Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kotak Suara

Permohonan ICW Sudah Terkabul, tapi Puluhan Mantan Koruptor Masih Bisa Nyaleg

Kenia Intan oleh Kenia Intan
14 Oktober 2023
A A
Mantan Koruptor Banyak yang Maju Caleg Pemilu 2024 MOJOK.CO

Mantan Koruptor Banyak yang Maju Caleg Pemilu 2024 (Ilustrasi Mojok)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Mahkamah Agung (MA) mengabulkan uji materi terkait pasal-pasal yang memudahkan mantan koruptor maju sebagai calon anggota legislatif. Beberapa nama mantan koruptor terancam gagal maju menjadi caleg, tapi masih banyak pula nama yang bisa bertahan. Catat nama-namanya!

Apabila mengacu pada pemilu sebelumnya, mantan koruptor baru bisa mengajukan diri sebagai caleg setelah melewati masa 5 tahun usai penjara. Itu tertulis dalam Undang-undang 7/2017 tentang Pemilihan Umum (UU Pemilu). Namun kini, kehadiran PKPU 10/2023 memungkinkan mantan koruptor tidak melalui masa jeda itu. 

Indonesia Corruption Watch (ICW) menilai, PKPU 10/2023, tepatnya Pasal 11 Ayat (2) dan Pasal 18 Ayat (2) seolah-olah memberikan karpet merah bagi mantan koruptor untuk maju menjadi caleg. Oleh karena itu, bersama Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), dan dua eks pimpinan KPK yakni Saut Situmorang dan Abraham Samad mengajukan permohonan uji materi. 

MA pun mengabulkan uji materi itu, Senin (2/10/2023). MA kemudian memerintahkan KPU mencabut dua pasal itu.

“Memerintahkan kepada Termohon (KPU) untuk mencabut Pasal 11 ayat (6) Peraturan KPU Nomor 10 Tahun 2023 tentang pencalonan anggota DPR, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota dan Pasal 18 ayat (2) Peraturan KPU Nomor 11 Tahun 2023″ seperti dikutip  dari keterangan resmi MA.

Putusan MA mengungkapkan, KPU seharusnya menyusun persyaratan yang lebih berat bagi pelaku kejahatan yang dijatuhi pidana pokok dan pidana tambahan. Persyaratan yang lebih berat itu bisa berupa pencabutan hak politik. Sementara itu MA melihat, jangka waktu lima tahun setelah pidana dinilai cukup bagi mantan koruptor untuk introspeksi dan beradaptasi dengan masyarakat.

15 mantan koruptor akan gagal maju caleg

Berkat keputusan MA terkait PKPU 10/2023 di awal Oktober ini, setidaknya ada 15 mantan koruptor  terancam tidak bisa melanjutkan prosesnya. Melansir dari Katadata.co.id dan sumber-sumber lain, 15 nama itu adalah:

  1. Abdullah Puteh
  2. Rahudman Harahap
  3. Abdillah
  4. Susno Duadji
  5. Nurdin Halid
  6. Budi Antoni
  7. Al Amin Nasution
  8. Rokhmin Dahuri
  9. Eep Hidayat
  10. Patrice Rio Capella
  11. Dody Rondonuwu
  12. Emir Moeis
  13. Irman Gusman
  14. Cinde Laras Yulianto
  15. Ismeth Abdullah

Masih ada puluhan lainnya

Terlepas dari belasan nama-nama di atas, masih ada puluhan mantan koruptor lain yang masih bisa nyaleg di Pemilu 2024.  Melansir dataindonesia.id, ada 39 mantan koruptor yang maju sebagai calon legislatif di Pemilu 2024. Mereka maju di berbagai tingkatan. Rinciannya, 9 nama mantan koruptor maju jadi caleg tingkat DPR. sebanyak 6 caleg maju sebagai tingkat DPD. Sementara itu 24 nama mantan koruptor tercatat maju jadi caleg DPRD.

Di bawah ini adalah nama-nama caleg mantan koruptor berdasar tingkatannya. Data ini diambil dari Daftar Calon Sementara (DCS) per akhir Agustus 2023:

DPR : Abdullah Puteh, Rahudman Harahap, Abdillah, Susno Duadji, Nurdin Halid, Budi Antoni Aljufri, Al Amin Nasution, Rokhmin Dahuri, dan Eep Hidayat.

DPD : Patrice Rio Capella, Dody Rondonuwu, Emir Moeis, Irman Gusman, Cinde Laras Yulianto, dan Ismeth Abdullah.

