Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kotak Suara

52 Persen Petugas Pemutakhiran Data Pemilih di Riau adalah Perempuan

Kenia Intan oleh Kenia Intan
27 Februari 2023
A A
pantarlih perempuan

Ilustrasi para perempuan petugas pemutakhiran data pemilih (pantarlih). (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau menyatakan partisipasi perempuan dalam melakukan tugas pencocokan dan penelitian data pemilih sangat tinggi.

Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Riau Nugroho Susanto mengungkapkan, 9.966 petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) adalah perempuan.

“Dengan jumlah tersebut mencapai sebanyak 52,01 persen dari total Pantarlih se-Riau. Sedangkan Pantarlih laki-laki sebanyak 9.194 orang setara dengan 47,96 persen. Total pantarlih di Provinsi Riau adalah 19.160 orang,” jelas Nugroho seperti dikutip dari Bisnis.com, Senin (13/2/2023).

Ia menjelaskan, pemilihan petugas itu sudah sesuai dengan seleksi hingga akhirnya dilantik secara serentak oleh masing-masing PPS. Total ada 19.160 orang Petugas Pantarlih untuk 19.160 TPS yang tersebar di 12 Kabupaten/Kota di Provinsi Riau. Mereka dilantik serentak secara resmi menjadi penyelenggara Pemilu 2024, Minggu (12/2/2023).

Petugas ini akan membantu Panitia Pemungutan Suara (PPS) dalam melaksanakan tugas pemutakhiran data pemilih dengan masa kerja dua bulan yakni 12 Februari 2023 hingga 14 April 2023.

Anggota KPU Riau Divisi Perencanaan Data dan Informasi, Abdul Rahman menambahkan, mereka yang sudah dilantik akan diberikan bimbingan teknis (bimtek) pemutakhiran data pemilih. Setelah mendapatkan bimtek, petugas Pantarlih akan melaksanakan proses Pencocokan dan Penelitian alias coklit dari rumah ke rumah.

Tahap Coklit, 12 Februari – 14 Maret

“Tahapan coklit berlangsung dari tanggal 12 Februari hingga 14 Maret 2023. Diimbau kepada masyarakat untuk menyiapkan KTP Electronic dan Kartu Keluarga (KK),” imbuh dia seperti dikutip dari riau.go.id Minggu (12/2/2023).

Petugas Pantarlih merupakan bagian penting dan tidak terpisahkan dalam menyukseskan Pemilu. Mereka merupakan ujung tombak KPU dalam melakukan pemutakhiran dan pendaftaran pemilih. Pantarlih melakukan proses mengemban tugas yang sangat penting yaitu melayani hak konstitusional warga negara dalam menggunakan hak pilihnya.

Banyaknya keterlibatan perempuan dalam proses penyelenggaraan pemilu di Riau sesuai dengan harapan Anggota Bawaslu Lolly Suhenty untuk meningkatkan peran serta perempuan dalam politik. Sebelumnya ia menjelaskan, meningkatkan peran serta perempuan bisa dimulai dengan peningkatan literasi sehingga lebih kritis dalam menentukan pilihan dan terlibat dalam pengawasan partisipatif.

“Bawaslu saat ini banyak mendorong program pencegahan dengan selalu melibatkan perempuan. Ke depannya, kalangan perempuan lebih kritis menentukan pilihan sehingga akan melahirkan pemimpin terbaik. Kuncinya satu, kalangan perempuan mendapatkan literasi yang cukup soal kepemiluan atau pengawasan partisipatif,” jelas Nugroho seperti dikutip dari Bawaslu, Selasa (16/12/2022).

Penulis: Kenia Intan
Editor: Amanatia Junda

BACA JUGA Kenapa Keterlibatan Perempuan Sebagai Penyelenggara Pemilu Masih Rendah?

Terakhir diperbarui pada 7 Januari 2026 oleh

Tags: coklitdata pemilihKPU RiaupantarlihPemilu 2024petugas pemutakhiran data
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Rasanya Satu Kelompok KKN dengan Anak Caleg, KKN Undip.MOJOK.CO
Kampus

Rasanya Satu Kelompok KKN dengan Anak Caleg, Semua Urusan Jadi Mudah Meski Suasana Bikin Tak Betah

14 Juli 2024
Komeng: Olok-Olok Rakyat Biasa untuk Menertawakan Politik MOJOK.CO
Esai

Komeng Adalah Bentuk Olok-Olok Paling Menohok yang Mewakili Lapisan Masyarakat Biasa untuk Menertawakan Politik

19 Februari 2024
bayi prabowo gibran di sumatera selatan.MOJOK.CO
Ragam

Kisah Bidan yang Membantu Persalinan Bayi Bernama Prabowo Gibran di Sumatera Selatan

16 Februari 2024
Menyaksikan Coblosan di Wotawati, Kampung Warisan Majapahit yang Mataharinya Tenggelam Pukul 15.00 MOJOK.CO
Aktual

Menyaksikan Coblosan di Wotawati, Kampung Warisan Majapahit yang Mataharinya Tenggelam Pukul Tiga Sore

14 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mudik Gratis dari BUMN 2026. MOJOK.CO

Mudik Gratis BUMN 2026: Hemat Rp600 Ribu dari Jakarta-Solo Tanpa Pusing Dana THR Berkurang

18 Maret 2026
Lontong dan kangkung, kuliner tua Lasem dalam khazanah suluk Sunan Bonang MOJOK.CO

Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan

21 Maret 2026
Mahasiswa UGM hidup nomaden sambil kuliah di Jogja demi gelar sarjana

Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman

17 Maret 2026
Gaji Cuma 8 Juta di Jakarta Jaminan Derita, Tetap Miskin dan Stres MOJOK.CO

Kerja di Jakarta dengan Gaji Nanggung 8 Juta Adalah “Bunuh Diri” Paling Dicari karena Menetap di Kampung Bakal Tetap Nganggur dan Miskin

19 Maret 2026
Hidup mati pekerja Jakarta harus tetap masuk, menerjang arus dari Bekasi

Pekerja Jakarta, Rumah di Bekasi: Dituntut Kerja dan Pulang ke Rumah sampai Nyaris “Mati” karena Tumbang Mental dan Fisik

19 Maret 2026
Bukan Cuma Gaji Kecil, Pindah Kerja dari Jakarta ke Jogja Juga Mesti Siap dengan Budaya Pekewuh yang Memperlambat Kerjaan Mojok.co

Penyesalan Pindah Kerja dari Jakarta ke Jogja: Selain Gaji Kecil, Budaya Pekewuh Ternyata Memperlambat Kerjaan

22 Maret 2026

Video Terbaru

Catatan Tan Malaka tentang Perburuan Aktivis 1926 yang Terlupakan

100 Tahun Naar De Republiek: Catatan Gelap Tan Malaka

20 Maret 2026
Agus Mulyadi dan Segala Obrolan Receh yang Kebablasan Jadi Reflektif

Agus Mulyadi dan Segala Obrolan Receh yang Kebablasan Jadi Reflektif

20 Maret 2026
Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.