Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Tiga Tips Mengatur Keuangan Saat Lebaran Agar Tidak Boros

Kenia Intan oleh Kenia Intan
19 April 2023
A A
Tiga Tips Mengatur Keuangan Saat Lebaran Agar Tidak Boros. MOJOK.CO

Ilustrasi Tiga Tips Mengatur Keuangan Saat Lebaran Agar Tidak Boros. MOJOK.Co

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Lebaran Idulfitri menjadi hari raya yang penting bagi masyarakat Indonesia. Biasanya ada persiapan khusus untuk merayakannya. Apabila tidak cermat, biaya yang keluar untuk persiapan Lebaran bisa membengkak dan membebani kantong. Lalu, bagaimana tips mengatur keuangan menjelang menjelang Lebaran?

Masyarakat Indonesia merayakan Lebaran dengan berkumpul bersama keluarga. Oleh karenanya, muncul tradisi mudik atau pulang ke kampung halaman setiap Lebaran. Tradisi inilah yang biasanya cukup menguras kantong.

Melansir laman resmi Universitas Gadjah Mada (UGM), pengeluaran saat Lebaran pada umumnya setara atau bahkan lebih besar dibanding pendapatannya selama satu bulan. Melihat besarnya pengeluaran untuk tradisi hari raya yang satu ini, mempersiapkan dan mengatur dana untuk Lebaran sangat perlu.

Pakar sekaligus Dosen Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM, Akhmad Akbar Susamto, S.E., M.Phil., Ph.D. membagikan beberapa tips:

Buat skala prioritas

Masyarakat perlu mengelola keuangan dengan bijak dan tidak habis sepenuhnya untuk kebutuhan Lebaran. Salah satu caranya dengan membuat perencanaan anggaran dan membuat skala prioritas kebutuhan.

“Mulailah dengan membuat anggaran dan prioritas untuk pengeluaran Idulfitri termasuk zakat, sedekah, hadiah, pakaian, makanan dan aktivitas lainnya. Ini akan membantu menghindari pengeluaran berlebihan dan menjaga keuangan tetap terkendali,” kata Akbar, Rabu (12/4), seperti dikutip dari laman resminya.

Belanja lebih awal untuk atur keuangan

Melakukan belanja Lebaran lebih awal juga bisa menghindari sikap tergesa-gesa. Langkah ini bisa menghindari tawaran harga barang kebutuhan yang lebih tinggi. Ia juga menyarankan untuk mencari obral ataupun potongan harga apabila memungkinkan

“Bandingkan harganya, cari obral dan diskon jika memungkinkan,” jelasnya.

Mengatur keuangan dengan menabung

Pada laman resmi UGM sebelumnya, perkiraan pengeluaran saat Lebaran biasanya lebih besar daripada pendapatan dalam satu bulan. Untuk melakukan proteksi terhadap keuangan, lebih baik menyisakan 10 persen dari pendapatan total pada bulan-bulan lainnya untuk ditabung.

Langkah tersebut bisa memberi proteksi keuangan yang berarti kondisi memiliki cukup uang untuk memenuhi pengeluaran bulanan. Selain itu, upayakan pengeluaran Lebaran tidak menambah rasio utang. Usahakan rasio utang tetap di angka 35 persen.

Fokus pada hal-hal fungsional

Ia menyarankan untuk berbelanja pada hal-hal fungsional. Lebih baik hindari terlebih dahulu barang-barang yang tidak fungsional.

Apabila memiliki kelebihan uang, disarankan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan atau bersedekah. Mengingat, tidak sedikit masyarakat yang mengalami penurunan pendapatan karena pandemi atau menjadi korban PHK.

“Jika ada kelebihan uang sangat disarankan untuk membantu yang kesusahan,” tuturnya.

Ia mengajak masyarakat Indonesia dalam kondisi seperti sekarang ini untuk menjaga dan mengedepankan kesederhanaan. Fokus pada semangat Idulfitri yang sesungguhnya yakni silaturahmi dan menghabiskan waktu bersama keluarga, teman untuk saling memaafkan.

Iklan

Pneulis: Kenia Intan
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Pentingnya Pengelolaan Keuangan bagi Mahasiswa, Agar Tak Kehabisan Uang di Tengah Bulan dan tulisan menarik lainnya di kanal Kilas.

Terakhir diperbarui pada 19 April 2023 oleh

Tags: keuanganmengatur keuanganUGM
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Momen haru saat pengukuhan Zainal Arifin Mochtar (Uceng) sebagai Guru Besar di Balai Senat UGM MOJOK.CO
Sosok

Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri

16 Januari 2026
Risiko ketimpangan sosial di balik gegap gempita wisata Jogja di mata guru besar Sosiologi UGM MOJOK.CO
Ragam

2 Sisi Koin Wisata Jogja: Ekonomi Berputar, Tapi Ada Risiko Ketimpangan Sosial bagi Warga Lokal dan Masalah yang Terus Berulang

1 Januari 2026
UGM.MOJOK.CO
Kampus

Rp9,9 Triliun “Dana Kreatif” UGM: Antara Ambisi Korporasi dan Jaring Pengaman Mahasiswa

25 Desember 2025
UGM.MOJOK.CO
Ragam

Ketika Rumah Tak Lagi Ramah dan Orang Tua Hilang “Ditelan Layar HP”, Lahir Generasi Cemas

20 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Saya Memutuskan Kuliah di Jogja Bukan Hanya untuk Cari Ilmu, tapi Juga Lari dari Rumah

Saya Memutuskan Kuliah di Jogja Bukan Hanya untuk Cari Ilmu, tapi Juga Lari dari Rumah

12 Januari 2026
Jombang itu kota serba nanggung MOJOK.CO

Jombang Kota Serba Nanggung yang Bikin Perantau Bingung: Menggoda karena Tenteram, Tapi Terlalu Seret buat Hidup

12 Januari 2026
Luka perempuan pekerja Surabaya, jadi tulang punggung keluarga gara-gara punya kakak laki-laki tak guna MOJOK.CO

Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna

17 Januari 2026
Kisah Wisudawan Terbaik ITB, Berhasil Selesaikan S2 dari Ketertarikan Menyusuri Kampung Tua di Pulau Jawa. MOJOK.CO

Kisah Wisudawan Terbaik ITB, Berhasil Selesaikan Kuliah S2 dari Ketertarikan Menyusuri Kampung Tua di Pulau Jawa

12 Januari 2026
Derita perempuan saat naik transportasi umum di Jakarta, baik KRL maupun TransJakarta MOJOK.CO

Kengerian Perempuan saat Naik Transportasi Umum di Jakarta, Bikin Trauma tapi Tak Ada Pilihan dan Tak Dipedulikan

17 Januari 2026
Dosen Profesi Nelangsa, Gaji Kalah sama Ngajar Anak SD (Unsplash)

Gelap Masa Depan Dosen, Lulusan S2 Jogja Mending Ngajar Anak SD di Surabaya yang Lebih Menjanjikan dari sisi Gaji

12 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.