Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Catatan

Setelah Lulus Kuliah Buka Grup WA Jurusan Terasa Menyebalkan, Isinya Info Loker Nggak Jelas dan Orang Pamer Pencapaian

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
24 Mei 2025
A A
Grup WA jurusan kuliah jadi tempat pamer pencapaian MOJOK.CO

Ilustrasi - Grup WA jurusan kuliah jadi tempat pamer pencapaian. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

#2 Berisi info random hingga perang stiker lucu

Masih dalam rentang semester tersebut, grup WA jurusan seiring waktu menjadi lebih santai. Biasanya dipakai mahasiswa-mahasiswa usil: membagikan hal-hal di luar urusan kuliah.

Misalnya, foto teman saat tertidur di kelas. Bahkan foto saat tidur dengan pose terjelek di kospun bisa dibagikan di grup.

Ada juga yang suka membagikan video-video random dari Instagram. Kadang memang video yang benar-benar random, kadang video kejadian tertentu di lokasi tertentu yang dekat dengan mahasiswa.

Misalnya, kalau dalam konteks Surabaya: video Tunjungan Plaza kebakaran, video banjir di sejumlah ruas jalan, dan lain-lain.

Grup WA jurusan kuliah juga tak luput menjadi tempat untuk saling “membully” kalau ada klub tertentu yang kalah. Misalnya, jika di grup ada fans MU, maka ketika MU kalah, langsunglah jadi bahan bully-an. Begitu juga dengan klub-klub lain seperti Barca, Real Madrid, dan lain-lain. Setelahnya, grup akan menjadi medan perang stiker lucu.

#3 KKN hingga informasi horor skripsi dan wisuda

Memasuki semester 7 ke atas, suasana agak tegang terjadi di grup WA jurusan kuliah. Mulai dari persoalan KKN hingga yang paling horor adalah info-info seputar skripsi.

Apalagi, ada grup WA kuliah yang adminnya—si mahasiswa admin—suka banget bagi-bagi data progres skripisan sejurusan. Ada yang habis sempro, dikirim di grup dengan ucapan selamat. Ada yang baru kelar sidang fotonya dikirim di grup. Lebih-lebih yang wisuda.

Info itu tentu saja memberi tekanan tersendiri bagi mahasiswa yang judul saja belum punya. Ditambah, kadang kaprodi menitip pesan berisi data nama-anam mahasiswa yang tak kunjung skripsian padahal sudah menjelang semester 14.

#4 Info pernikahan, momongan, dan kematian

Pada akhirnya, ketika mayoritas penghuni grup sudah berhasil merampungkan kuliahnya, grup WA jurusan lambat-laun menjadi tak riuh lagi. Tapi bukan berarti tidak ada informasi yang masuk lagi. Karena informasi tetep datng silih berganti.

Informasi yang mengisi grup di masa-masa setelah lulus didominasi tiga hal: undangan nikah sekaligus foto pernikahan salah satu penghuni grup, ucapan selamat kala seorang penghuni grup baru saja memiliki momongan, hingga kabar kematian (bisa kematian salah satu penghuni grup atau kematian orangtua dari penghuni grup).

#5 Grup WA jurusan kuliah jadi tempat pamer pencapaian dan info loker

Dari tiga narasumber dan pengalaman saya sendiri, bertahun-tahun setelah kuliah rampung, info loker seolah menjadi pesan wajib yang harus dikirim ke grup.

Info loker apapun. Tidak melulu harus relevan dengan jurusan atau gelar sarjana. Sebab, sepertinya si pengirim tahu, gelar sarjana tak mesti bisa memudahkan mencari kerja. Si pengirim sekaligus tahu, bagi orang yang sudah kelamaan nganggur, info loker apapun bisa digasak demi pemasukan.

Salah satu narasumber malah punya kesan ganjel dan sebal pada grup WA jurusannya. Pasalnya, tidak hanya membagi info loker, tapi grupnya juga menjadi wadah untuk adu pencapaian.

