Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Aktual

Kompetisi Futsal Campus League 2025: “Derby Karangmalang” Masih Milik Kampus Biru

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
10 November 2025
A A
Kompetisi Futsal Campus League 2025: “Derby Karangmalang” (futsal UGM vs UNY) Masih Milik Kampus Biru MOJOK.CO

Ilustrasi - Kompetisi Futsal Campus League 2025: “Derby Karangmalang” (futsal UGM vs UNY) Masih Milik Kampus Biru. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Pertandingan bertajuk “Derby Karangmalang” antara tim futsal putri Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melawan Universitas Gadjah Mada (UGM) menjadi salah satu laga paling dinanti di ajang Campus League 2025 by Polytron.

Digelar di GOR Universitas Islam Indonesia (UII), Senin (10/11/2025), duel dua kampus bertetangga itu berakhir dengan kemenangan 2-0 untuk UNY.

Hasil tersebut memastikan tim berjulukan Kampus Biru itu keluar sebagai juara grup kategori putri, dengan torehan sempurna: empat kemenangan dari empat laga. Sementara UGM harus puas di posisi kedua, mengantongi tujuh poin dari dua kemenangan, satu seri, dan satu kekalahan.

Screamer yang menjadi pembeda di babak pertama

Sejak peluit pertama berbunyi, pertandingan berlangsung ketat. Meski sama-sama berasal dari kawasan Karangmalang, dua tim tampil dengan karakter yang kontras. 

UNY tampil dominan melalui penguasaan bola dan umpan-umpan pendek cepat. Sementara UGM memilih bermain sabar dengan menunggu momen untuk melancarkan serangan balik.

uny, ugm.MOJOK.CO
Dalam laga babak pertama, UNY tampil lebih dominan. (dok. Campus League)

Statistik babak pertama menggambarkan dominasi UNY: 80 persen penguasaan bola menjadi milik mereka. Namun, rapatnya pertahanan UGM membuat peluang-peluang UNY kerap kandas di kaki para bek lawan.

Di bawah mistar, kiper UGM, Aina Nur Lutfia Ernanda, tampil sigap menahan beberapa peluang emas lawan. Apalagi Nanda, sapaan akrabnya, juga punya statistik sempurna sebelum derby: belum pernah kebobolan.

Barulah di penghujung babak pertama kebuntuan pecah. Sepakan jarak jauh Septiana Wahyu Izzati dari sisi kanan, nyaris setengah lapangan, berhasil menembus gawang Nanda.

Gol screamer itu tak cuma spektakuler, tapi juga spesial karena merupakan kali pertama UGM kebobolan sepanjang turnamen.

futsal uny.MOJOK.CO
Selebrasi tim UNY saat merayakan gol Septiana. (dok. Campus League)

Skor 1-0 untuk UNY bertahan hingga turun minum.

Main lebih sabar, amankan poin

Memasuki babak kedua, dinamika permainan berubah. UGM yang tertinggal tampil lebih agresif. Pelatih menurunkan pemain bertipikal menyerang, termasuk sang El Capitano, Hulda Lidia Soruwe, sejak menit pertama babak kedua.

Tekanan demi tekanan dilancarkan, membuat kiper UNY beberapa kali harus jatuh bangun mengamankan bola.

Namun, UNY tetap tampil tenang. Mengandalkan transisi cepat, mereka justru memanfaatkan celah di lini pertahanan UGM.

Di pertengahan babak kedua, Septiana kembali jadi aktor penting. Umpan silangnya dari sisi kanan disambut tap-in mudah oleh kapten tim, Rinjani Manurung, yang memperlebar keunggulan menjadi 2-0.

Iklan
futsal UNY.MOJOK.CO
Pemain futsal UNY melakukan selebrasi bersama Rinjani seusai mencetak gol. (dok. Campus League)

Gol kedua membuat permainan berjalan lebih terbuka. UGM terus berupaya mengejar ketertinggalan, sementara UNY memilih bermain aman dengan menjaga tempo dan menutup ruang. Sayangnya, hingga peluit panjang dibunyikan, skor tak berubah, 2-0 untuk kemenangan UNY.

Kemenangan itu tak hanya mengamankan posisi puncak bagi UNY, tetapi juga memberi keuntungan besar di fase gugur. Sebagai juara grup, mereka akan berhadapan dengan Universitas Tidar–tim peringkat empat dari grup lain.

Sebaliknya, UGM yang finis di posisi kedua bakal menghadapi laga berat kontra Universitas Negeri Malang, penghuni peringkat tiga.

