Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan

Mendalami Fakta di Balik Bisnis Kos di Jogja, Bisnis yang Katanya Bikin Kaya, padahal Nunggu Balik Modalnya Bisa Satu Generasi Lewat

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
4 Juni 2024
A A
Ngekos setelah menikah, ngekos di jogja, kesehatan mental.MOJOK.CO

Ilustrasi - Ngekos di Jogjangekos setelah menikah, tinggal bareng mertua, kesehatan mental pasangan baru, biaya ngekos di Jogja, ngekos, pasangan baru, kesehatan mental, pilihan redaksi (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Izin mendirikan kos di Jogja

Saya lalu bertanya, apakah bikin kos di Jogja harus ada izin dan sebagainya. Grantino mengaku tidak, setidaknya itu yang terjadi di lingkungannya tinggal. Banyak yang buka usaha kos hanya tinggal lapor ke bapaknya selaku RW, itu pun obrolan biasa. Tidak ada dokumen khusus atau surat tertentu. Mudah, murah.

“Mungkin di kampung lainnya ada, tapi kampungku tuh sudah terkenal kampung sing adem ayem dan nggak ada masalah. Zona hijau untuk marketing bank juga. Nggak banyak yang tau kampungku, tapi semua berjalan lancar. Mulane banyak mantan orang yang ngekos di daerahku, lalu menetap di daerahku, bahkan beli rumah dan tanah. Begitu.”

Saya lalu bertanya, adakah mitos kos yang berseliweran dan terbukti salah, dia menjawab, ada.

Dia pernah mendapat kabar, kalau kos cewek itu kotor dan jorok, jauh lebih kotor ketimbang kos cowok. Kamar mandinya pasti jorok dan buang sampah—utamanya pembalut—sembarangan. Padahal dari yang dialami Grantino langsung, tidak. Dia bilang itu semua tergantung manusianya. Malah kos cewek belakang kosku itu bersih terus.”

Grantino menekankan bahwa tiap kos itu kondisinya bakal berbeda sesuai penghuninya. Maka, memukul rata hanyalah sia-sia.

Setelah ngalor-ngidul bicara tentang pernak-pernik kos di Jogja, saya coba bertanya pada Grantino, apakah bisnis kos di Jogja itu akan hidup dan tetap menguntungkan?

Grantino menjawab iya, dengan tapi.

Masa depan bisnis kos di Jogja

Perkara masa depan bisnis kos di Jogja, Grantino bilang bisnis ini akan tetap cerah. Bagi Grantino, misalkan ada kos yang bangkrut sekalipun, kadang bisa jadi itu bukan bangkrut. Kosnya mungkin tak menghasilkan, dan akhirnya jadi rumah pribadi. Hal seperti itu, biasa terjadi di Jogja. Dan masuk akal juga. Jika bisnis ini gagal, setidaknya masih bisa berguna untuk pemilik kos.

Tapi Grantino mengingatkan, modal bikin kos di Jogja itu besar.

“600 juta itu cuman 3 kamar. Itu aja sudah dana minimal banget, Mas. Ya sama tanahnya, rumahnya, modal awal lah. Itu aja kalau kena gempa pasti ambruk.”

Grantino di sini juga menekankan bahwa orang-orang yang mau buka kos perlu memahami bahwa bisnis ini bukan bisnis yang bisa untung cepat. Jika buka bisnis kos sekarang, bisa jadi yang untung anaknya, atau malah cucunya. Sebab, BEP-nya tentu akan sangat lama, mengingat harga tanah di Jogja mahalnya tak masuk akal. Bisa saja kosmu rame, tapi pemasukannya tak seramai lalu lalang orangnya.

“Warisan ala-ala milenial bisa aja bentuknya kos-kosan, tak lagi tanah atau kebun isinya pohon jati, hahahah.”

Reporter: Rizky Prasetya
Editor: Hammam Izzudin

BACA JUGA Nestapa, tapi Rela: Tinggal di Kos Murah Rp125 Ribu per Bulan di Jogja

Iklan

Ikuti berita dan artikel Mojok lainnya di Google News.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 4 Juni 2024 oleh

Tags: bisnis kos-kosanharga tanah di jogjaJogjaKos di Jogja
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Hobi main game dan suka nulis otomotif.

Artikel Terkait

Bisnis coffe shop, rumah dekat kafe, jogja.MOJOK.CO
Urban

Derita Punya Rumah Dekat Tempat Nongkrong Kekinian di Jogja: Cuma Bikin Emosi dan Nggak Bisa Tidur

26 Februari 2026
5 Hal Wajar di Pati yang Ternyata Nggak Lumrah di Jogja, Bikin Syok Saat Pertama Kali Merantau Mojok.co
Pojokan

5 Hal Wajar di Pati yang Ternyata Nggak Lumrah di Jogja, Bikin Syok Saat Pertama Kali Merantau 

25 Februari 2026
Pertama kali merantau ke Jogja: kerja palugada di coffee shop dengan gaji Rp10 ribu MOJOK.CO
Urban

Pertama Kali Merantau ke Jogja: Kerja di Coffee Shop 12 Jam Gaji Rp10 Ribu Perhari, Capek tapi Tolak Pulang karena Gengsi

24 Februari 2026
Destinasi Baru Wisata Jogja: Dari Klitih hingga Perang Sarung, Harusnya Masuk Wonderful Indonesia MOJOK.CO
Esai

Destinasi Baru Wisata Jogja: Dari Klitih hingga Perang Sarung, Harusnya Masuk Wonderful Indonesia

23 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Culture shock mahasiswa Kalimantan dengan budaya guyub Jawa di Jogja

Culture Shock Mahasiswa Kalimantan di Jawa: “Dipaksa” Srawung, Berakhir Tidak Keluar Kos dan Pindah Kontrakan karena Tak Nyaman

26 Februari 2026
Kuliah online di universitas terbuka: meski tak ngampus tapi dirancang serius untuk mudahkan mahasiswa, meski diserang hacker MOJOK.CO

Kuliah Online di Universitas Terbuka (UT): Meski Tak Ngampus tapi Tak Asal-asalan, Sering Diserang Hacker tapi Tak Mempan

23 Februari 2026
Yamaha Grand Filano lebih cocok untuk jarak jauh daripada BeAT. MOJOK.CO

Di Balik Tampang Feminin Yamaha Grand Filano, Ketangkasannya Bikin Saya Kuat PP Surabaya-Sidoarjo Setiap Hari Ketimbang BeAT

26 Februari 2026
orang tua.MOJOK.CO

35 Tahun Bekerja Keras demi Anak, tapi Kesepian di Masa Tua karena Dianggap Tak Pernah Hadir untuk Keluarga

24 Februari 2026
Tes Kompetensi Akademik, TKA, Stres, orang tua.MOJOK.CO

3 Cara Sukses Hadapi TKA Tanpa Banyak Drama, Orang Tua Wajib Tahu Biar Anak Nggak Stres

25 Februari 2026
Jangan Remehkan Supra X 125, Usianya Boleh 16 Tahun, tapi Masih Kuat Diajak Mudik Bali-Semarang Mojok.co

Jangan Remehkan Supra X 125 Lawas, Usianya Boleh 16 Tahun, tapi Masih Kuat Diajak Mudik Bali-Semarang

25 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.