Misalnya, kalau ada yang ikut tes CPNS, maka minta bantuan doa di grup. Atau kalau berhasil bekerja di perusahaan atau institusi ternama, lalu membagikan info itu di grup demi mendapat atensi.

Iklan

Kalau grup WA jurusanmu, bagaimana situasinya?

Penulis: Muchamad Aly Reza
Editor: Ahmad Effendi

BACA JUGA: Mahasiswa Semester Tua Pura-pura Wisuda padahal Belum Lulus, Demi Senangkan Orangtua Foto Bareng di Kampus atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

 

 

 

 

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 24 Mei 2025 oleh

Tags: grup wagrup wa jurusangrup wa jurusan kuliahgurp wa kuliahjurusan kuliah
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.

Artikel Terkait

Wisuda TK Rasa Resepsi Pernikahan: Hentikan Normalisasi Pungutan Jutaan Rupiah Demi Foto Toga, Padahal Anak Masih Sering Ngompol di Celana MOJOK.CO
Esai

Wisuda TK Rasa Resepsi Pernikahan: Hentikan Normalisasi Pungutan Jutaan Rupiah Demi Foto Toga, Padahal Anak Masih Sering Ngompol di Celana

9 Februari 2026
Pilih Jurusan Bahasa Korea Gara-gara Ngefans sama Oppa, Selesai Wisuda Bingung Cari Kerja
Pojokan

Pilih Jurusan Bahasa Korea Gara-gara Ngefans sama Oppa, Selesai Wisuda Bingung Cari Kerja

27 Juni 2025
kuliah jurusan sastra indonesia ugm.MOJOK.CO
Kampus

Orang Tua Bingung Anaknya Mau Kuliah Jurusan Sastra Indonesia UGM, Dukung Meski Tak Tahu Apa yang Dipelajari dan Prospek Kerjanya

22 Mei 2024
jurusan psikologi jadi jurusan kuliah gaji terendah.MOJOK.CO
Kampus

16 Jurusan Kuliah dengan Gaji Paling Kecil, Mahasiswa Jurusan Psikologi Beri Sanggahan karena Masuk Daftar

5 April 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

merantau, karet tengsin, jakarta. apartemen, kpr MOJOK.CO

Kebahagiaan Semu Gaji 5 Juta di Jakarta: Dianggap “Sultan” di Desa, Padahal Kelaparan dan Menderita di Kota

15 Maret 2026
Perantau Minang di kantin kereta api Indonesia (KAI) dalam perjalanan mudik Lebaran

Perantau Minang Gabut Mudik Bikin Tanduk Kerbau dari Selimut KAI, Tak Peduli Jadi Pusat Perhatian karena Suka “Receh”

13 Maret 2026
Ada kehangatan dan banyak pelajaran hidup di dalam kereta api (KA) ekonomi yang sulit didapatkan user KA eksekutif kalau terlalu eksklusif MOJOK.CO

Kehangatan dan Pelajaran Hidup di Kereta Api (KA) Ekonomi yang Sulit Ditemukan di KA Eksekutif

13 Maret 2026
Kerja di Jakarta, Purwokerto, KRL.MOJOK.CO

Kerja Mentereng di SCBD Jakarta tapi Tiap Hari Menangis di KRL, Kini Temukan Kedamaian Usai Resign dan Kerja Remote di Purwokerto

13 Maret 2026
Mudik Lebaran dengan travel mobil

Niat Ingin Lebih Cepat Naik Travel Malah Bikin Trauma, Sopir Tak Tahu Aturan dan Penumpang Tidak Tahu Diri

12 Maret 2026
Alasan Kita Perlu Bersama Andrie Yunus di Tengah Pejabat Korup. MOJOK.CO

ICW: Usut Tuntas Kekerasan “Brutal” terhadap Andrie Yunus, Indikator Bahaya untuk Pemberantasan Korupsi

14 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.