Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Tragedi Perayaan Halloween di Itaewon, Ratusan Orang Meninggal Dunia

Kenia Intan oleh Kenia Intan
30 Oktober 2022
A A
tragedi halloween di itaewon mojok.co

Ilustrasi mobil jenazah (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Kabar duka datang dari Itaewon, Korea Selatan. Ratusan korban berjatuhan saat merayakan Halloween pada Sabtu (29/10/2022) malam waktu setempat.

Setidaknya ada 120 korban tewas dan 100 korban luka-luka pada insiden Sabtu malam. Kebanyakan korban masih berusia sekitar 20 tahun. Dilansir dari AP News, Kepala Pemadam Kebakaran Yongsan Seoul, Choi Seong-beom mengatakan jumlah korban kemungkinan akan bertambah.

Hingga Minggu (30/10/2022) dini hari, sebanyak 74 korban yang meninggal dunia telah dikirim ke rumah sakit. Sementara 46 korban yang meninggal dunia lainnya diangkut ke pusat kebugaran terdekat sehingga dapat diidentifikasi oleh petugas.

Sumber lain menyebutkan, setidaknya 59 korban meninggal dunia malam itu. Para pejabat setempat masih memastikan jumlah korban atas insiden itu.

Itaewon di malam Halloween memang sangat padat, jauh melebihi kondisi biasanya di akhir pekan. Media lokal melaporkan, lebih dari 100.000 orang memenuhi Itaewon malam itu, khususnya di gang sekitar Hotel Hamilton yang relatif sempit. Orang-orang tergencet hingga akhirnya kesulitan bernapas. Korban pun berjatuhan.

Pemadam kebakaran setempat menerima laporan orang yang kesulitan bernapas pukul 22.22. Mereka kemudian menerapkan siaga satu pukul 22.38 waktu Korea Selatan. Saksi mata mengungkapkan, tim penyelamat mulai melakukan Cardiopulmonary Resuscitation (CPR) pada puluhan orang yang tidak sadarkan diri di kisaran Hamilton Hotel sekitar pukul 23.30. Setidaknya ada 50 orang menerima pertolongan saat itu.

Status ditingkatkan menjadi siaga tiga pukul 23.50. Ada kurang lebih 848 personel dikerahkan untuk menangani insiden tersebut, di antaranya 364 pemadam kebakaran dan 142 ambulan.

Menerima laporan insiden Itaewon, Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol langsung memerintahkan para pejabat turun tangan.

“Semua kementerian dan lembaga terkait, yang dipimpin oleh menteri administrasi publik dan keamanan, harus melakukan segala upaya untuk segera memberikan bantuan kepada para korban,” menurut Lee Jae-myung, juru bicara kantor wakil presiden, seperti dikutip dari Korean Herald, Minggu (30/10/2022). Dia juga menginstruksikan kementerian kesehatan untuk menggerakkan tim bantuan medis dan memastikan ketersediaan tempat tidur untuk korban di rumah sakit terdekat.

Penulis: Kenia Intan
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Sisi Gelap Korea Selatan: Ketika Makeup Tebal Tak Mampu Menutupi Kebusukan

Terakhir diperbarui pada 30 Oktober 2022 oleh

Tags: HalloweenItaewonkorea selatan
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Kerja sama Pemprov Jawa Tengah dan Korea Selatan di bidang pendidikan yakni beasiswa kuliah. MOJOK.CO
Kilas

Pemprov Jawa Tengah Bakal Kasih Beasiswa Kuliah ke Korea Selatan untuk 100 Siswa, Hasil Kerja Sama dengan Universitas Seowon

27 Agustus 2025
Tinggalkan Probolinggo untuk kerja di Korea Selatan demi bantu Ibu. Dapat cuan gede malah dituduh tetangga jual diri MOJOK.CO
Ragam

Nekat Kerja di Korea Selatan demi Bantu Ibu, Dapat Cuan Gede Malah Dituduh Tetangga Jual Diri hingga Tak Mau Pulang Lagi

17 Juni 2025
Kim Soo Hyun, Skandal Pedofil Menjadi Sisi Gelap Korea Selatan MOJOK.CO
Esai

Ketika Oppa Kesayanganmu Terseret Kasus Pedofil: yang Perlu Dipetik dari Skandal Kim Soo Hyun

13 Maret 2025
resesi seks mojok.co
Kesehatan

Mengenal Resesi Seks yang Melanda Korea Selatan

29 November 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Perantau Minang di kantin kereta api Indonesia (KAI) dalam perjalanan mudik Lebaran

Perantau Minang Gabut Mudik Bikin Tanduk Kerbau dari Selimut KAI, Tak Peduli Jadi Pusat Perhatian karena Suka “Receh”

13 Maret 2026
Sarjana (lulusan S1) susah cari kerja. Sekali kerja di Sidoarjo dapat gaji kecil bahkan dapat THR cuma Rp50 ribu MOJOK.CO

Ironi Sarjana Kerja 15 Jam Perhari Selama 3 Tahun: Gaji Kerdil dan THR Cuma 50 Ribu, Tak Cukup buat Senangkan Ibu

17 Maret 2026
Orang Jawa desa pertama kali coba menu aneh (gulai tunjang) di warung makan nasi padang (naspad). Lidah menjerit dan langsung merasa goblok MOJOK.CO

Orang Jawa Desa Nyoba “Menu Aneh” Warung Nasi Padang, Lidah Menjerit dan Langsung Merasa Goblok Seketika

15 Maret 2026
Mudik Lebaran mepet dari Jogja dengan kereta demi kumpul keluarga

Mahasiswa UGM Rela Kejar Mudik di Hari Lebaran demi Kumpul Keluarga, Lewatkan “War” Tiket karena Jadwal Kuliah

19 Maret 2026
Ambisi beli mobil pribadi Toyota Avanza di usia 23 biar disegani. Berujung sumpek sendiri karena tetangga di desa cuma bisa iri-dengki dan seenaknya sendiri berekspektasi MOJOK.CO

Ambisi Beli Mobil Avanza di Usia 23 Demi Disegani di Desa, Berujung Sumpek karena Ekspektasi dan Tetangga Iri-Dengki

15 Maret 2026
Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya? MOJOK.CO

Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya?

18 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.