Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Tuntut Perbaikan Sistem UKT, Mahasiswa UNY Lakukan Unjuk Rasa

Yvesta Ayu oleh Yvesta Ayu
20 Januari 2023
A A
mahasiswa uny melakukan unjuk rasa menuntut sistem ukt

Puluhan mahasiswa UNY berunjuk rasa menuntut perbaikan sistem UKT di kampus setempat, Kamis (19/01/2023) sore.(Yvesta Ayu/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO –  Puluhan mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melakukan unjuk rasa di kampus setempat, Kamis (19/01/2023). Aksi ini digelar usai pemanggilan pihak rektorat atas unggahan meninggalnya salah seorang mahasiswi, Nur Riska Fitri akibat hipertensi karena tak bisa bayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) di sosial media (sosmed).

Aksi tersebut dijaga ketat satuan pengaman yang berjaga  di rektorat. Membawa sejumlah spanduk, mahasiswa menuntut perbaikan sistem tata kelola UKT di UNY. Berharap bertemu Rektor UNY, namun Sumaryanto tidak turun menemui mahasiswa.

Unjuk rasa mereka lakukan bukan tanpa sebab. Selama ini sistem tata kelola UKT di UNY dinilai tak berjalan sebagaimana mestinya sehingga banyak mahasiswa yang tidak bisa membayar UKT. Bahkan dari survei yang mereka lakukan, dari 1.000 lebih mahasiswa UNY, 97 persen mengaku UKT yang mereka bayar tak sesuai dengan kondisi ekonomi.

“Saat ini cukup banyak mahasiswa yang terancam cuti karena tidak bisa membayar UKT akibat kesulitan ekonomi. Kami akan kawal isu ini,” papar koordinator aksi, Bunbun Darmawan.

Menurut Bunbun, Permendikbud Nomor 25 Tahun 2020 sebenarnya bisa menjadi payung hukum bagi kampus untuk menurunkan UKT bagi mahasiswa yang tidak mampu secara ekonomi. Namun, dalam kenyataannya banyak mahasiswa yang kesulitan dalam pengajuan penurunan UKT.

Kebijakan tersebut seharusnya bisa diberlakukan tak hanya karena alasan orang tua meninggal dunia. Namun, UNY bersikeras penurunan UKT bisa dilakukan bila orang tua meninggal.

“Ini kami soroti, padahal Permendikbud menjelaskan karena kondisi ekonomi saja sudah cukup sebagai alasan untuk menurunkan UKT,” tandasnya.

Sementara Direktur Perencanaan dan Keuangan UNY, Sukirjo mengungkapkan, pihak kampus menerima saran baik dari mahasiswa yang berunjuk rasa. UNY akan membantu mahasiswa dan akan menangani persoalan terkait permohonan penurunan UKT per kasus.

“Kita membantu semua, yang tidak punya uang boleh. Terpenting jujur kita bantu semua, bisa dicicil. Kalau tidak jujur itu sebenarnya mampu, sudah diberikan orang tua tapi tidak sampai. Maka itu validasi data perlu dilakukan. Case by case kita bantu, sepanjang ada komunikasi yang baik,” paparnya.

Dicontohkan Sukirjo, penurunan UKT bisa dilakukan bila  orang tua sakit seperti stroke sehingga tak bisa bekerja lagi. Selain itu UKT bisa diturunkan mahasiswa yang orang tua petani dan mengalami gagal panen akibat cuaca buruk.

Nantinya penurunan nilai UKT dilakukan untuk satu peringkat di bawahnya. Namun, dengan catatan akan dilakukan validasi data terlebih dahulu.

“Kita juga diaudit tidak bisa semaunya,” jelasnya.

Reporter: Yvesta Ayu
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA: UNY Panggil Pembuat Utas Soal UKT, Pemda DIY Siapkan Beasiswa untuk Mahasiswa. Dapatkan informasi terbaru Mojok.co di Google News.

Terakhir diperbarui pada 20 Januari 2023 oleh

Tags: uktuny
Yvesta Ayu

Yvesta Ayu

Jurnalis lepas, tinggal di Jogja.

Artikel Terkait

5 Esai Terpopuler Mojok 2025 (Mojok.co/Ega Fansuri)
Esai

5 Esai Terpopuler Mojok 2025: Sebuah Rekaman Zaman dan Keresahan Lintas Generasi

1 Januari 2026
Didikan bapak penjual es teh antar anak jadi sarjana pertama keluarga dan jadi lulusan terbaik Ilmu Komunikasi UNY lewat beasiswa KIP Kuliah MOJOK.CO
Kampus

Didikan Bapak Penjual Es Teh untuk Anak yang Kuliah di UNY, Jadi Lulusan dengan IPK Tertinggi

29 Desember 2025
UAD: Kampus Terbaik untuk “Mahasiswa Buangan” Seperti Saya MOJOK.CO
Esai

UNY Mengajarkan Kebebasan yang Gagal Saya Terjemahkan, sementara UAD Menyeret Saya Kembali ke Akal Sehat Menuju Kelulusan

16 Desember 2025
UNY Bikin Liar, Ketulusan Dosen UAD Bikin Saya Jadi Tertib MOJOK.CO
Esai

Pengalaman Saya Kuliah di 2 Kampus Terbaik Jogja: Menjadi Liar di UNY, Menikmati Kasih Sayang Dosen dan Menjadi Mahasiswa Tertib di UAD

8 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Derita perempuan saat naik transportasi umum di Jakarta, baik KRL maupun TransJakarta MOJOK.CO

Kengerian Perempuan saat Naik Transportasi Umum di Jakarta, Bikin Trauma tapi Tak Ada Pilihan dan Tak Dipedulikan

17 Januari 2026
Bencana AI untuk Mahasiswa, UMKM, dan Pekerja Digital: Harga RAM Makin Nggak Ngotak MOJOK.CO

Bencana AI untuk Mahasiswa, UMKM, dan Pekerja Digital karena Harga RAM Makin Nggak Masuk Akal

16 Januari 2026
Luka perempuan pekerja Surabaya, jadi tulang punggung keluarga gara-gara punya kakak laki-laki tak guna MOJOK.CO

Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna

17 Januari 2026
Dracin Disukai Dunia karena di Surabaya Kaos Oblong dan Sandal Jepit Simbol Kekayaan, di Cina Tanda Orang Bangkrut MOJOK.CO

Dracin Disukai Dunia karena di Surabaya Kaos Oblong dan Sandal Jepit Simbol Kekayaan, di Cina Tanda Orang Bangkrut

14 Januari 2026
Sewakan kos bebas ke teman sesama mahasiswa Malang yang ingin enak-enak tapi tak punya modal MOJOK.CO

Mahasiswa Malang Sewakan Kos ke Teman buat Mesum Tanpa Modal, Dibayar Sebungkus Rokok dan Jaga Citra Alim

14 Januari 2026
Jombang itu kota serba nanggung MOJOK.CO

Jombang Kota Serba Nanggung yang Bikin Perantau Bingung: Menggoda karena Tenteram, Tapi Terlalu Seret buat Hidup

12 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.