Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Wantimpres Baru: Wiranto Come Back, Dua Orang Terkaya Indonesia Masuk

Redaksi oleh Redaksi
15 Desember 2019
A A
wiranto wantimpres jabatan soeharto gus dur habibie megawati jokowi sby menkopolhukam panglima abri kekayaan daftar dewan pertimbangan presiden mojok.co

wiranto wantimpres jabatan soeharto gus dur habibie megawati jokowi sby menkopolhukam panglima abri kekayaan daftar dewan pertimbangan presiden mojok.co

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Pak Wiranto resmi dilantik menjadi Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) yang baru. Wah, ketemu lagi~

Pak Wiranto memang digdaya dan sudah pantas menyandang gelar “abadi”. Bagaimana tidak, rezim bisa saja terus berganti tangan, dari Soeharto, ke Habibie, ke Gus Dur, ke Megawati, ke SBY, ke SBY lagi, ke Jokowi, ke Jokowi lagi, dan Pak Wiranto masih eksis.

Iklan

Sekarang, setelah dikira tak akan muncul karena tersingkir dari kabinet, Pak Wiranto nyatanya masih akan membersamai kita lima tahun ke depan karena Jumat kemarin (13/12) ia resmi menjadi Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) 2019-2024.

Jadi bisa dibayangkan, penegakan HAM di Indonesia masih akan suram 5 tahun ke depan. Lha wong Mahfud MD yang kesannya sangat kritis ketika berada di luar kekuasaan, begitu jadi Menko Polhukam bisa-bisanya mengatakan bahwa tak ada pelanggaran HAM di era Jokowi. Sekarang, eks Menko Polhukam yang ketika dia berkuasa, orang demo bisa ditembak mati, kok malah jadi pemberi nasihat dan pertimbangan untuk presiden.

Selain Pak Wiranto, yang selama kariernya bertahan dari satu rezim ke rezim lain bisa mengumpulkan kekaayaan sampai setengah triliun, ada delapan orang lain yang dilantik sebagai Wantimpres.

Mereka adalah Soekarwo (eks Gubernur Jawa Timur,), Arifin Panigoro (crazy rich Indonesian), Sidharto Danusubroto (politikus PDIP), Mardiono Bakar (politikus PPP dan pengusaha), Putri Kuswisnuwardhani (putri mahkota PT Mustika Ratu), Dato Sri Tahir (crazy rich Indonesian), Agung Laksono (mantan ketum Golkar), dan Habib Lutfi bin Yahya (ulama).

Nama Putri Kuswisnuwardhani mestinya akrab di telinga orang yang suka nonton pemilihan Putri Indonesia. Ia kini adalah pemimpin perusahaan kosmetik PT Mustika Ratu setelah kepemimpinan dialihkan dari tangan ibunya yang juga pendiri perusahaan tersebut, Moeryati Soedibyo.

Lalu Arifin Panigoro, pemilik Grup Medco yang bergerak di bidang minyak dan gas. Di tahun 2019, orang yang literal sebagai tuan tanah karena punya kebun sawit di mana-mana ini adalah orang terkaya nomor 45 di Indonesia dengan kekayaan sebanyak 670 juta dolar (Rp9,3 triliun).

Sedangkan gelar Wantimpres terkaya dipegang oleh Dato’ Sri Tahir.  Ia terlahir dengan nama Ang Tjoen Ming dan kemudian memakai nama Tahir saja, mendapat gelar kehormatan “Dato’” dari Kesultanan Pahang Malaysia pada 2010. Tahir yang lahir di kota penghasil orang kaya, Surabaya, adalah pemilik Grup Mayapada. Perusahaannya bergerak di sektor perbankan, rumah sakit, garmen, dan properti. Tahun ini, Forbes mendaftarnya sebagai orang terkaya nomor 7 di Indonesia dengan total kekayaan 5,2 miliar dolar (Rp72,7 triliun).

Jika Anda merasa Wantimpres kali ini kok isinya kalau nggak politisi kuat, ya purnawirawan atau pengusaha superkaya, hal itu bukan sesuatu yang baru. Di periode sebelumnya, kompisisinya juga begitu-begitu saja dengan slot crazy rich Indonesian diisi oleh bos Lion Air Rusdi Kirana. Tahun ini, Rusdi dan saudara laki-lakinya, Kusnan Kirana, menjadi orang terkaya ke-38 di Indonesia dengan kekayaan 835 juta dolar AS (Rp11,7 triliun).

Soal penunjukan Wiranto sebagai Ketua Wantimpres yang membuatnya bisa wira-wiri lagi di Istana, Jokowi menjelaskan, “Ini masalah pengalaman, track record. Beliau (Wiranto), kan, sudah panjang di pemerintahan, TNI, sudah menangani banyak masalah. Ini, kan, memberikan pertimbangan kepada presiden,” kata Pak Jokowi di Istana Negara pada hari pelantikan, dikutip dari Tirto.

