Februari 2026
Klitih dan Normalisasi Kekerasan: Alarm Bahaya dari Jalanan Jogja MOJOK.CO

Klitih dan Normalisasi Kekerasan: Alarm Bahaya dari Jalanan Jogja

16 Februari 2026
Kuliah di Universitas Terbuka (UT) menjadi pilihan yang disyukuri oleh Gen Z. Meski diremehkan tapi dapatkan jawaban konkret untuk kebutuhan MOJOK.CO

Kuliah di Universitas Terbuka (UT), Meski Diremehkan tapi bikin Gen Z Bersyukur karena Beri Jawaban Konkret untuk Kebutuhan

18 Februari 2026
Orang desa ogah bayar pajak motor (perpanjang STNK) di Samsat MOJOK.CO

Orang Desa Ogah Bayar Pajak Motor (Perpanjang STNK), Lebih Rela Motor Disita daripada Uang Hasil Kerja Tak “Disetor” ke Keluarga

19 Februari 2026
Kos di Jogja

Rasanya Tinggal di Kos “Medioker” Jogja: Bayar Mahal, tapi Nggak Dapat Sinar Matahari

19 Februari 2026

Video Terbaru

Dandangan Kudus: Bukan Sekadar Ramai, Tapi Serius Kelola Sampah dan Lingkungan

Dandangan Kudus: Bukan Sekadar Ramai, Tapi Serius Kelola Sampah dan Lingkungan

16 Februari 2026
Damardjati Supadjar: Ketika Filsafat Tak Hanya Tinggal di Kampus

Damardjati Supadjar: Ketika Filsafat Tak Hanya Tinggal di Kampus

14 Februari 2026
Kiai Faizi: Cara Hidup Merasa Cukup di Dunia yang Terlalu Buru-buru

Kiai Faizi: Cara Hidup Merasa Cukup di Dunia yang Terlalu Buru-buru

10 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.