Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

UGM Gelar Doa Lintas Iman untuk Sikapi Kondisi Bangsa

Redaksi oleh Redaksi
18 September 2025
A A
UGM Gelar Doa Lintas Iman Mojok.co

UGM Gelar Doa Lintas Iman (Istimewa)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Forum Komunikasi Unit Kegiatan Mahasiswa (Forkom UKM) Universitas Gadjah Mada, menggelar acara Doa Lintas Iman, Kamis (11/9) pekan lalu, pukul 19.00. Kegiatan ini berlangsung di Fasilitas Kerohanian UGM yang berlokasi di Jalan Podocarpus I, Sendowo, Sinduadi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Doa lintas iman ini mengusung tajuk “Ruwat Bumi: Manunggaling Manah Kagem Rahayuning Nagari”. Kegiatan ini merupakan wujud pengejawantahan filosofi kampung-kampus-keraton dalam merespon berbagai krisis kebangsaan yang terjadi beberapa waktu terakhir. Melalui kegiatan ini, Forkom UKM UGM mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendoakan yang terbaik bagi bangsa Indonesia.

“Selain turun ke jalan, kegiatan ini juga inisiatif dalam merespons situasi kekisruhan melalui cara-cara religius yakni doa lintas agama. Di UGM sendiri terdapat sejumlah Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di bidang kerohanian, sehingga kami merasa penting untuk menghadirkan respons melalui cara tersebut”, Ketua Forkom UKM UGM, Kobe.

Adapun rangkaian acara ini dibuka dengan sambutan, kemudian dilanjutkan dengan prosesi penyalaan lilin dan doa bersama. Ada empat tokoh lintas agama yang memimpin doa secara bergiliran. Mulai dari agama Kristen oleh Pendeta Risang Anggoro, dilanjutkan oleh Ian Pasani dari agama Buddha. Lalu ada Joko Purwono dari agama Islam, dan ditutup oleh Romo Prasetyo dari agama Hindu.

Doa bersama turut dihadiri oleh Sekretaris Universitas Gadjah Mada Dr. Andi Sandi Antonius. Selain itu, ada ketua komunitas dari masing-masing fasilitas kerohanian UGM. Hadir pula dukuh dan perangkat padukuhan Blimbingsari, keluarga besar Gelanggang Mahasiswa UGM, serta sejumlah mahasiswa secara umum.

Doa Bersama untuk Bangsa

Setelah pembacaan doa lintas agama selesai, acara berlanjut dengan prosesi simbolis pemotongan tumpeng. Sejumlah perwakilan meneriman potongan tumpeng, yakni para pemuka agama, dukuh, serta perwakilan dari mahasiswa. Simbolisasi pemotongan tumpeng tidak hanya melambangkan persatuan antar generasi, tetapi juga menggambarkan kesetaraan di antara seluruh lapisan masyarakat. 

“Simbolisasi pemotongan tumpeng tadi menggambarkan manunggalnya sivitas akademika, masyarakat, mahasiswa, dan keraton. Sekaligus menunjukkan estafet antargenerasi, dari mahasiswa, ke masyarakat, lalu ke keraton yang diibaratkan sebagai perwujudan negara. Artinya, kita semua bersatu padu demi menjaga keutuhan bangsa”, ujar Romo Prasetyo.

Tak lupa, Romo Prasetyo menyampaikan bahwa prosesi simbolis tidak berhenti pada pemotongan tumpeng semata, tetapi dilanjutkan dengan makan bersama dalam satu piring. Hal ini menjadi simbol bahwa seluruh elemen masyarakat hidup dan tumbuh dari tanah air yang sama, yakni Indonesia.

“Saat makan dari satu piring, itu menggambarkan kita semua hidup dari satu tanah air, tanpa sekat, tanpa ego, tetap dengan unggah-ungguh (tata krama)”, ujarnya.

“Harapannya, bangsa ini bisa segera pulih, kembali damai dan tenteram. Melalui persatuan lintas iman dan antargenerasi, kita dapat menjaga keutuhan Indonesia agar menjadi negara yang gemah ripah loh jinawi. Yang terpenting, kedaulatan negeri ini bukan hanya tanggung jawab satu generasi, tetapi seluruh elemen harus terlibat dan bersatu”, tutup Romo Prasetyo.

BACA JUGA: Kuliah di Kampus Besar Seperti UGM Bukan Hanya Soal Gengsi, Salah Satunya Cari Aman dari Dosen Problematik atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Terakhir diperbarui pada 18 September 2025 oleh

Tags: doa lintas imanUGM
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Momen haru saat pengukuhan Zainal Arifin Mochtar (Uceng) sebagai Guru Besar di Balai Senat UGM MOJOK.CO
Sosok

Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri

16 Januari 2026
Risiko ketimpangan sosial di balik gegap gempita wisata Jogja di mata guru besar Sosiologi UGM MOJOK.CO
Ragam

2 Sisi Koin Wisata Jogja: Ekonomi Berputar, Tapi Ada Risiko Ketimpangan Sosial bagi Warga Lokal dan Masalah yang Terus Berulang

1 Januari 2026
UGM.MOJOK.CO
Kampus

Rp9,9 Triliun “Dana Kreatif” UGM: Antara Ambisi Korporasi dan Jaring Pengaman Mahasiswa

25 Desember 2025
UGM.MOJOK.CO
Ragam

Ketika Rumah Tak Lagi Ramah dan Orang Tua Hilang “Ditelan Layar HP”, Lahir Generasi Cemas

20 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Penjual kue putu di Jogja. MOJOK.CO

Kegigihan Gunawan Jualan Kue Putu di Kota-kota Besar selama 51 Tahun agar Keluarga Hidup Sejahtera di Desa

14 Januari 2026
Kisah Wisudawan Terbaik ITB, Berhasil Selesaikan S2 dari Ketertarikan Menyusuri Kampung Tua di Pulau Jawa. MOJOK.CO

Kisah Wisudawan Terbaik ITB, Berhasil Selesaikan Kuliah S2 dari Ketertarikan Menyusuri Kampung Tua di Pulau Jawa

12 Januari 2026
kekerasan kepada siswa.MOJOK.CO

Adu Jotos Guru dan Siswa di SMKN 3 Tanjung Jabung Timur Akibat Buruknya Pendekatan Pedagogis, Alarm Darurat Dunia Pendidikan 

15 Januari 2026
Brownies Amanda Memang Seterkenal Itu, Bahkan Sempat Jadi "Konsumsi Wajib" Saat Sidang Skripsi

Brownies Amanda Memang Seterkenal Itu, Bahkan Sempat Jadi “Konsumsi Wajib” Saat Sidang Skripsi

17 Januari 2026
Film Suka Duka Tawa mengangkat panggung stand-up comedy. MOJOK.CO

“Suka Duka Tawa”: Getirnya Kehidupan Orang Lucu Mengeksploitasi Cerita Personal di Panggung Komedi demi Mendulang Tawa

13 Januari 2026
Jombang itu kota serba nanggung MOJOK.CO

Jombang Kota Serba Nanggung yang Bikin Perantau Bingung: Menggoda karena Tenteram, Tapi Terlalu Seret buat Hidup

12 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.