Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kotak Suara

Dipasangkan dengan Banyak Capres, Yenny Wahid Siap Maju Pemilu 2024?

Kenia Intan oleh Kenia Intan
18 Januari 2023
A A
yenny wahid

Ilustrasi Yenny Wahid (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Yenny Wahid menjadi salah satu sosok yang disebut-sebut akan bertarung dalam bursa presiden dan wakil presiden 2024. Walau belum tahu pasti partai politik mana yang akan mengusungnya, berbagai survei menunjukkan Yenny Wahid memiliki elektabilitas yang baik.

Belum lama ini muncul kabar Yenny Wahid akan disandingkan dengan calon presiden (capres) yang diusung partai Nasional Demokrat (NasDem), Anies Baswedan, pada Pemilu 2024. Bukan kali pertama, kabar semacam ini pernah beredar sebelumnya. Di 2022, Yenny sempat disandingkan dengan Ganjar Pranowo oleh Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Berbagai media menyebut, Yenny menepis dua kabar pencalonan itu. Walau begitu, survei elektabilitas Yenny menunjukkan angka yang tinggi. Survei Polmatrix pada Oktober 2022 menunjukkan, apabila Ganjar Pranowo dan Yenny Wahid dipasangkan, elektabilitasnya mencapai 40,6 persen. Angka itu melebihi pasangan Anies-Andika dan Prabowo-Puan yang masing-masing mencapai 31,2 persen dan 23,1 persen.

Dilansir darin kanal Youtube Akbar Faizal Uncensored, Yenny sebenarnya bersedia saja terjun dalam bursa capres 2024. Dengan catatan, ia masih bisa menghidupi nilai-nilai dan prinsip yang diyakini.

“Itu bukan hal yang akan saya tolak, tetapi engga juga akan saya kejar secara mati-matian dengan menghalalkan segala cara,” jelas Yenny dalam kanal tersebut.

Akan tetapi, putri ke-2 Gus Dur itu mengungkapkan tidak akan menolak kesempatan yang ada selama memiliki keselarasan nilai dan tujuan untuk mewujudkan Indonesia yang sesuai dengan imajinasinya. Yenny menginginkan Indonesia yang sejahtera toleran, menghargai kebhinekaan, punya semangat maju dan memperhatikan anak-anak muda.

Kalau memang harga dari momentum politik itu membuatnya harus mengorbankan prinsip-prinsipnya, Yenny lebih memilih berperan di luar sistem. Toh baginya, duduk di posisi yang memiliki kekuasaan besar hanyalah sebatas peran. Sesungguhnya ia juga bisa berperan dari luar, misalnya dengan melakukan advokasi, mengajar, ataupun peran-peran lain yang membawa kesejahteraan bagi masyarakat.

Walau ia tidak memungkiri, terobosan dalam membuat perubahan akan lebih efektif apabila dilakukan oleh mereka yang berkuasa. Kekuasaan akan mempermudah akses terhadap kebijakan publik, anggaran, dan alat-alat politik lainnya.

Semenjak menjadi ibu, Yenny Wahid mengaku fokus membesarkan anak-anaknya, namun bukan berarti dunia politik menjauh dari kehidupannya. Dalam wawancara di kanal Youtube Merry Riana, Yenny menyatakan bahwa ketika menjadi seorang ibu, dorongan untuk masuk ke politik jauh lebih kuat, karena ia menginginkan masa depan yang lebih baik untuk anak-anaknya dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Saya ingin agar anak-anak saya hidup dalam sebuah masyarakat di mana mungkin air sungainya lebih bersih, lalu kemudian udaranya juga lebih bersih. Dan bukan cuma anak-anak saya, tapi semua anak di Indonesia bisa mendapatkan akses untuk mendapatkan air bersih, akses pendidikan yang baik, dan akses untuk bisa bermain dengan aman dan nyaman,” ungkapnya.