Lha ya iya, Pak, nggak ada yang menyangkal rekam jejak Pak Wiranto itu panjang. Tapi yang diperlukan kan rekam jejak yang panjang dan baik.

Namun, penunjukan Wiranto tidak berjalan mulus. Bukan, kami tidak merujuk pada sindiran netizen, melainkan komentar Ketua Dewan Pengurus Pusat Partai Hanura sebelum Wantimpres resmi dilantik.

“Apabila Wiranto masuk dalam jajaran Wantimpres, maka berdasarkan UU No. 19/2006 tentang Dewan Pertimbangan Presiden, Wiranto harus mengajukan surat pengunduran diri ke DPP Partai Hanura secara tertulis,” ujar Ketua DPP Partai Hanura Inas Nasrullah Zubir kepada Tirto sebelum Wantimpres dilantik.

Iklan

Sebab, Wiranto saat ini masih menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Hanura dan Wantimpres tak boleh merangkap jabatan di partai politik. Inas mencontohkan, Ketum Hanura Oesman Sapta Odang saja menolak ketika ditawari jadi Wantimpres karena tidak mau meninggalkan partai.

Kalau kita perlu kabar baik, mungkin yang bisa ngayem-ngayemi hati ini adalah deretan orang-orang tersebut untungnya dilantik sebagai Wantimpres, bukan Dewan Pengawas KPK—dewan yang sangat diperlukan, tapi sampai sekarang belum dibentuk oleh Jokowi. (P/S)

wiranto wantimpres jabatan soeharto gus dur habibie megawati jokowi sby menkopolhukam panglima abri kekayaan daftar dewan pertimbangan presiden mojok.co

BACA JUGA Terpujilah Wiranto, Bapak Hemat Kuota Internet atau kabar baru lainnya di rubrik KILAS.

Terakhir diperbarui pada 15 Desember 2019 oleh

Tags: dato sri tahirHanurajokowiputwi kuswisnuwardhaniRusdi KiranawantimpresWiranto
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Nasib Yamaha Byson Baru yang Dicintai Setelah Tak Bisa Dimiliki MOJOK.CO
Otomojok

Nasib Yamaha Byson dan Paradoks Benda yang Baru Dicintai Setelah Berhenti Diproduksi dan Tak Bisa Dimiliki Lagi

2 Juli 2026
Kereta Cepat Whoosh DOSA Jokowi Paling Besar Tak Termaafkan MOJOK.CO
Esai

Whoosh Adalah Proyek Kereta Cepat yang Sudah Busuk Sebelum Mulai, Jadi Dosa Besar Jokowi yang Tidak Bisa Saya Maafkan

17 Oktober 2025
Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi.MOJOK.CO
Kabar

Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi

7 Maret 2025
3 Rupa Nasionalisme yang Mewarnai Indonesia Hari Ini MOJOK.CO
Esai

3 Rupa Nasionalisme yang Mewarnai Indonesia Hari Ini

26 Februari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jumirah dan suami merupakan pemulung di TPA Troketon, Klaten. MOJOK.CO

“Nrimo ing Pandum” ala Ibu Jumirah: Berteman dengan Belatung dan Diabetes di Tengah 150 Ton Sampah Residu Warga Klaten

12 Juli 2026
Senjakala Lapangan Sepak Bola di Jogja yang Makin Berjarak dengan Warganya.MOJOK.CO

Senjakala Lapangan Bola di Kota Jogja yang Makin Berjarak dengan Warganya

9 Juli 2026
Anak-anak bermain bola di Pelataran Masjid Gedhe Kauman, Kota Jogja. MOJOK.CO

Ketika Lapangan Hijau Berbayar Kalah Mewah dengan Paving Gratis Masjid Kauman

11 Juli 2026
Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Republik India menjalin kesepakatan kerja sama konservasi terhadap Candi Perwara Kompleks Candi Prambanan MOJOK.CO

Menerjemahkan Candi Prambanan sebagai Bukti Historis Hubungan Nusantara-India

8 Juli 2026
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menyerahkan hibah daerah ke ormas, tempat ibadah, dan para seniman MOJOK.CO

Hibah Pemkab Sleman untuk Ormas, Tempat Ibadah, dan Seniman: Serahkan Ratusan-Miliaran Juta untuk Dioptimalkan

10 Juli 2026
Seporsi kemenangan kecil yang bisa dirayakan di kehidupan dewasa usai berporsi-porsi kekalahan MOJOK.CO

Menemukan Seporsi Kemenangan yang Layak Dirayakan usai Berporsi Kekalahan dari Kehidupan Dewasa yang Bikin Setengah Gila

7 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.