DPRD

  • Heri Baelanu (Dapil Pandeglang 1)
  • Dede Widarso (Pandeglang 5)
  • Edy Muklison (Blitar 4)
  • Chsristofel Wonatorey (Waropen 1)
  • Husen Kausaha (Maluku Utara 4)
  • Feriza (Belitung Timur 1)
  • Mirhammuddin (Belitung Timur 3)
  • Alhajar Syahyan (Tanggamus 4)
  • Yohanes Marinus Kota (Ende 1)
  • Welhelmus Tahalele (Maluku Utara 3)
  • Warsit (Blora 3)
  • Hasanudin (Banjarnegara 5)
  • Bonar Zeitsel Ambarita (Simalungun 4)
  • Rahmanuddin DH (Luwu Utara 1)
  • Polman Sinaga (Simalungun 4)
  • Mad Muhizar (Pesisir Barat 3)
  • Zulfikri (Pagar Alam 2)
  • Joni Kornelius Tondok (Toraja Utara 4)
  • Yuridis (Indragiri Hulu 3)
  • Muhammad Zen (Ogan Komering Ulu Timur 1)
  • Eu K Lenta (Morowali Utara 1)
  • Nasrullah Hamka (Jambi 1)
  • Syaifullah (Kepulauan Bangka Belitung 1)
  • Rommy Krishnas (Lubuk Linggau 3)

Penulis: Kenia Intan
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Uji Klaim Prabowo Coret 2 Caleg Kasus Korupsi Gerindra: Ternyata Masih Terdaftar
Cek berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

Iklan

 

Terakhir diperbarui pada 14 Oktober 2023 oleh

Tags: calegmantan koruptorPemilu 2024
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Rasanya Satu Kelompok KKN dengan Anak Caleg, KKN Undip.MOJOK.CO
Kampus

Rasanya Satu Kelompok KKN dengan Anak Caleg, Semua Urusan Jadi Mudah Meski Suasana Bikin Tak Betah

14 Juli 2024
prabowo subianto gerindra jatah 3 menteri pertahanan
Kampus

Cerita Mahasiswa UNAIR Anak Caleg Gerindra Lulus Cepat agar Bisa All Out Bantu Bapak Kampanye

14 April 2024
Komeng: Olok-Olok Rakyat Biasa untuk Menertawakan Politik MOJOK.CO
Esai

Komeng Adalah Bentuk Olok-Olok Paling Menohok yang Mewakili Lapisan Masyarakat Biasa untuk Menertawakan Politik

19 Februari 2024
bayi prabowo gibran di sumatera selatan.MOJOK.CO
Ragam

Kisah Bidan yang Membantu Persalinan Bayi Bernama Prabowo Gibran di Sumatera Selatan

16 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Fakta Pahit soal Stunting. Apabila Tidak Diatasi, 1 dari 5 Bayi di Indonesia Terancam “Bodoh” MOJOK.CO

Fakta Pahit soal Stunting. Apabila Tidak Diatasi, 1 dari 5 Bayi di Indonesia Terancam “Bodoh”

31 Januari 2026
bencana.MOJOK.CO

Mitos dan Pamali adalah Sains Tingkat Tinggi yang Dikemas dalam Kearifan Lokal, Bisa Menjadi Peringatan Dini Bencana

4 Februari 2026
karet tengsin, jakarta. MOJOK.CO

Karet Tengsin, Gang Sempit di Antara Gedung Perkantoran Jakarta yang Menjadi Penyelamat Kantong Para Pekerja Ibu Kota

3 Februari 2026
kos di jakarta.MOJOK.CO

Ngekos Bareng Sepupu yang Masih Nganggur Itu Nggak Enak: Sangat Terbebani, tapi Kalau Mengeluh Bakal Dianggap “Jahat”

3 Februari 2026
Mahasiswa penerima beasiswa KIP Kuliah PTN Surabaya pertama kali makan di restoran All You Can Eat (AYCE): norak, mabuk daging, hingga sedih karena hanya beri kenikmatan sesaat MOJOK.CO

Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

6 Februari 2026
Mahasiswa Muslim Kuliah di UKSW Salatiga: Kampus Kristen yang Nggak Perlu Ngomongin Toleransi MOJOK.CO

Mahasiswa Muslim Kuliah di UKSW Salatiga: Kampus Kristen Kok Nggak Ngomongin Toleransi

2 Februari 2026

Video Terbaru

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026
Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

31 Januari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.