Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Catatan

Pakuwon Mall Jogja Fasilitas Masjidnya Bikin Heran Pengunjung, Bapak Nggak Marah Lagi karena Sulit Salat di Mal

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
4 Maret 2024
A A
masjid pakuwon mall jogja bikin heran pengunjung.MOJOK.CO

Ilustrasi Masjid Pakuwon Mall Jogja (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Pakuwon Mall Jogja punya masjid yang bikin banyak pengunjung keheranan. Menghadirkan pengalaman beribadah berbeda dari kebanyakan pusat perbelanjaan di Jogja.

Tempat ibadah umat muslim di Pakuwon Mall levelnya bukan lagi musala melainkan masjid. Pasalnya, di sana ada pelaksanaan salat Jumat. Bahkan, pihak marketing Pakuwon Mall Jogja, Junio, mengonfirmasi bahwa saat Ramadan ada salat tarawih berjemaah.

“Ada kak (tarawih berjemaah),” katanya saat Mojok konfirmasi Sabtu (02/03/2024) lalu.

Hal itu tentu akan mempermudah pengunjung yang ingin beribadah saat sedang belanja pada Ramadan mendatang. Belum lagi, fasilitas di masjid Pakuwon Mall Jogja memang terbilang memanjakan. Bahkan membuat betah untuk beribadah berlama-lama.

Saya pertama kali mengunjungi tempat ibadah bernama Masjid Al-Husna itu pada Agustus 2023 silam. Satu hal yang langsung membawa kesan baik adalah letak masjid tersebut yang tidak terletak di rooftop atau basement. Biasanya, di pusat perbelanjaan lain, musala ditempatkan di dua titik yang kurang strategis tersebut.

Masjid Pakuwon Mall berada di lantai satu yang berdekatan dengan sejumlah gerai pakaian ternama, pusat perbelanjaan elektronik, sampai food court. Lokasinya berdekatan dengan titik-titik pengunjung berkumpul.

Begitu memasuki lorong menuju masjid, sudah ada beberapa tempat duduk yang bisa pengunjung gunakan untuk beristirahat. Di sana tampak beberapa orang yang menunggu rekan atau kerabat yang sedang salat.

masjid pakuwon mall jogja.MOJOK.CO
Suasana dalam masjid Pakuwon Mall Jogja (Hammam/Mojok.co)

Setelah melewati lorong terdapat pintu masuk terpisah antara jemaah laki-laki dan perempuan. Sekitar pukul satu siang, tidak banyak yang sedang melangsungkan salat. Areanya lapang, baik tempat utama untuk ibadah sampai area rak untuk alas kaki.

Tempat wudu terasa nyaman dan lapang. Begitu pula ketersediaan toilet yang melimpah. Saya pun bisa langsung melangsungkan salat tanpa menunggu lama.

Pengunjung dari Jakarta mengakui kenyaman masjid Pakuwon Mall Jogja

Saat bersujud, wangi karpet menusuk indera penciuman. Kenyamanan ibadah jadi terjaga di tempat semacam ini. Usai mentas salat pun terasa betah untuk duduk berlama-lama. Meski jelas di masjid Pakuwon Mall Jogja ini ada larangan untuk tidur.

Selepas menjajal salat zuhur di Masjid Al-Husna, saya coba berbincang dengan seorang wisatawan asal Jakarta. Namanya Efendi (27), kebetulan sedang liburan ke Jogja dan menyempatkan mampir di Pakuwon Mall.

Bagi Efendi, pergi ke pusat perbelanjaan adalah salah satu caranya menghilangkan penat. Selepas berkunjung ke tiga mal besar di Jogja, ia menyimpulkan bahwa Masjid Al-Husna adalah yang terbaik. Ada mal lain yang bangunan masjidnya megah tapi lokasinya tak strategis.

“Baru dua sih nemu masjid mal yang besar dan lokasinya strategis. Satu ya Pakuwon Jogja ini sama satunya di Mega Bekasi Hypermal,” terangnya.

Indikator strategis menurutnya, letak tempat ibadah bukan di lantai basement maupun rooftop. Ia beranggapan dua tempat itu biasanya panas dan tidak nyaman untuk salat.

Iklan

Pengunjung Jogja heran, masjidnya bikin bapak nggak marah-marah lagi

Selanjutnya, saat keluar dari dalam masjid, saya berjumpa dengan pengunjung asal Kalasan, Sleman bernama Habib (18). Ia mengaku sudah dua kali merasakan ibadah di masjid Pakuwon Mall.