Dengan hasil itu, Derby Karangmalang kembali membuktikan bahwa rivalitas dua kampus besar Jogja itu tak sekadar soal kedekatan wilayah. Di lapangan futsal, dominasi dan gengsi jadi taruhan utama, dan kali ini, Kampus Biru dari Karangmalang-lah yang keluar sebagai pemenang.

Sebelumnya, dalam wawancara bersama Mojok, kapten tim UGM, Hulda mengatakan bahwa salah satu ambisi pribadinya adalah “mengalahkan UNY”. Sayangnya, dalam kesempatan pertamanya di turnamen ini, misinya belum berhasil.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Campus League (@campusleague.id)

Klasemen akhir dan jadwal semifinal 

Berikut ini klasemen akhir babak penyisihan grup putri turnamen Campus League 2025 by Polytron dan jadwal semifinal.

Klasemen akhir babak penyisihan grup putri:

  1. Univesitas Negeri Yogyakarta 12 poin
  2. Universitas Gadjah Mada 7 poin
  3. Universitas Negeri Malang 7 poin
  4. Universitas Tidar Magelang 3 poin
  5. UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung 0 poin

Jadwal semifinal putri, Selasa (11/11/2025):

  • Univesitas Negeri Yogyakarta vs Universitas Tidar Magelang
  • Universitas Gadjah Mada vs Universitas Negeri Malang

Penulis: Ahmad Effendi

Editor: Muchamad Aly Reza

BACA JUGA: Kekuatan dari Ban Kapten Cadangan Tim Futsal UIN Jogja, Kalem di Belakang Ganas di Depan atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Terakhir diperbarui pada 12 November 2025 oleh

Tags: campus leaguederby karangmalangfutsalfutsal ugmfutsal unyUGMuny
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Mahasiswa UGM hidup nomaden sambil kuliah di Jogja demi gelar sarjana
Edumojok

Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman

17 Maret 2026
Rif'an lulus sarjana UGM dengan beasiswa. MOJOK.CO
Edumojok

Alumnus Beasiswa UGM Kerap Minum Air Mentah Saat Kuliah, hingga Utang Puluhan Juta ke Kyai untuk Lanjut S3 di Belanda

15 Maret 2026
Anselmus Way, lulusan FISIPOL Universitas Gadjah Mada (UGM) pilih usaha keripik singkong hingga ayam geprek, tapi sukses MOJOK.CO
Edumojok

Lulusan FISIPOL UGM Jualan Keripik dan Ayam Geprek, Tapi Jadi Penopang Ekonomi Keluarga usai Nyaris Putus Asa

7 Maret 2026
Anak Akuntansi UGM burnout. MOJOK.CO
Edumojok

Anak dari Pulau Bangka Bela-belain Kuliah di UGM Sampai Jadi Wisudawan Terbaik, bikin Orang Tua Bangga dengan Gelar Sarjana Akuntansi

6 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Anak pulang ke rumah dari perantauan ditunggu, tapi justru sakiti dan beri duka karena sepelekan masakan ibu MOJOK.CO

Anak Pulang Justru Lukai Hati Ibu: Pilih Makan di Luar dan Sepelekan Masakan Ibu karena Lidah Sok Kota-Banyak Gaya

11 Maret 2026
penyiraman air keras.MOJOK.CO

Negara Harus Usut Tuntas Dalang Penyiraman Air Keras ke Aktivis HAM, Jangan Langgengkan Impunitas

16 Maret 2026
Orang Jawa desa pertama kali coba menu aneh (gulai tunjang) di warung makan nasi padang (naspad). Lidah menjerit dan langsung merasa goblok MOJOK.CO

Orang Jawa Desa Nyoba “Menu Aneh” Warung Nasi Padang, Lidah Menjerit dan Langsung Merasa Goblok Seketika

15 Maret 2026
Hidup mati pekerja Jakarta harus tetap masuk, menerjang arus dari Bekasi

Nasib Suram Pekerja Jakarta Rumah di Bekasi, Dituntut Bekerja dan Pulang ke Rumah sampai Nyaris “Mati” karena Tumbang Mental dan Fisik

17 Maret 2026
Ilustrasi - Anak pertama dicap gagal.MOJOK.CO

Rela Hidup Miskin di Desa demi “Kebahagiaan” Adik-Adiknya di Kota, tapi Malah Dicap Pemalas dan Beban Keluarga

11 Maret 2026
Rasa Sanga (7): Membaca Ajaran Sunan Kudus dari Sebungkus Garang Asem yang Pedas, Kecut, dan Segar.MOJOK.CO

Rasa Sanga (7): Membaca Ajaran Sunan Kudus dari Sebungkus Garang Asem yang Pedas, Kecut, dan Segar

16 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.