Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Aktual

Ramai Debat Soal Tanah Milik Prabowo yang Luasnya Sekitar 100 Kali Kota Jogja

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
7 Januari 2024
A A
Ramai Debat Soal Tanah Milik Prabowo yang Luasnya Sekitar 100 Kali Kota Jogja MOJOK.CO

Ilustrasi Ramai Debat Soal Tanah Milik Prabowo yang Luasnya Sekitar 100 Kali Kota Jogja MOJOK.CO

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Calon presiden nomor urut 1, Anies Rasyid Baswedan, menyebut Prabowo Subianto menguasai sebagian besar tanah di Indonesia. Data itu Anies sampaikan sebagai kritik atas anggaran dan tata kelola negara, yang ia rasa masih kurang efektif dalam membangun pertahanan negara.

“Rp700 triliun anggaran kementerian pertahanan tidak bisa mempertahankan itu, justru untuk membeli alat-alat alutsista yang bekas, di saat tentara kita lebih dari separuh tidak memiliki rumah dinas. Sementara menterinya, menurut Pak Jokowi punya lebih dari 320 ribu hektare tanah di Republik ini,” kata Anies dalam pernyataan visi-misinya di Debat Ketiga Capres Pemilu 2024 di Jakarta, Minggu (7/1/2023).

Capres Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) ini mengklaim, data tersebut berdasarkan pernyataan Presiden Jokowi dalam Debat Capres di Pemilu 2019 lalu.

Uniknya, di segmen berikutnya Anies merevisi angka yang ia sebut dalam visi-misinya tadi.

“Saya mengklarifikasi data yang meleset. Maaf Pak Prabowo, angkanya terlalu kecil. Bukan 320, tapi 340 ribu hektare,” kata Anies. Mendengar statement Anies, Prabowo pun memotong meski belum giliran dia berbicara.

“Itu pun salah. Itu pun salah, Mas Anies. Jangan jiplak data yang salah,” kata Prabowo memotong.

Perdebetan ini pun sontak ramai di media sosial X. Selain karena sikap Prabowo yang memotong omongan Anies, tanah seluas itu dianggap sangat berlebihan untuk kepemilikan pribadi.

Benarkah tanah milik capres 02 luasnya 340 ribu hektar?

Soal luas tanah Prabowo, sebenarnya pernah juga Presiden Jokowi ungkit–yang kini menjadi salah satu pendukungnya. Pada Debat Capres Pemilu 2019 lalu, Jokowi menyebut bahwa Prabowo memiliki tanah seluas 340 hektare di Kalimantan dan Sumatera.

“Saya tahu Pak Prabowo memiliki lahan yang sangat luas di Kalimantan Timur sebesar 220 ribu hektare, juga di Aceh Tengah 120 ribu hektare. Saya hanya ingin menyampaikan bahwa pembagian-pembagian seperti ini tidak dilakukan masa pemerintahan saya,” kata Jokowi menyindir Prabowo. 

Kala itu, Jokowi mengatakannya dalam konteks sertifikasi tanah. Presiden RI itu menegaskan kalau penguasaan tanah yang berlebihan bakal berdampak pada ketiadaanya lahan bagi generasi mendatang.

Prabowo pun tak membantah klaim tersebut. Ia malah mengiyakan data yang Jokowi sampaikan. Namun, ia menjelaskan kalau tanah itu sifatnya Hak Guna Usaha (HGU) dan negara bisa mengambil kapan saja.

“Tapi [tanah 340 ribu hektar] itu adalah HGU. Adalah milik negara. Jadi setiap saat negara bisa ambil kembali. Kalau untuk negara, saya rela mengembalikan itu semua. Tapi daripada jatuh ke orang asing, lebih baik saya yang kelola. Karena saya nasionalis dan patriot,” tutur Prabowo.

Tanah Prabowo setara 100 kali luas Kota Jogja

Luas tanah kepunyaan Prabowo pun bikin geleng-geleng. Bagaimana tidak, jika mau dikomparasi, tanah miliknya setara dengan luas 100 kali Kota Jogja.

Berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS), luas Kota Jogja adalah 32,5 km2. Untuk membandingkan luas lahan milik Prabowo dengan luas Kota Jogja, maka harus mengubah satuan luasnya terlebih dahulu menjadi kilometer persegi (km2).

Iklan

Luas 1 hektar lahan setara dengan 0,01 km2. Sehingga 340 ribu hektare lahan sama dengan 3.400 km2.

Jika 3.400 km2 dibagi dengan 32,5, hasilnya 103,03. Artinya, lahan yang Prabowo kelola setara dengan 100 kali Kota Jogja, bahkan lebih.

Atau kalau mau lebih sederhana, luas tanah milik Prabowo setara dengan luas DIY (3.185 km2). Jadi, bisa dibayangkan, kalau tanah-tanah Prabowo menjadi satu kira-kira ia bisa membentang dari bibir pantai Laut Selatan hingga ke Gunung Merapi.

Penulis: Ahmad Effendi
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Pengamat Politik: Debat Cawapres Lebih Berkualitas dari Debat Capres Pertama, Gibran Mengejutkan

Ikuti berita terbaru dari Mojok di Google News

 

Terakhir diperbarui pada 7 Januari 2024 oleh

Tags: Anies Baswdandebat capresganjar pranowoPemilu 2024prabowotanah prabowo
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO
Esai

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
kapitalisme terpimpin.MOJOK.CO
Ragam

Bahaya Laten “Kapitalisme Terpimpin” ala Prabowonomics

21 Oktober 2025
Hentikan MBG! Tiru Keputusan Sleman Pakai Duit Rakyat (Unsplash)
Pojokan

Saatnya Meniru Sleman: Mengalihkan MBG, Mengembalikan Duit Rakyat kepada Rakyat

19 September 2025
Video Prabowo Tayang di Bioskop Itu Bikin Rakyat Muak! MOJOK.CO
Aktual

Tak Asyiknya Bioskop Belakangan Ini, Ruang Hiburan Jadi Alat Personal Branding Prabowo

16 September 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jangan Remehkan Supra X 125, Usianya Boleh 16 Tahun, tapi Masih Kuat Diajak Mudik Bali-Semarang Mojok.co

Jangan Remehkan Supra X 125 Lawas, Usianya Boleh 16 Tahun, tapi Masih Kuat Diajak Mudik Bali-Semarang

25 Februari 2026
Sisi Gelap AI dan Ancaman Imperialisme Digital ala 'Big Tech' MOJOK.CO

Sisi Gelap AI dan Ancaman Imperialisme Digital ala ‘Big Tech’

25 Februari 2026
Honda Scoopy, Motor Busuk yang Bikin Konsumen Setia Kecewa (Wikimedia Commons)

Karena Cinta dan Setia, Rela Membeli 11 Motor Honda tapi Berakhir Kecewa karena Honda Scoopy Hanya Jual Tampang tapi Mesinnya Menyedihkan

25 Februari 2026
Yamaha Grand Filano lebih cocok untuk jarak jauh daripada BeAT. MOJOK.CO

Di Balik Tampang Feminin Yamaha Grand Filano, Ketangkasannya Bikin Saya Kuat PP Surabaya-Sidoarjo Setiap Hari Ketimbang BeAT

26 Februari 2026
Gen Z photobox di Tugu Jogja

Gen Z Jogja Rela Antre buat “Ibadah” Photobox di Tugu, Pilih Tahan Kantuk setelah Sahur karena FOMO

27 Februari 2026
Honda Scoopy membawa maut saat dipakai mudik Surabaya ke Lumajang. MOJOK.CO

Alasan Saya Bertahan Pakai Honda Scoopy untuk Mudik Surabaya-Lumajang, meski Tertipu dengan Tampang dan “Fitur” Biasa Saja yang Menyiksa

25 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.