Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kotak Suara

Wakil Ketua MPR RI: Kekerasan Terhadap Perempuan di Ruang Politik Harus Dihentikan

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
7 Desember 2022
A A
Korban KBG, kekerasan terhadap perempuan mojok.co

Ilustrasi perempuan (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Represi dan kekerasan terhadap perempuan di ruang politik masih jamak terjadi. Maka dari itu, segala upaya untuk menghentikannya harus segera dilakukan.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, yang menyebut bahwa berbagai upaya tersebut harus konsisten dilakukan oleh semua pihak, demi mewujudkan kesetaraan di ruang publik.

“Dukungan penuh harus diberikan terhadap berbagai upaya penghapusan kekerasan terhadap perempuan, termasuk di bidang politik,” kata Lestari, di depan para anggota parlemen yang tergabung dalam Kaukus Perempuan Parlemen Republik Indonesia (KPP RI), dikutip dari laman resmi mpr.go.id, Selasa (6/12/2022).

KPP RI sendiri pada pekan lalu melakukan kampanye 16 hari anti-kekerasan terhadap perempuan. Kampanye ini dilakukan dalam rangka memperingati hari anti-kekerasan terhadap perempuan yang jatuh pada 25 November lalu.

Dalam kesempatan ini, Lestari mengakui bahwa representasi perempuan dalam bidang politik masih jauh dari harapan. Di Indonesia, kata dia, perempuan yang terjun ke dalam dunia politik masih terbelenggu dengan latar belakang, budaya patriarki, dan perbedaan gender yang kerap berujung tindak kekerasan dan diskriminasi.

“Persoalan ini memang sudah ada upaya untuk perbaikan,” kata Lestari.

“Namun, perjuangan menolak segala bentuk kekerasan terhadap perempuan di ruang politik harus konsisten dilakukan demi mewujudkan ruang politik yang aman dan ramah serta tidak diskriminatif,” lanjutnya.

Rerie, sapaan akrabnya, juga mendukung komitmen para legislator perempuan untuk melawan kekerasan terhadap perempuan dalam penyelenggaraan pemilu. Ia pun mendorong partisipasi perempuan dan akses yang setara di dalam posisi kepemimpinan politik dan pengambilan keputusan.

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem ini juga mengecam setiap tindakan atau ancaman kekerasan berbasis gender yang merepresi hak-hak politik perempuan. Khususnya, segala bentuk tindakan kekerasan di ranah daring atau luring pada saat pemilu dan pilkada. Ia pun mengajak para perempuan, seluruh masyarakat, dan lembaga politik untuk membangkitkan kepedulian bersama.

Menurutnya, peningkatan dan penguatan pemahaman masyarakat terhadap kesetaraan hak antara laki-laki dan perempuan, serta berbagai bentuk kekerasan kepada perempuan, merupakan langkah krusial yang harus segera dilakukan.

“Itu upaya penuntasan persoalan kekerasan terhadap perempuan di tanah air,” tutupnya.

Penulis: Ahmad Effendi
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Kursi Perempuan di DPR Alami Peningkatan di Pemilu 2019, Bagaimana Sebarannya?

Terakhir diperbarui pada 7 Desember 2022 oleh

Tags: kekerasan terhadap perempuanPemilu 2024perempuanrepresentasi perempuan
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Tempat kerja, Standard Good Looking dan Berpenampilan Menarik yang Diskriminatif dan Merugikan Pekerja Perempuan
Urban

Standard Good Looking dan Berpenampilan Menarik yang Diskriminatif dan Merugikan Pekerja Perempuan

3 Juni 2026
pekerja perempuan.MOJOK.CO
Kabar

Dilema Pekerja Perempuan: Upah Murah “Dilegalkan”, Sementara Biaya Daycare Tak Terjangkau

1 Mei 2026
Setelah Little Aresha, Mengapa Orang Tua Tetap Harus Percaya pada Daycare? MOJOK.CO
Esai

Setelah Little Aresha, Mengapa Orang Tua Tetap Harus Percaya pada Daycare?

29 April 2026
Jangan Mau Jadi Trophy Wife, Itu Cara Halus Menjinakkan Perempuan MOJOK.CO
Esai

Jangan Mau Jadi Trophy Wife, Itu Cara Halus Menjinakkan Perempuan 

13 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Curhat dan ziarah di makam ibu, tempat terbaik pulang tanpa penghakiman MOJOK.CO

Curhat di Makam Ibu Dianggap Lebay dan Sia-sia, Tapi Jadi Tempat Pulang Terbaik yang Penuh Makna dan Rasa Lega

5 Juni 2026
Proyek pengelolaan sampah menjadi listrik (PSEL) Semarang Raya dilirik dunia MOJOK.CO

Proyek Sampah Jadi Listrik (PSEL) Semarang Raya Dilirik Dunia, Jadi Solusi Masa Depan Kota

5 Juni 2026
Lima daerah di Jawa Tengah jadi pilot project BPOM Pusat untuk produk jamu aman demi menjaga citra obat tanaman herbal warisan UNESCO MOJOK.CO

Merawat Citra Jamu di Jateng sebagai Warisan Sehat dan Aman, Campuran Bahan Kimia Bisa Merusaknya

9 Juni 2026
pabrik semen, pracimantoro, wonogiri.MOJOK.CO

Babak Baru Perlawanan Warga Wonogiri Tolak Pabrik Semen di Pracimantoro, Bawa Ancaman Karst Gunungsewu ke Markas UNESCO

9 Juni 2026
Peluncuran program pendidikan koperasi (perkoperasian) untuk sekolah-sekolah yang dipelopori Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) MOJOK.CO

Jawa Tengah Bikin Pendidikan Koperasi di Sekolah: Bekal Kewirausahaan dan Alternatif Lapangan Kerja untuk Gen Z-Gen Alpha

5 Juni 2026
Mengajar di Wamena: Dari Perang Suku hingga Jalan Kaki 7 Hari demi Menjadi Sarjana

Mengajar di Wamena: Dari Perang Suku hingga Jalan Kaki 7 Hari demi Menjadi Sarjana

10 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.