Yenny menekankan bahwa cara yang paling cepat untuk menciptakan sebuah negara yang lebih baik melalui kebijakan publik.

“Saya berpikir bahwa saya harus menggunakan waktu saya minimal untuk mencoba membuat perubahan melalui kebijakan publik dan itu lewat politik,” pungkas Yenny.

Penulis: Kenia Intan
Editor: Amanatia Junda

BACA JUGA Yenny Wahid Masuk Bursa Cawapres, Ancaman untuk Cak Imin?

Terakhir diperbarui pada 18 Januari 2023 oleh

Tags: Pemilu 2024Pilpres 2024Yenny Wahid
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Rasanya Satu Kelompok KKN dengan Anak Caleg, KKN Undip.MOJOK.CO
Kampus

Rasanya Satu Kelompok KKN dengan Anak Caleg, Semua Urusan Jadi Mudah Meski Suasana Bikin Tak Betah

14 Juli 2024
Tanggapan Mahasiswa Soal Pilpres 2024: Kecurangan Sudah Jadi Rahasia Umum!
Video

Tanggapan Mahasiswa Soal Pilpres 2024: Kecurangan Sudah Jadi Rahasia Umum!

23 Februari 2024
Komeng: Olok-Olok Rakyat Biasa untuk Menertawakan Politik MOJOK.CO
Esai

Komeng Adalah Bentuk Olok-Olok Paling Menohok yang Mewakili Lapisan Masyarakat Biasa untuk Menertawakan Politik

19 Februari 2024
bayi prabowo gibran di sumatera selatan.MOJOK.CO
Ragam

Kisah Bidan yang Membantu Persalinan Bayi Bernama Prabowo Gibran di Sumatera Selatan

16 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pekerja Jakarta resign setelah terima THR dan libur Lebaran

Pekerja Jakarta Resign Pasca-THR Bukan karena Gaji, tapi Muak dan Mati Rasa akibat Karier Mandek dan Rekan Kerja “Toxic”

30 Maret 2026
Gaji 8 Juta di Jakarta Jaminan Miskin, Kamu Butuh 12 Juta MOJOK.CO

Gaji 8 Juta di Jakarta Tetap Bisa Bikin Kamu Miskin, Idealnya Kamu Butuh Minimal 12 Juta Jika Ingin Hidup Layak tapi Nggak Semua Pekerja Bisa

2 April 2026
KA Eksekutif, Kereta eksekutif KAI Jogja ke Jakarta nggak nyaman. MOJOK.CO

Backpackeran Naik KA Eksekutif Jogja-Jakarta Demi Menyembuhkan Luka, Malah Dibuat Kesal dengan Kelakuan Norak Penumpangnya

1 April 2026
Siswa terpintar 2 kali gagal UTBK SNBT ke Universitas Brawijaya (UB). Terdampar kuliah di UIN malah jadi mahasiswa goblok dan nyaris DO MOJOK.CO

Gelar Siswa Terpintar Tak Berarti buat Kuliah UB, Terdampar di UIN Malah Jadi Mahasiswa Goblok, Nyaris DO dan Lulus Tak Laku Kerja

3 April 2026
KA Eksekutif, Kereta eksekutif KAI Jogja ke Jakarta nggak nyaman. MOJOK.CO

Penyesalan Penumpang Kereta Eksekutif: Bayar Mahal untuk Layanan Mewah, Malah Lebih Nyaman Pakai Kereta Gaya Lama

31 Maret 2026
Pekerja Jogja Kangen Mengadu Nasib di Bali, Kerjanya Sama-Sama Santai dan Biaya Hidup Lebih Murah Mojok.co

Mending Kerja di Bali daripada Jogja, Kerjanya Sama-Sama Santai dan Biaya Hidup Lebih Murah

30 Maret 2026

Video Terbaru

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

29 Maret 2026
Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

28 Maret 2026
Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

26 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.