Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Aktual

Pengalaman Nekat Mengundurkan Diri dari CPNS karena Gajinya Nggak Cukup Membayar Cicilan

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
6 Januari 2024
A A
keluar dari cpns, fresh graduate nggak relate.MOJOK.CO

Ilustrasi CPNS (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Ketika ada pembukaan pendaftaran CPNS, fresh graduate berbondong-bondong mendaftarkan diri. Namun, ada yang sudah lolos namun nekat keluar karena sejumlah alasan.

Baru-baru ini Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Abdullah Azwar Anas memastikan akan ada seleksi CPNS dan P3K pada 2024. Tahun ini, lowongan yang terbuka untuk fresh graduate diperkirakan mencapai 690 ribu. Jauh lebih tinggi dari tahun sebelumnya.

Profesi sebagai pegawai negeri masih jadi idaman bagi banyak kalangan. Kepastian hingga masa tua jadi salah satu alasannya.

Namun, Mojok berbincang dengan dua orang yang mengaku nekat keluar dari CPNS. Salah satunya Ogi Wicaksana (30) yang sebenarnya sudah lolos seleksi dan berkantor di salah satu instansi pemerintahan di DKI Jakarta 2021 silam.

Ogi sudah bekerja sebelum mendaftar jadi pegawai negeri. Namun, keluarganya mendesak untuk mengikuti seleksinya.

Berbekal pengalaman di bidang perhumasan, ia ikut CPNS untuk jabatan fungsional di sektor yang sama pada sebuah dinas yang menurutnya menarik untuk dimasuki.

“Akhirnya, aku mau tes seleksi. Mau coba untuk membuktikan aku bisa jadi seperti yang keluarga inginkan,” ujarnya.

Ogi mengaku dapat gaji yang tidak lebih banyak dari pekerjaan sebelumnya. Di masa awal bekerja di dinas, total gaji yang ia kantongi per bulan sekitar Rp6,6 juta.

Sementara itu, dulu ia bisa mengantongi lebih banyak. Selain gaji dari pekerjaan utama, ia punya beberapa pekerjaan sampingan. Sayangnya, saat jadi CPNS ia sulit untuk mencari pemasukan tambahan.

CPNS kerjanya nggak fleksibel.MOJOK.CO
Ilustrasi. Di pekerjaan sebelumnya, Ogi terbiasa dengan kultur yang fleksibel (Annie Spratt/Mojok.co)

Pilih keluar CPNS karena gaji tidak memadahi

Di usianya yang saat itu menjelang kepala tiga, Ogi memikirkan banyak cicilan seperti tempat tinggal dan mobil yang tidak cukup hanya dengan gaji CPNS. Ia masih punya Tabungan dari pekerjaan sebelumnya namun perkiraan hanya bertahan selama setahun.

“Kalau sudah jadi PNS, memang ya gajinya besar. Tunjangan kinerja PNS di DKI Jakarta juga bisa berkali-kali lipat UMR Jogja. Tapi itu kan perlu menunggu satu sampai dua tahun,” ujarnya sambil tertawa kepada saya yang bekerja di Jogja.

Baru tiga bulan jadi CPNS, ia mendapat tawaran pekerjaan di tempat lain yang cukup menggiurkan. Selain itu, Ogi juga mengakui kalau prosesnya ikut seleksi CPNS adalah ajang pembuktian bahwa ia menjadi seperti kebanyakan keluarganya. Meski hatinya memang tidak ada di ranah itu.

Ogi mengaku, jika saja ia mendaftar di saat fresh graduate, kemungkinan besar ia bisa meneruskan dan mampu menunggu proses pengangkatan PNS. Namun, situasi yang ia alami saat lolos seleksi sudah berbeda.

Baca selanjutnya…

Iklan

Gaji tercukupi, tapi pilih mundur karena atasan yang semena-mena

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 8 Januari 2024 oleh

Tags: ASNCpnsPegawai NegeriPNS
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

5 Esai Terpopuler Mojok 2025 (Mojok.co/Ega Fansuri)
Esai

5 Esai Terpopuler Mojok 2025: Sebuah Rekaman Zaman dan Keresahan Lintas Generasi

1 Januari 2026
S3 di Bandung, Istri PNS Makassar- Derita Jungkir Balik Rumah Tangga MOJOK.CO
Esai

Jungkir Balik Kehidupan: Bapak S3 di Bandung, Istri PNS di Makassar, Sambil Merawat Bayi 18 Bulan Memaksa Kami Hidup dalam Mode Bertahan, Bukan Berkembang

1 Desember 2025
Sisi Gelap PTN yang Bikin Dosen Menderita. MOJOK.CO
Mendalam

Sisi Gelap PTN yang Bikin Dosen Menderita, Sibuk Mengejar Akreditasi tapi Kesejahteraan Dosen Jauh Panggang dari Api

21 November 2025
Jadi dosen non PNS (honorer) di kampus swasta dapat gaji yang bikin nelangsa. Nyesel kuliah sampai S2 MOJOK.CO
Ragam

Berambisi Jadi Dosen biar Terpandang dan Gaji Sejahtera, Pas Keturutan Malah Hidup Nelangsa

18 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ngerinya jalan raya Pantura Rembang di musim hujan MOJOK.CO

Jalan Pantura Rembang di Musim Hujan adalah Petaka bagi Pengendara Motor, Keselamatan Terancam dari Banyak Sisi

12 Januari 2026
Gotong royong atasi tumpukan sampah Kota Semarang MOJOK.CO

Gotong Royong, Jalan Atasi Sampah Menumpuk di Banyak Titik Kota Semarang

16 Januari 2026
2016, Tahun Terakhir Gen Z dan Milenial Merasa Berjaya. MOJOK.CO

2016 bagi Milenial dan Gen Z adalah Tahun Kejayaan Terakhir sebelum Dihajar Realitas Hidup

17 Januari 2026
Kisah Wisudawan Terbaik ITB, Berhasil Selesaikan S2 dari Ketertarikan Menyusuri Kampung Tua di Pulau Jawa. MOJOK.CO

Kisah Wisudawan Terbaik ITB, Berhasil Selesaikan Kuliah S2 dari Ketertarikan Menyusuri Kampung Tua di Pulau Jawa

12 Januari 2026
Sewakan kos bebas ke teman sesama mahasiswa Malang yang ingin enak-enak tapi tak punya modal MOJOK.CO

Mahasiswa Malang Sewakan Kos ke Teman buat Mesum Tanpa Modal, Dibayar Sebungkus Rokok dan Jaga Citra Alim

14 Januari 2026
Mie ayam di Jakarta jadi saksi para pekerja berusaha tetap waras meski penuh beban hidup MOJOK.CO

Mie Ayam di Jakarta, Saksi Pekerja Berusaha Waras setelah Berkali-kali Nyaris Gila karena Kerja dan Beban dari Orang Tua

14 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.