Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kotak Suara

Ganjar Paling Banyak Muncul di Baliho Dibanding Bacapres Lain, Padahal Metodenya Udah Usang

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
2 Oktober 2023
A A
Ganjar menjadi bacapres yang paling banyak muncul di baliho MOJOK.CO

Ganjar menjadi bacapres yang paling banyak muncul di baliho. (IG Ganjar Pranowo)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Indikator Politik Indonesia baru saja merilis hasil survei terkait sosialisasi bakal calon presiden (bacapres) untuk Pemilu 2024. Hasilnya, jagoan PDIP Ganjar Pranowo menjadi bacapres yang paling sering muncul di baliho, spanduk, maupun stiker.

Sebagai informasi, survei ini diikuti 1.200 responden di 10 provinsi melalui metode wawancara langsung. Nama eks Gubernur Jawa Tengah itu pun jadi bacapres yang paling banyak nampang di baliho, spanduk, dan stiker, dengan persentase sebesar 42,1 persen.

“Ganjar paling banyak terlihat di spanduk/baliho/stiker. Kemudian Prabowo dan Anies,” tulis survei Indikator dalam rilis resminya, Senin (2/10/2023).

Adapun, bacapres Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto yang menempati urutan kedua mendapat persentase 37,7 persen. Sementara Anies Baswedan 30,3 persen.

Ganjar juga sering muncul di platform digital

Selain paling sering muncul di baliho, Ganjar Pranowo ternyata juga paling kerap muncul di portal berita online. Menurut survei yang sama, wajah Ganjar lebih sering terlihat dengan 29,1 persen, kemudian wajah Prabowo dengan 26,2 persen dan Anies yang cuma meraih 23,8 persen.

Untuk media sosial, lagi-lagi pola yang hampir sama muncul. Ganjar Pranowo dan wajah Prabowo Subianto lebih sering responden lihat daripada wajah Anies Baswedan di media sosial. 

Ganjar punya persentase 37 persen, dan Prabowo 34,1 persen. Sedangkan Anies, hanya dilihat sebanyak 28,8 persen.

Di platform televisi, survei indikator menemukan bahwa posisi Ganjar dan Prabowo berganti. Melalui televisi, Prabowo lebih sering responden lihat dengan 58,5 persen, diikuti Ganjar 56,9 persen, dan Anies 51,1 persen.

Baliho adalah metode usang

Sebelumnya, Mojok pernah menulis laporan bahwa kampanye via baliho sebenarnya sudah usang. Bahkan, selain usang ia juga tidak ramah lingkungan.

Di era digitalisasi, metode kampanye terbaik adalah melalui platform digital, media sosial, misalnya. Sebab, dalam banyak studi bahwa pemasangan wajah politisi di baliho tak terlalu berpengaruh pada tingkat keterpilihan. Terlebih, ia malah bisa bikin masyarakat muak.

Baliho sendiri sebenarnya juga masuk kategori sampah visual, terlebih pemasangannya yang asal-asalan di ruang publik. Ia bisa merusak estetik hingga membahayakan pengendara karena mengganggu konsentrasi. Sampah hasil pembakarannya pun juga menyebabkan emisi karbon yang cukup besar.

Penulis: Ahmad Effendi
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Simulasi Denny JA Jika Pilpres Hanya Dua Poros: Prabowo-Ganjar Menang Mutlak
Cek berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 2 Oktober 2023 oleh

Tags: balihoganjar pranowoPemilu 2024
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Rasanya Satu Kelompok KKN dengan Anak Caleg, KKN Undip.MOJOK.CO
Kampus

Rasanya Satu Kelompok KKN dengan Anak Caleg, Semua Urusan Jadi Mudah Meski Suasana Bikin Tak Betah

14 Juli 2024
Komeng: Olok-Olok Rakyat Biasa untuk Menertawakan Politik MOJOK.CO
Esai

Komeng Adalah Bentuk Olok-Olok Paling Menohok yang Mewakili Lapisan Masyarakat Biasa untuk Menertawakan Politik

19 Februari 2024
bayi prabowo gibran di sumatera selatan.MOJOK.CO
Ragam

Kisah Bidan yang Membantu Persalinan Bayi Bernama Prabowo Gibran di Sumatera Selatan

16 Februari 2024
Menyaksikan Coblosan di Wotawati, Kampung Warisan Majapahit yang Mataharinya Tenggelam Pukul 15.00 MOJOK.CO
Aktual

Menyaksikan Coblosan di Wotawati, Kampung Warisan Majapahit yang Mataharinya Tenggelam Pukul Tiga Sore

14 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

self reward.mojok.co

Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan

6 Februari 2026
DLH Jakarta Khilaf usai Warga Rorotan Keluhkan Bau Sampah dan Bising Truk dari Proyek Strategis Sampah RDF MOJOK.CO

DLH Jakarta Khilaf usai Warga Rorotan Keluhkan Bau Sampah dan Bising Truk dari Proyek Strategis Sampah RDF

31 Januari 2026
Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Film "Surat untuk Masa Mudaku" tayang di Netflix. MOJOK.CO

Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi

5 Februari 2026
Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

31 Januari 2026
Rekomendasi penginapan di Lasem, Rembang. MOJOK.CO

Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal

6 Februari 2026

Video Terbaru

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026
Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

31 Januari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.