Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kotak Suara

Menteri yang Maju Capres Cukup Kantongi Izin Presiden, Tidak Perlu Mundur

Kenia Intan oleh Kenia Intan
10 September 2023
A A
Menteri Maju Capres Cukup Kantongi Izin Presiden MOJOK.CO

Menteri Maju Capres Cukup Kantongi Izin Presiden MOJOK.CO

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Menteri yang maju sebagai capres dan cawapres di Pemilu 2024 tidak perlu mengundurkan diri. Draf PKPU menjelaskan, menteri yang ingin maju sebagai capres atau cawapres cukup mengantongi izin presiden untuk cuti atau nonaktif. 

Semakin dekat dengan pesta demokrasi, sejumlah nama bakal calon presiden dan wakil presiden bermunculan. Saat ini sudah ada tiga nama bakal capres, yakni Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo. Sementara nama bakal cawapres yang muncul baru Muhaimin Iskandar (Cak Imin). Ia maju mendampingi Prabowo Subianto. 

Selain sosok-sosok itu, sebenarnya ada beberapa nama yang masuk radar bakal capres dan cawapres. Sebut saja, Erick Thohir, Ridwan Kamil, Sandiaga Uno, Yenny Wahid, Khofifah Indar Parawansa dan masih banyak lagi. 

Nama-nama di atas saat ini masih mengemban posisi sebagai pejabat publik. Sebut saja, Prabowo Subianto yang masih menjadi Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Erick Thohir sebagai Menteri BUMN, dan Sandiaga Uno sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia (Menparekraf). 

Lantas, bagaimana kalau sosok-sosok menteri itu nyapres di Pemilu 2024? Apakah mereka perlu mengundurkan diri dari jabatannya sekarang? 

Menteri yang maju capres dan cawapres perlu izin presiden

Pasal 15 draf PKPU tentang Pencalonan Peserta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden menjelaskan, pejabat negara yang dicalonkankan oleh parpol peserta pemilu atau gabungan parpol peserta pemilu sebagai capres atau cawapres harus mengundurkan diri dari jabatannya

Akan tetapi, hak itu dikecualikan untuk beberapa pejabat negera, salah satunya menteri dan pejabat setingkat menteri. Mereka tidak perlu mengundurkan diri dari jabatannya dan cukup mengantongi izin presiden untuk cuti atau nonaktif. Komisioner KPU Idham Holik menjelaskan, menteri atau pejabat setingkat menteri adalah pembantu presiden. Oleh karena itu, pemerintahlah yang mengatur mekanismenya.

Pengecualian juga berlaku untuk pejabat negara lain seperti presiden, wakil presiden, pimpinan dan anggota majelis permusyawaratan rakyat, pimpinan dan anggota DPR, pimpinan dan anggota dewan perwakilan daerah, gubernur, wakil gubernur, bupati, wakil bupati, walikota, dan wakil walikota.

Cuti yang dimaksud terhitung sejak yang bersangkutan ditetapkan sebagai capres dan cawapres hingga tahapan Pemilu presiden dan wakil presiden selesai. Untuk mekanisme perizinan, mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan. Sedikit gambaran, jadwal penetapan pasangan capres dan cawapres adalah 13 November 2023. Tahapan pemilu presiden dan cawapres akan selesai pada saat capres dan cawapres terpilih mengucapkan janji. Ini dijadwalkan pada 20 Oktober 2024. 

Sementara itu, ada beberapa jabatan yang harus mengundurkan diri terlebih dahulu sebelum maju sebagai capres atau cawapres. Mereka adalah  prajurit TNI, anggota Polri, pegawai negeri sipil, dan karyawan atau pejabat badan usaha milik negara, badan usaha milik daerah, atau badan usaha milik desa.

Penulis: Kenia Intan
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Pakar Politik UGM: Angkat Relawan Jadi Menteri, Siasat Jokowi Buat Tetap Jadi ‘King Maker’
Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 10 September 2023 oleh

Tags: CaprescawapresMenteriPemilu 2024
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Rasanya Satu Kelompok KKN dengan Anak Caleg, KKN Undip.MOJOK.CO
Kampus

Rasanya Satu Kelompok KKN dengan Anak Caleg, Semua Urusan Jadi Mudah Meski Suasana Bikin Tak Betah

14 Juli 2024
Komeng: Olok-Olok Rakyat Biasa untuk Menertawakan Politik MOJOK.CO
Esai

Komeng Adalah Bentuk Olok-Olok Paling Menohok yang Mewakili Lapisan Masyarakat Biasa untuk Menertawakan Politik

19 Februari 2024
bayi prabowo gibran di sumatera selatan.MOJOK.CO
Ragam

Kisah Bidan yang Membantu Persalinan Bayi Bernama Prabowo Gibran di Sumatera Selatan

16 Februari 2024
Mahasiswa Jogja Nyoblos di Perantauan Demi Mencegah Penculik Jadi Presiden.mojok.co
Kampus

Mahasiswa Jogja Rela Nyoblos di Perantauan Demi Mencegah Penculik Jadi Presiden

14 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

lulusan LPDP, susah cari kerja.MOJOK.CO

Curhatan Alumni LPDP yang Merasa “Downgrade” Ketika Balik ke Indonesia, Susah Cari Kerja Hingga Banting Setir demi Bertahan Hidup

23 Februari 2026
Pemilik kos di Depok, Sleman, Jogja muak dengan tingkah mahasiswa asal Jakarta yang kuliah di PTN/PTS Jogja MOJOK.CO

Pemilik Kos di Jogja Muak dengan Tingkah Mahasiswa Jakarta: Tak Tahu Diri dan Ganggu Banget, Ditegur Malah Serba Salah

20 Februari 2026
Culture shock mahasiswa Kalimantan dengan budaya guyub Jawa di Jogja

Culture Shock Mahasiswa Kalimantan di Jawa: “Dipaksa” Srawung, Berakhir Tidak Keluar Kos dan Pindah Kontrakan karena Tak Nyaman

26 Februari 2026
Vokal kritisi kebijakan uin alauddin makassar, berujung fatal. MOJOK.CO

Pahitnya Jadi Mahasiswa Kritis di UIN Makassar: Berujung Skors, Beasiswa Dicabut, hingga Kecewakan Orang Tua yang Seorang Guru Honorer

24 Februari 2026
Upaya 1 tahun Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang kerja untuk warga, apa hasilnya? MOJOK.CO

Upaya 1 Tahun Pemkot Semarang Bekerja untuk Warga di Tengah Ragam Tantangan dan Keterbatasan, Apa Hasilnya?

23 Februari 2026
Ijazah S1 jurusan Sastra Indonesia dari PTN terbaik di Jawa Timur alami penolakan 150 lamaran kerja. Buat pekerjaan freelance aja tidak bisa hingga jadi beban keluarga MOJOK.CO

Sarjana Sastra Indonesia PTN Terbaik Jadi Beban Keluarga: 150 Kali Ditolak Kerja, Ijazah buat Lamar Freelance pun Tak Bisa

21 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.