“Sudah dua kali kemari sejak masjid baru ini berdiri. Pertama kali emang bikin heran. ‘Wah’ banget,” ujarnya antusias.

Di mal lain, ia mengaku sering terkendala saat hendak salat. Antrean panjang terjadi di saat jam-jam ramai antara magrib dengan isya. Beruntung, di masjid ini, selain lapang, tempat wudu dan toiletnya melimpah.

“Dulu bapak sering marah-marah kalau saya nggak sempat salat pas di mal. Susah kan kadang, musala penuh,” curhatnya.

masjid pakuwon mall.MOJOK.CO
Area loker sepatu yang lapang dan nyaman (Hammam/Mojok.co)

Baru saja dibicarakan, tiba-tiba lelaki tambun yang ternyata bapak dari Habib datang menghampiri kami. Ia langsung mengenakan sepatu sambil menyimak obrolan kami.

“Enak ini tempatnya. Biasanya di tempat lain luasnya segini doang kan,” kelakar lelaki bernama Saryoto (55) ini seraya menunjuk area tempat rak sepatu yang terbilang cukup luas untuk sebuah masjid.

Masjid Al-Husna Pakuwon Mall Jogja berdiri di area seluas 1.400 meter persegi. Daya tampungnya diperkirakan mencapai 1.100 jemaah. Selain masjid, di lantai yang sama juga terdapat gereja dengan bangunan tak kalah megah.

Penulis: Hammam Izzuddin

Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Wisuda di Sleman City Hall Bikin Mahasiswa Prihatin kepada Pengunjung, Rasanya Seperti Kondangan

Ikuti berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 4 Maret 2024 oleh

Tags: jakartaJogjamalPakuwon MallPakuwon Mall Jogja
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Mohammad Zaki Ubaidillah, dari Sampang, Madura dan langkah wujudkan mimpi bulu tangkis di Daihatsu Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan Jakarta MOJOK.CO
Ragam

Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan

19 Januari 2026
Ilustrasi Mie Ayam di Jogja, Penawar Kesepian dan Siksaan Kemiskinan (Unsplash)
Pojokan

Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam

19 Januari 2026
Derita perempuan saat naik transportasi umum di Jakarta, baik KRL maupun TransJakarta MOJOK.CO
Ragam

Kengerian Perempuan saat Naik Transportasi Umum di Jakarta, Bikin Trauma tapi Tak Ada Pilihan dan Tak Dipedulikan

17 Januari 2026
alfamart 24 jam.MOJOK.CO
Ragam

Alfamart 24 Jam di Jakarta, Saksi Para Pekerja yang Menolak Tidur demi Bertahan Hidup di Ibu Kota

14 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mie ayam di Jakarta jadi saksi para pekerja berusaha tetap waras meski penuh beban hidup MOJOK.CO

Mie Ayam di Jakarta, Saksi Pekerja Berusaha Waras setelah Berkali-kali Nyaris Gila karena Kerja dan Beban dari Orang Tua

14 Januari 2026
kekerasan kepada siswa.MOJOK.CO

Adu Jotos Guru dan Siswa di SMKN 3 Tanjung Jabung Timur Akibat Buruknya Pendekatan Pedagogis, Alarm Darurat Dunia Pendidikan 

15 Januari 2026
Sisi Gelap Bisnis Es Teh Jumbo, Tak Cuan Bisnis Melayang MOJOK.CO

Dua Kisah Bisnis Cuan, Sisi Gelap Bisnis Es Teh Jumbo yang Membuat Penjualnya Menderita dan Tips Memulai Sebuah Bisnis

15 Januari 2026
Gotong royong atasi tumpukan sampah Kota Semarang MOJOK.CO

Gotong Royong, Jalan Atasi Sampah Menumpuk di Banyak Titik Kota Semarang

16 Januari 2026
InJourney salurkan bantuan pascabencana Sumatra. MOJOK.CO

Pascabencana Sumatra, InJourney Kirim 44 Relawan untuk Salurkan Bantuan Logistik, Trauma Healing, hingga Peralatan Usaha UMKM

17 Januari 2026
Momen haru saat pengukuhan Zainal Arifin Mochtar (Uceng) sebagai Guru Besar di Balai Senat UGM MOJOK.CO

Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri

16 Januari 2026

Video Terbaru

Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

18 Januari 2026
Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.